Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

Ruth Meliana

Rabu, 29 Juli 2026 | 15:15 WIB
Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah. (tangkap layar video sidang paripurna).
baca 10 detik
  • Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah melaporkan harta kekayaan senilai Rp17.932.228.325 kepada KPK pada 31 Maret 2026.
  • Sebagian besar kekayaan tersebut didominasi oleh 21 aset tanah dan bangunan senilai Rp15.212.102.657 di Pandeglang serta Lebak.
  • KPK merilis laporan tanpa hutang ini di sistem elektronik untuk memenuhi kewajiban transparansi penyelenggara negara.

Suara.com - Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah kembali menjadi perhatian publik, termasuk di platform X atau Twitter.

Dokumen resmi yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat total harta kekayaan Dimyati Natakusumah mencapai Rp17.932.228.325 per laporan periodik tahun 2025 yang disampaikan pada 31 Maret 2026. Status verifikasi administratif dinyatakan lengkap.

Dimyati menjabat sebagai Wakil Gubernur Banten di bidang eksekutif, lembaga Pemerintah Provinsi Banten, unit kerja Wakil Pimpinan, dengan Nomor Harta Kekayaan (NHK) 15971.

Laporan ini merupakan pengumuman resmi yang dicetak otomatis dari sistem elhkpn.kpk.go.id dan dipublikasikan untuk memenuhi kewajiban transparansi sesuai Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

Dominasi Aset Tanah dan Bangunan

Bagian terbesar kekayaan Dimyati berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp15.212.102.657. Terdapat setidaknya 21 aset yang tersebar di Kabupaten Lebak dan terutama Kabupaten Pandeglang. Semua dinyatakan sebagai “hasil sendiri”.

Beberapa aset mencolok di antaranya:

  • Tanah dan bangunan seluas 8.095 m²/800 m² di Pandeglang senilai Rp7.348.755.156.
  • Tanah dan bangunan seluas 317 m²/400 m² di Pandeglang senilai Rp2.631.415.178.
  • Tanah dan bangunan seluas 982 m²/200 m² di Pandeglang senilai Rp1.734.200.942.
  • Tanah seluas 38.900 m² di Pandeglang senilai Rp783.001.674.
  • Tanah seluas 10.400 m² di Pandeglang senilai Rp903.463.470.

Aset-aset lainnya berupa tanah kosong maupun tanah dengan bangunan dengan luas bervariasi mulai ratusan hingga ribuan meter persegi, semuanya berlokasi di dua kabupaten tersebut.

Dominasi properti ini menunjukkan bahwa mayoritas kekayaan pejabat ini tertanam dalam aset tidak bergerak di wilayah Banten Selatan.

Kendaraan dan Harta Bergerak Lainnya

Alat transportasi dan mesin tercatat senilai Rp327.499.101. Koleksinya terdiri dari mobil-mobil lawas:

baca juga
  • Daihatsu Zebra Mini Bus tahun 1988 (Rp11.884.950)
  • Daihatsu Feroza Jeep tahun 1995 (Rp33.137.181)
  • Daihatsu Taruna Mini Bus tahun 1999 (Rp49.985.100)
  • Toyota Kijang Mini Bus tahun 1995 (Rp37.458.540)
  • Mercedes Benz Sedan tahun 2000 (Rp141.433.330)
  • Suzuki Karimun Jeep tahun 2001 (Rp50.500.000)
  • Motor Honda tahun 2001 (Rp3.100.000)

Harta bergerak lainnya mencapai Rp263.540.000. Sementara kas dan setara kas tercatat Rp2.129.086.567. Tidak ada catatan untuk surat berharga maupun harta lainnya.

Yang menarik, laporan ini mencantumkan tidak ada hutang sama sekali. Dengan demikian, sub total harta sama dengan total kekayaan bersih sebesar Rp17.932.228.325.

Pengumuman LHKPN ini menekankan bahwa data diisi dan dikirimkan sendiri oleh penyelenggara negara. Dokumen tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menyatakan bahwa harta yang bersangkutan tidak terkait tindak pidana.

Apabila di kemudian hari ditemukan harta yang tidak dilaporkan, pejabat yang bersangkutan wajib bertanggung jawab sesuai peraturan perundang-undangan.

Keberadaan laporan ini di media pengumuman resmi KPK bertujuan memfasilitasi kewajiban pengumuman harta kekayaan. Tidak memerlukan tanda tangan karena dicetak secara otomatis dari sistem elektronik.

Di X, rincian kekayaan Dimyati Natakusumah sering dibahas bersamaan dengan posisi politiknya dan jaringan keluarga di Banten, khususnya Pandeglang. Namun data resmi yang tersedia tetap merujuk pada angka-angka yang tercantum dalam LHKPN KPK.

Transparansi melalui LHKPN menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga akuntabilitas pejabat publik. Publik dapat mengakses dan mencermati data kekayaan Dimyati Natakusumah sebagai bagian dari pengawasan masyarakat terhadap penyelenggara negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

Profil Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:17 WIB

Dimyati Natakusumah Keturunan Siapa? Dinasti Politik Keluarganya Viral di X

Dimyati Natakusumah Keturunan Siapa? Dinasti Politik Keluarganya Viral di X

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:36 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

×