- Ayu Aulia menjelaskan bahwa ia menderita tumor sejak 2017 dan telah menjalani berbagai operasi medis rutin.
- Kondisi tumor yang menyerang rahim sejak 2020 memaksa Ayu melakukan pengangkatan organ untuk mencegah risiko kanker.
- Dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2026), Ayu mengaku halusinasi terkait tuduhan kehamilan oleh bupati.
Suara.com - Ayu Aulia mengumbar cerita, rahimnya diangkat karena dihamili bupati berinisial R. Kini, cerita model 30 tahun itu meluas dengan adanya berbagai penyakit.
Ayu menjelaskan, kondisi kesehatannya sudah bermasalah sejak lama akibat adanya tumor yang terus tumbuh di tubuhnya.
"Ceritanya itu semua terjadi dari 2017. Dari kista diangkat, dari miom diangkat, dari tumor-tumor diangkat," kata Ayu Aulia dalam konferensi pers di kawasan Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan pada Kamis, 14 Mei 2026.
Ayu Aulia mengaku sangat menderita karena penyakit tersebut terus muncul. Meskipun dirinya sudah menjalani berkali-kali tindakan operasi.
"Jadi setiap tahun itu saya operasi loh. Operasi tumor, tumor, tumor, ternyata tumor itu tumbuh kembali," tuturnya menjelaskan.
Kondisi kesehatan Ayu semakin memburuk pada tahun 2020 ketika tumor mulai menyerang saluran rahimnya secara serius.
Hal ini membuat fungsi reproduksinya terganggu dan ia divonis tidak akan bisa menjalani proses kehamilan secara normal.
"Di situ diambil mau enggak mau secara kecewa hati saya hancur sebagai seorang wanita," ucap Ayu dengan nada sedih.
Sayangnya, penyebaran tumor tersebut tidak berhenti di sana dan justru semakin meluas hingga ke titik yang sangat berbahaya bagi nyawanya.
Dokter pun memberikan peringatan keras bahwa kondisi tersebut bisa berkembang menjadi kanker yang mematikan jika tidak segera ditangani.
![Ayu Aulia menggelar jumpa pers di kawasan Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2026) terkait pengakuannya yang dihamili pejabat, hingga menyeret Ridwan Kamil hingga Bupati Bintan Roby Kurniawan. Ayu mengaku ucapannya hanya halusinasi karena pengaruh obat bius. [Rena Pangesti/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/14/57208-ayu-aulia.jpg)
"Risiko ke depannya kalau tidak hamil itu akan bisa ke arah cancer," imbuhnya, menirukan ucapan dokter spesialis yang menanganinya.
Dihadapkan pada pilihan sulit antara mempertahankan rahim atau kesehatan, Ayu akhirnya memilih untuk melakukan operasi pengangkatan.
"Jadi saya berpikir ya hamil sama siapa akan gitu, suami aja belum punya kan gitu ya," kata Ayu Aulia.
Dari cerita Ayu Aulia, muncul tanda tanya. "Apakah rahimnya diangkat karena penyakit?" Sebab yang muncul di publik bahwa dirinya kehilangan rahim karena melakukan aborsi usai dihamili Bupati R.
"Semua ada rentetan cerita, pertama kan pasti gara-gara kehamilan," kata Ayu Aulia.