Klarifikasi Dokter Richard Lee soal Keluar-Masuk Gereja hingga Berujung Sertifikat Mualaf Dicabut

Sumarni, Tiara Rosana

Rabu, 06 Mei 2026 | 15:55 WIB
Klarifikasi Dokter Richard Lee soal Keluar-Masuk Gereja hingga Berujung Sertifikat Mualaf Dicabut
Dokter Richard Lee. [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]
baca 10 detik
  • Kuasa hukum Richard Lee menegaskan bahwa sertifikat mualaf tidak diperlukan karena keislaman cukup dibuktikan dengan dua kalimat syahadat.
  • Pihak Richard Lee membantah tuduhan miring terkait aktivitas ibadah serta menegaskan kliennya tetap fokus mendalami ajaran agama Islam.
  • Richard Lee diduga menjadi korban pembunuhan karakter dan berencana melaporkan pihak penyebar fitnah terkait isu pencabutan sertifikat mualaf.

Suara.com - Pihak Richard Lee akhirnya menanggapi soal pencabutan sertifikat mualaf sang dokter kecantikan oleh Mualaf Center Indonesia (MCI) yang dipimpin Hanny Kristianto.

Melalui kuasa hukumnya, Abdul Haji Talaohu, Richard Lee menyatakan bahwa status keislaman seseorang tidak ditentukan oleh selembar sertifikat.

Ditemui di Polda Metro Jaya pada Rabu, 6 Mei 2026, Abdul mengaku bahwa pihaknya menghargai keputusan MCI. Namun, dia menggarisbawahi bahwa sertifikat tersebut tidak pernah diminta oleh sang klien.

"Klien kami merasa tidak pernah mengajukan atau meminta sertifikat itu. Justru Koh Hanny yang secara inisiatif memberikan sertifikat mualaf itu," kata Abdul Haji Talaohu kepada awak media.

"Karena bagi kami, dan mungkin sudah menjadi pengetahuan bersama, bahwa menjadi mualaf itu kan tidak ditentukan oleh selembar sertifikat. Hanya cukup dengan mengucapkan dua kalimat syahadat," tegasnya.

Dokter Richard Lee usai gelar perkara dengan Dokter Detektif atau Doktif di Bareskrim Polri, Selasa, 12 Agustus 2025. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Dokter Richard Lee usai gelar perkara dengan Dokter Detektif atau Doktif di Bareskrim Polri, Selasa, 12 Agustus 2025. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Pernyataan ini sekaligus menjadi pembuka untuk meluruskan serangkaian tudingan yang disebut menjadi alasan pencabutan sertifikat tersebut.

Pihak Richard Lee membantah keras narasi yang menyebut kliennya masih sering mengunjungi gereja bersama sang istri. Abdul menyebut tudingan itu salah sasaran.

"Harus diketahui, istri dokter Richard itu bukan seorang Kristiani atau Katolik, dia agamanya Buddha. Justru salah sasaran serangan ke Dokter Richard," jelas Abdul.

Kendati begitu, dia membenarkan kliennya pernah satu kali berada di gereja, namun dalam konteks yang berbeda.

baca juga

"Itu diundang oleh Pendeta Gilbert, hanya dalam rangka memberi sesi motivasi. Jadi dia tidak ada dalam agenda beribadah, nah itu clear," tambahnya.

Menduga Adanya Kekecewaan Personal

Dokter Richard Lee usai gelar perkara dengan Dokter Detektif atau Doktif di Bareskrim Polri, Selasa, 12 Agustus 2025. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Dokter Richard Lee usai gelar perkara dengan Dokter Detektif atau Doktif di Bareskrim Polri, Selasa, 12 Agustus 2025. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Di balik isu pencabutan sertifikat, Abdul mengungkap adanya insiden personal yang diduga memicu keputusan tersebut.

Dia menyebut Hanny Kristianto sempat merasa kecewa karena tidak dapat menemui Richard Lee yang sedang sakit di dalam tahanan.

"Harusnya Koh Hanny ini kan dia agak kecewa sih, dia datang menjenguk Dokter Richard, waktu itu dokter Richard sedang sakit dan dia ingin bertemu. Ya orang sedang sakit kan butuh istirahat, dia paksa untuk ketemu dan bawa Al-Quran," ungkapnya.

Insiden ini kemudian berbuntut pada isu penarikan kembali Al-Quran yang dibawa oleh Hanny. Namun, menurut Abdul, kitab suci terjemahan itu bahkan belum pernah sampai ke tangan kliennya.

"Al-Quran pun itu terjemahan, dia titip lah ke asistennya dokter Richard. Isu yang dia sampaikan ke luar bahwa Al-Qurannya sudah dia tarik, padahal Al-Quran itu belum sampai ke dokter Richard. Gitu. Jadi janganlah, jangan melebar, jangan memperkeruh keadaan," tuturnya.

Fokus Ibadah di Balik Jeruji Besi

Di sisi lain, Richard Lee saat ini masih mendekam di tahanan Polda Metro Jaya sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran hak konsumen yang dilaporkan Dokter Detektid alias Doktif.

Di tengah proses hukum yang berjalan, Abdul memastikan kliennya justru sedang fokus mendalami keyakinan barunya.

Kabar yang menyebut Richard Lee membaca kitab suci lain di dalam sel pun dibantah mentah-mentah.

"Ah itu saya pastikan itu tidak benar. Itu informasi yang hoaks," tegas Abdul.

"Dokter di dalam saya lihat dia lagi sedang membaca ayat-ayat Al-Qur'an, dia mulai belajar," tambahnya.

Melalui kuasa hukumnya, Richard Lee berharap publik berhenti memperdebatkan pilihan spiritualnya.

"Dia meminta masyarakat Indonesia untuk lebih punya kesadaran terhadap apa yang sudah dia pilih dan dia yakini... Agama yang dia pilih itu bukan karena paksaan atau tekanan apalagi ingin menuai simpati publik," terang Abdul.

Dokter Richard Lee akhirnya dijebloskan ke sel Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) pukul 21.50 terkait kasus dugaan tindak pidana perlindungan konsumen dan UU Kesehatan. [Tiara Rosana/Suara.com]
Dokter Richard Lee akhirnya dijebloskan ke sel Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) pukul 21.50 terkait kasus dugaan tindak pidana perlindungan konsumen dan UU Kesehatan. [Tiara Rosana/Suara.com]

Dugaan Pembunuhan Karakter dan Ancaman Laporan Balik

Pihak Richard Lee mencium adanya upaya sistematis untuk merusak citra dan kredibilitas sang dokter melalui isu mualaf ini.

Mereka menduga ada pihak-pihak yang sengaja mencari popularitas di tengah masalah yang dihadapi kliennya..

Tuduhan bahwa Richard Lee menjadi mualaf hanya untuk menarik simpati publik dianggap sebagai serangan yang keji. Oleh karena itu, langkah hukum kini tengah disiapkan.

Pihaknya sedang menunggu waktu yang tepat untuk melaporkan sejumlah individu yang dinilai telah menyebarkan fitnah.

"Yang sudah jelas kan si Samira (Doktif) ya, sudah jelas itu. Tapi untuk yang pihak-pihak lain kami masih melihat dulu perbuatan mereka seperti apa," pungkasnya, mengisyaratkan bahwa babak baru dari perseteruan ini akan segera bergulir ke meja hijau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sertifikatnya Dicabut, Apakah Status Mualaf Richard Lee Gugur? Ini Penjelasan Ustaz

Sertifikatnya Dicabut, Apakah Status Mualaf Richard Lee Gugur? Ini Penjelasan Ustaz

Entertainment | Senin, 04 Mei 2026 | 13:35 WIB

Respons Tenang Dokter Richard Lee Setelah Sertifikat Mualaf Dicabut

Respons Tenang Dokter Richard Lee Setelah Sertifikat Mualaf Dicabut

Entertainment | Senin, 04 Mei 2026 | 08:45 WIB

Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee Dicabut, Hanny Kristianto Ungkap Alasannya

Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee Dicabut, Hanny Kristianto Ungkap Alasannya

Entertainment | Senin, 04 Mei 2026 | 07:41 WIB

Ada Kemungkinan Masa Penahanan Richard Lee Ditambah

Ada Kemungkinan Masa Penahanan Richard Lee Ditambah

Entertainment | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:20 WIB

Foto Richard Lee di Sel Bocor, Tim Kreatif Protes Keras dan Lapor Propam

Foto Richard Lee di Sel Bocor, Tim Kreatif Protes Keras dan Lapor Propam

Entertainment | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:59 WIB

Berkas Kasus dr Richard Lee Segera Rampung, Polisi Siapkan Pelimpahan ke Kejaksaan

Berkas Kasus dr Richard Lee Segera Rampung, Polisi Siapkan Pelimpahan ke Kejaksaan

Entertainment | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:50 WIB

Terkini

Cegah Kusam dan Flek Hitam! 4 Serum Vitamin C Rahasia Wajah Cerah Maksimal

Cegah Kusam dan Flek Hitam! 4 Serum Vitamin C Rahasia Wajah Cerah Maksimal

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:10 WIB

16 Fakta Penggeledahan Dugaan Korupsi di Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa

16 Fakta Penggeledahan Dugaan Korupsi di Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa

Sulsel | Selasa, 22 September 2026 | 11:08 WIB

Minta Jatah Makan ke Pedagang Bolosego, Aipda S Ditahan Propam Polresta Yogyakarta

Minta Jatah Makan ke Pedagang Bolosego, Aipda S Ditahan Propam Polresta Yogyakarta

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 11:06 WIB

Hari Ke-10 Pencarian KM Virgo Transport 8, Tim SAR Gabungan Temukan 3 Jasad Lagi di Masalembo

Hari Ke-10 Pencarian KM Virgo Transport 8, Tim SAR Gabungan Temukan 3 Jasad Lagi di Masalembo

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:05 WIB

Harga Aneka Cabai dan Daging Sapi Mulai Menggila

Harga Aneka Cabai dan Daging Sapi Mulai Menggila

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:01 WIB

Misi Striker Naturalisasi Malaysia: Ingin Permalukan Timnas Indonesia di SUGBK

Misi Striker Naturalisasi Malaysia: Ingin Permalukan Timnas Indonesia di SUGBK

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 11:01 WIB

Battery Health iPhone yang Bagus Berapa Persen? Kenali Angka "Aman" dan Batas Wajib Gantinya

Battery Health iPhone yang Bagus Berapa Persen? Kenali Angka "Aman" dan Batas Wajib Gantinya

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 11:00 WIB

Ulasan Five Survive: Ketika Rahasia Menjadi Ancaman Mematikan

Ulasan Five Survive: Ketika Rahasia Menjadi Ancaman Mematikan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:00 WIB

Musim Hujan Tahun Ini Diprediksi Mundur, BMKG: Durasi Bisa Lebih Panjang

Musim Hujan Tahun Ini Diprediksi Mundur, BMKG: Durasi Bisa Lebih Panjang

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:55 WIB

Ucapan Prabowo soal Bensin dari Batu Bara Belum Jelas, ESDM Masih Cari Teknologi

Ucapan Prabowo soal Bensin dari Batu Bara Belum Jelas, ESDM Masih Cari Teknologi

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 10:54 WIB

×