- El Rumi dan Syifa Hadju melangsungkan akad nikah secara tertutup di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, pada 26 April 2026.
- Penyelenggara melarang tamu menggunakan ponsel selama prosesi ijab kabul demi menjaga kesakralan acara dan kekhusyukan momen pernikahan.
- Dokumentasi pribadi hanya diperbolehkan setelah prosesi resmi selesai untuk menjaga suasana kekeluargaan yang intim bagi tamu undangan.
Suara.com - Momen sakral akad nikah El Rumi dan Syifa Hadju yang digelar di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan pada Minggu, 26 April 2026, rupanya dilangsungkan dengan aturan yang super ketat.
Tak heran jika bocoran foto maupun video prosesi ijab kabul nyaris tidak beredar di media sosial.
Usut punya usut, pihak penyelenggara menerapkan aturan khusus bagi para tamu undangan untuk tidak menggunakan ponsel genggam alias handphone (HP) selama acara berlangsung.
Hal ini diungkapkan langsung oleh politikus Fadel Muhammad yang hadir sebagai tamu undangan di lokasi.
Dia membeberkan bahwa para tamu sama sekali tidak diperkenankan mengabadikan momen saat prosesi ijab kabul tengah dilangsungkan. Hal ini sengaja dilakukan semata-mata demi menjaga kekhusyukan dan kesakralan acara.
![El Rumi dan Syifa Hadju [Instagram/elelrumi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/25/87900-el-rumi-dan-syifa-hadju.jpg)
"Dan tadi suasananya sangat... karena enggak boleh foto, enggak boleh. Kita di-silence semuanya pokoknya. HP kita kenapa, mereka betul-betul ingin khidmat. Jadi kita maklumi," kata Fadel Muhammad usai menghadiri prosesi akad nikah.
Meski begitu, aturan ketat tersebut tak menyurutkan kebahagiaan para tamu. Fadel memaklumi kebijakan tersebut karena akad nikah memang dikhususkan sebagai momen sakral antar keluarga inti.
Dia juga menyebutkan bahwa sesi dokumentasi baru diperbolehkan setelah prosesi resmi selesai.
"Ini tadi baru saja berjalan upacara, masih panjang upacaranya. Karena kami mesti foto-foto bersama, kemudian kami menikmati hidangan-hidangan yang dia siapkan. Tapi berlangsung acara kekeluargaan. Memang enggak banyak tamu-tamu dari luar, lebih banyak keluarga," bebernya lebih lanjut
Pernikahan yang digelar tertutup namun elegan ini menjadi pelabuhan terakhir dari perjalanan cinta El dan Syifa. Hubungan keduanya sukses menyita perhatian sejak mulai go public pada pertengahan 2025.
Tak butuh waktu lama untuk meyakinkan diri, El Rumi kemudian melamar sang kekasih di tengah hamparan salju pegunungan Swiss pada Oktober 2025.
Niat baik tersebut lantas dilanjutkan dengan acara lamaran resmi bersama keluarga di Hutan Kota by Plataran pada Januari 2026, hingga akhirnya mereka mengikat janji suci pada akhir April ini.