Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak

Yazir F | Suara.com

Selasa, 28 April 2026 | 16:00 WIB
Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak
Polisi ungkap motif kekerasan di Daycare Little Aresha disegel polisi. [Suara.com/Hiskia]

Suara.com - Polisi mengungkap bahwa motif ekonomi di balik kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta. 

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, mengatakan pengelola berupaya memaksimalkan jumlah anak yang dititipkan demi meningkatkan pemasukan. 

“Termasuk motif ekonomi karena mereka mengejar pemasukan. Semakin banyak anak otomatis semakin banyak pemasukan mereka, ini masih kita dalami lagi nanti,” ujar Pandia dikutip dari RRI, Selasa, 28 April 2026.

Awalnya, pengasuh oleh pengelola dijanjikan mendampingi sebanyak 2-3 anak. Namun, pada praktinya lebih dari itu.

Menurut Kasar Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Risky Adrian, hal ini memicu terjadinya kekerasan, di mana ada ketimpangan antara jumlah anak dan pengasuh. Dari total 103 anak yang dititipkan, satu pengasuh harus menangani sekitar tujuh hingga delapan anak. 

Korban Daycare Little Aresha
Korban Daycare Little Aresha

Beban kerja yang begitu berat juga turut mendorong para pengasuh melakukan kekerasan terhadap anak-anak.

"Masa satu orang harus menjaga tujuh sampai delapan orang. Artinya seharusnya kan dia membatasi. Karena dari keterangan wali murid mereka dijanjikan saat satu miss dua sampai tiga anak. Tapi kenapa masih menampung terus berarti kan ini memang ada mencari keuntungan ya," jelas Risky.

Risky menjelaskan di dalam satu shift setidaknya ada 2-3 orang pengasuh yang bertugas. Waktunya pun berbeda-beda, tergantung paket daycare yang dipilih orangtua.

Jam penitipan anak pun bervariasi. Ada yang dimulai pukul 07.00-12.00 WIB, ada pula pukul 07.00-17.00 WIB. Risky menambahkan, pengasuh daycare memiliki besaran gaji yang berbeda.

“Kalau gaji pengasuh itu dari Rp1,8 juta sampai Rp2,4 juta,” ucap Rizky.

Selaras dengan pernyataan Pandia dan Rizky, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Arifah Choiri Fauzi menyebut ada motif ekonomi dan kekejaman pada dugaan kasus penganiayaan di Daycare Little Aresha.

Menurut Arifah, hal ini tak lepas dari target untuk mendapatkan pemasukan sehingga pihak daycare melakukan berbagai cara untuk bisa menambah jumlah anak yang diasuh.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi (kanan) bersama Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia (kedua kanan) menunjukan barang bukti saat konferensi pers pengungkapan kasus dugaan kekerasan dan penelantaran terhadap anak oleh Daycare Little Aresha di Mapolresta Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/agr]
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi (kanan) bersama Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia (kedua kanan) menunjukan barang bukti saat konferensi pers pengungkapan kasus dugaan kekerasan dan penelantaran terhadap anak oleh Daycare Little Aresha di Mapolresta Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/agr]

Untuk itu, dia mendorong aparat penegak hukum untuk terus melakukan pendalaman.

“Kami juga prihatin karena ternyata masih terjadi juga daycare yang tidak bertanggung jawab yang motifnya yang kita lihat kita juga selama ini, atau sementara ini adalah dari segi ekonomi atau bisnis,” ujar Arifah.

Sebagai informasi, dalam kasus ini, polisi telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka. Mereka di antaranya berinisial DK (ketua Yayasan), AP (kepala sekolah), lalu ada 11 orang pengasuh yakni FN, NF, LIS, EN, SRM, DR, HP, JK, SRJ, DO, dan DM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejar Setoran di Balik Siksaan, Satu Pengasuh Daycare Little Aresha Bisa Handle Lebih dari 8 Anak

Kejar Setoran di Balik Siksaan, Satu Pengasuh Daycare Little Aresha Bisa Handle Lebih dari 8 Anak

News | Senin, 27 April 2026 | 18:29 WIB

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

News | Senin, 27 April 2026 | 13:29 WIB

Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha

Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha

News | Senin, 27 April 2026 | 10:39 WIB

Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi

Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi

News | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial

Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial

News | Senin, 27 April 2026 | 09:20 WIB

Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal

Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:10 WIB

Orang Tua Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Murka: Anak Saya Luka di Pungung dan Bibir!

Orang Tua Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Murka: Anak Saya Luka di Pungung dan Bibir!

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 19:30 WIB

Deretan Fakta Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Izin Bodong hingga Korban Alami Trauma

Deretan Fakta Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Izin Bodong hingga Korban Alami Trauma

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 18:30 WIB

Terpopuler: 5 Kejanggalan Daycare Little Aresha, 2.026 Pound Mahar El Rumi Berapa Rupiah?

Terpopuler: 5 Kejanggalan Daycare Little Aresha, 2.026 Pound Mahar El Rumi Berapa Rupiah?

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 06:45 WIB

Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta

Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:25 WIB

Terkini

Diduga Sering Palak Pengamen dan Ojol, Preman Babak Belur Dikeroyok Warga di Stasiun Bogor

Diduga Sering Palak Pengamen dan Ojol, Preman Babak Belur Dikeroyok Warga di Stasiun Bogor

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 15:56 WIB

Polisi Klaim 10 Jenazah Korban Kecelakaan KAI di RS Polri Kramat Jati Belum Teridentifikasi

Polisi Klaim 10 Jenazah Korban Kecelakaan KAI di RS Polri Kramat Jati Belum Teridentifikasi

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 15:38 WIB

Masuk Jajaran Lima Bupati Terbaik, Lucky Hakim Sebut Bukan Capaian Pribadi

Masuk Jajaran Lima Bupati Terbaik, Lucky Hakim Sebut Bukan Capaian Pribadi

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 15:28 WIB

Harganya di Bawah Rp50 Juta, Ini Penampakan Cincin Nikah Syifa Hadju

Harganya di Bawah Rp50 Juta, Ini Penampakan Cincin Nikah Syifa Hadju

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 15:19 WIB

Kronologi Kreator Konten Della Septiani vs Dealer BYD di Bali: Klaim Dicuekin Sales hingga Somasi

Kronologi Kreator Konten Della Septiani vs Dealer BYD di Bali: Klaim Dicuekin Sales hingga Somasi

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 15:14 WIB

Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 15:00 WIB

Aksi Sopir Taksi Hijau Merokok Usai Insiden Kecelakaan Kereta di Bekasi Picu Kemarahan Netizen

Aksi Sopir Taksi Hijau Merokok Usai Insiden Kecelakaan Kereta di Bekasi Picu Kemarahan Netizen

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 14:22 WIB

Karyawan Alice Norin Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Tergencet Hingga Terlempar Keluar

Karyawan Alice Norin Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Tergencet Hingga Terlempar Keluar

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 14:09 WIB

Mengapa Kereta Api Tak Bisa Mengerem Mendadak Meski Ada Bahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mengapa Kereta Api Tak Bisa Mengerem Mendadak Meski Ada Bahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 13:39 WIB

Bukan Liburan, Nassar Ungkap Jalur Healing: Bikin Orang Tertawa

Bukan Liburan, Nassar Ungkap Jalur Healing: Bikin Orang Tertawa

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 13:27 WIB