- Prilly Latuconsina menceritakan pengalaman berat bekerja tanpa jam kerja manusiawi saat membintangi sinetron stripping masa lalu.
- Pemain sinetron masa itu tidak memiliki kebebasan menyuarakan keluhan kesehatan mental karena ancaman penghapusan karakter dari naskah.
- Kini Prilly bersyukur karena industri hiburan Indonesia telah berkembang menjadi lebih sehat dengan memperhatikan kesejahteraan pekerja seni.
Menurutnya, sekarang para pekerja seni sudah mulai mendapatkan perhatian yang lebih layak, termasuk soal jam kerja dan kesehatan mental.
“Walaupun alhamdulillah kalian sekarang nggak ada lagi di posisi itu. Sekarang untungnya industrinya lebih sehat dari waktu itu,” katanya.
Pernyataan Prilly ini pun menuai berbagai respons dari publik. Banyak yang mengapresiasi keterbukaannya dalam membagikan pengalaman masa lalu, sekaligus menyoroti perubahan positif yang terjadi di industri hiburan Indonesia saat ini.