Suara.com - Kabar terbaru datang dari Millen Cyrus yang mengunggah foto KTP pribadinya di Instagram pada Jumat, 17 April 2026.
Dalam unggahan tersebut, keponakan Ashanty itu menuliskan keterangan singkat "legal" yang langsung memicu beragam interpretasi publik mengenai status identitas resminya.
Foto yang dibagikan memperlihatkan tampilan KTP dengan visual Millen berpenampilan perempuan, sehingga memunculkan dugaan perubahan jenis kelamin pada dokumen tersebut.
Sejumlah warganet mempertanyakan keaslian dokumen itu dengan menyebut kemungkinan rekayasa digital, sementara lainnya fokus pada implikasi sosial dari perubahan tersebut.
Komentar warganet pun bermunculan dengan nada mengingatkan, bahkan melarang terkait penggunaan fasilitas publik yang dinilai sensitif dalam konteks identitas gender.
Salah satu komentar yang ramai dibahas berbunyi, "Mas, tetap ya aku mohon sekali jangan masuk toilet wanita dan jangan gunakan mukena saat salat."
Komentar tersebut juga berlanjut dengan larangan lain seperti tidak mengenakan hijab atau niqab serta tidak berada di saf perempuan saat umrah atau haji.
Respons ini memperlihatkan adanya perdebatan di ruang publik terkait batasan sosial dan norma yang masih menjadi perhatian sebagian masyarakat.
Sebelumnya, Millen diketahui konsisten menyatakan tidak memiliki rencana mengubah identitas gender di KTP meski telah menjalani berbagai prosedur medis.
Dalam kasus hukum yang menjeratnya pada tahun 2020, identitas jenis kelamin Millen di KTP masih tercatat sebagai laki-laki tanpa perubahan administratif.
![Millen Cyrus diduga telah mengganti kolom gender di KTP. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/18/28879-millen-cyrus.jpg)
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai keabsahan perubahan data tersebut, sehingga informasi yang beredar masih bersifat spekulatif.
Perjalanan Millen sebagai transgender mulai terbuka sejak 2019 ketika dia mengungkap identitasnya secara langsung dalam perbincangan publik.
Sejak saat itu, dia semakin terbuka membagikan proses transformasi diri, termasuk tindakan medis serta dinamika kehidupan sehari-hari sebagai perempuan transgender.
Kisah tersebut juga mencakup perjuangan meyakinkan keluarga dan lingkungan sekitar agar menerima identitas yang dia jalani secara konsisten.
Meski demikian, unggahan terbaru ini kembali memantik perdebatan tentang batasan penggunaan fasilitas publik di Indonesia.