Hotman Paris Turun Tangan, Bongkar Taktik Kiai Cabul Ashari Manipulasi Puluhan Santriwati

Yazir F, Rena Pangesti

Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:35 WIB
Hotman Paris Turun Tangan, Bongkar Taktik Kiai Cabul Ashari Manipulasi Puluhan Santriwati
Hotman Paris turun tangan bantu korban pencabulan Kiai cabul Ashari (Instagram/hotmanparisofficial)
baca 10 detik
  • Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka pencabulan terhadap 50 santriwati dengan modus manipulasi "kasih sayang ayah" dan cuci otak.
  • Pelaku diketahui telah melakukan aksi bejat sejak 2008, pernah didemo warga, namun tetap bebas beroperasi hingga memakan puluhan korban baru.
  • Selain mencabuli santriwati di pesantren, pelaku diduga sering memesan wanita di bawah umur saat tinggal di kontrakan.

Suara.com - Hotman Paris Hutapea ikut turun tangan mengawal kasus pencabulan terhadap 50 santriwati. Sosok yang diduga melakukan dan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka adalah pengurus pondok pesantren Ndholo Kusumo, Kiai Ashari.

Dalam pertemuan tersebut, Hotman didampingi salah satu korban yang masih berusia sangat muda, sebut saja Si Neng. Korban tampak masih trauma dan harus menggunakan penyamaran demi melindungi identitasnya dari publikasi luas.

"Sebelah kiri saya adalah Si Neng, namanya Si Neng aja ya," kata Hotman Paris sembari menunjuk korban yang didampingi ayah kandungnya dalam konferensi pers di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Kamis, 7 Mei 2026.

Hadir pula pria berinisial KS, dia bekerja cukup lama di pesantren sehingga mengetahui gerak gerik Ashari.

Berdasarkan pengakuan Neng kepada tim Hotman 911, tindakan asusila tersebut sudah berlangsung selama hampir tiga tahun. Korban yang masih di bawah umur ini kerap diminta masuk ke kamar pelaku dan dipaksa melakukan tindakan yang tidak senonoh.

"Sudah hampir 3 tahun dia di situ, selalu diminta tidur sama si laki itu," ungkap Hotman Paris.

Lebih mengerikan lagi, Hotman membeberkan detail tindakan pelecehan seksual secara spesifik yang dialami oleh korban.

Tindakan tersebut dilakukan berulang kali hingga meninggalkan trauma mendalam bagi santriwati yang seharusnya menimba ilmu agama tersebut.

"Tapi yang jelas menurut pengakuannya, sudah sering disuruh 'hisa*', ya," lanjut Hotman Paris menjelaskan modus operandi yang dilakukan tersangka.

baca juga

Hotman Paris juga merasa geram karena pelaku diduga mencari mangsa lain di lingkungan pesantren jika salah satu korban sedang berhalangan.

Hal ini menunjukkan pola perilaku predator yang sangat berbahaya di dalam lembaga pendidikan tersebut.

"Dan kalau dia berhalangan, cewek lain yang dipanggil," cetus pengacara yang dikenal dengan gaya nyentriknya tersebut.

Saksi KS menambahkan bahwa rekam jejak Kiai Ashari sebenarnya sudah bermasalah sejak 2008.

Warga setempat ternyata pernah menggeruduk pesantren tersebut karena mencium adanya praktik pelecehan terhadap kaum hawa.

"Iya, dari 2008 itu pernah didemo masyarakat situ," jelas KS saat memberikan keterangan di depan Hotman Paris.

Dugaan kejahatan di masa lalu itu bahkan lebih ekstrem karena dikabarkan ada korban yang sampai hamil.

Namun, proses hukum kala itu seolah tidak berjalan maksimal sehingga pelaku masih bisa melanjutkan aktivitasnya di pesantren.

Setelah sempat didemo, Ashari dikabarkan sempat pindah tempat tinggal sementara di sebuah lokasi dekat pom bensin.

Sayang, perilakunya tidak berubah dan justru semakin berani memesan wanita yang mayoritas masih duduk di bangku sekolah menengah.

"Ngontrak di pom bensin depan Waturoyo itu selama 2 tahun. Di situ tiap malam pesan cewek gonta-ganti," kata KS.

KS juga memaparkan bagaimana cara Ashari memanipulasi para santriwati dengan dalih kasih sayang seorang ayah.

Kiai Ashari dari pondok pesantren di Pati ditangkap karena kasus pencabulan terhadap puluhan santri [Hasil generate chatGPT dari bidik layar asli]
Kiai Ashari dari pondok pesantren di Pati ditangkap karena kasus pencabulan terhadap puluhan santri [Hasil generate chatGPT dari bidik layar asli]

Pelaku mencoba mencuci otak para korban agar merasa lebih dekat dengan dirinya ketimbang dengan orangtua kandung mereka sendiri.

"Setiap wanita itu dianggap anak dia, terus diputus hubungan dari orangtuanya, dijadikan anak dia," beber KS mengungkap taktik manipulasi pelaku.

Perlakuan fisik yang tidak wajar pun kerap terlihat oleh orang-orang di sekitar pondok pesantren tersebut.

Pelaku seringkali melakukan kontak fisik yang berlebihan kepada para santriwati di depan umum dengan dalih sebagai bentuk perhatian.

"Nah, terus setiap salaman itu, dicium pipi kanan kiri, batuk (kening), dan juga itu... lambenya (bibirnya)," kata KS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita WNI Kapten Kapal MT Honour 25 Disandera Perompak Somalia: Jangan Tembak, Saya Muslim

Cerita WNI Kapten Kapal MT Honour 25 Disandera Perompak Somalia: Jangan Tembak, Saya Muslim

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Hotman Paris Sentil Satire Rocky Gerung Suruh Gibran Mundur: Gajinya Mau, Pusing!

Hotman Paris Sentil Satire Rocky Gerung Suruh Gibran Mundur: Gajinya Mau, Pusing!

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Akhirnya PWI Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris

Akhirnya PWI Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:55 WIB

Dimediasi Dasco, PWI dan Hotman Paris Berdamai: Laporan Dugaan Penghinaan Dicabut

Dimediasi Dasco, PWI dan Hotman Paris Berdamai: Laporan Dugaan Penghinaan Dicabut

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:05 WIB

Dasco Damaikan Ketua PWI dan Hotman Paris, Laporan Polisi Dugaan Menghina Wartawan Bakal Dicabut

Dasco Damaikan Ketua PWI dan Hotman Paris, Laporan Polisi Dugaan Menghina Wartawan Bakal Dicabut

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:42 WIB

Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin

Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:26 WIB

Berapa Tarif Hotman Paris sebagai Pengacara?

Berapa Tarif Hotman Paris sebagai Pengacara?

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:35 WIB

Berapa Harta Kekayaan Hotman Paris? Intip Properti dan Koleksi Mobil Mewahnya

Berapa Harta Kekayaan Hotman Paris? Intip Properti dan Koleksi Mobil Mewahnya

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:44 WIB

Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan

Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:46 WIB

Hotman Paris Mundur Jadi Pengacara Febrie Adriansyah, Alasan Kena Saraf Kejepit

Hotman Paris Mundur Jadi Pengacara Febrie Adriansyah, Alasan Kena Saraf Kejepit

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:29 WIB

Terkini

Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi

Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 06:30 WIB

Apple Kirim Peringatan Spyware iPhone di 99 Negara dan Cara Mengatasinya

Apple Kirim Peringatan Spyware iPhone di 99 Negara dan Cara Mengatasinya

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 06:25 WIB

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

News | Minggu, 08 November 2026 | 06:24 WIB

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 06:15 WIB

Tak Siapkan Pidato, Penyanyi Cilik Etenia Croft Sukses Sabet Trofi AMI Awards 2026

Tak Siapkan Pidato, Penyanyi Cilik Etenia Croft Sukses Sabet Trofi AMI Awards 2026

Entertainment | Minggu, 08 November 2026 | 06:05 WIB

Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 05:55 WIB

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

×