- Bali International Film Festival 2026 kembali berkolaborasi dengan Asian Film Academy Awards untuk menampilkan enam film unggulan Hong Kong.
- Festival ini akan diselenggarakan di The Icon XXI, Sanur, Bali, pada tanggal 1 hingga 7 Juni 2026 mendatang.
- Aktor Jeffrey Ngai dijadwalkan hadir sebagai pembicara dalam forum diskusi untuk membahas industri perfilman pada 3 Juni 2026.
Suara.com - Ajang bergengsi Bali International Film Festival (Balinale) 2026 resmi mengumumkan kembalinya kolaborasi strategis mereka dengan Asian Film Academy Awards (AFAA).
Kehadiran AFAA tahun ini membawa angin segar dengan memboyong enam film pilihan yang merepresentasikan wajah modern perfilman Hong Kong.
Dari total 100 film yang akan diputar sepanjang festival, keenam film persembahan AFAA ini menjadi sorotan utama.
Tidak hanya sekadar hiburan, koleksi film tahun ini menawarkan keberagaman genre yang luar biasa, mulai dari drama menyentuh hati, komedi segar, aksi laga yang memacu adrenalin, hingga kisah legenda masa lalu yang dikemas secara modern.
"Melanjutkan kemitraan yang telah terjalin lama dan sukses menghadirkan film-film terbaik Hong Kong ke Bali, AFAA kembali ke Balinale dengan rangkaian film Hong Kong yang menarik dan penampilan tamu istimewa," kata Deborah Gabinetti, Pendiri sekaligus Fetival Director Balinale.
![Golden Boy, salah satu film dari Asian Film Academy Awards (AFAA) yang akan tampil di Balinale 2026. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/05/25/12943-golden-boy-balinale.jpg)
Kehadiran enam film ini bukan tanpa alasan. Balinale 2026 ingin mempertegas posisi Hong Kong sebagai salah satu raksasa film Asia yang tetap tangguh di tengah persaingan industri global.
Melalui tangan dingin para sineas muda, film-film ini membuktikan bahwa daya kreativitas dan kualitas produksi Hong Kong tetap berada di level tertinggi.
Salah satu momen yang paling dinantikan adalah Bali Film Forum yang akan digelar pada 3 Juni 2026.
Aktor berbakat Jeffrey Ngai, bintang utama dari film Road to Vendetta, dijadwalkan hadir sebagai pembicara.
Ia akan berbagi pengalaman di balik layar serta berdiskusi mengenai proses produksi filmnya yang ambisius.
Forum ini diharapkan menjadi ruang krusial bagi para pelaku industri untuk membedah kekuatan sinema Hong Kong yang terus mampu memikat audiens global.
Bagi Anda yang berencana hadir di The Icon XXI, Sanur, Bali pada 1-7 Juni 2026, berikut adalah daftar enam film AFAA yang wajib masuk dalam daftar tontonan Anda:
- Golden Boy (2025)-(Sutradara Chan Wai-koon)
Louis Cheung berperan sebagai mantan petinju berjuluk "Golden Boy" yang mencari penebusan setelah sepuluh tahun mendekam di penjara. Ini adalah kisah tentang hubungan ayah dan anak yang menyentuh, dibalut semangat juang di atas ring tinju. - Road to Vendetta (2025)-(Albert Njo Kui-Ying)
Sebuah surat cinta bagi penggemar film action thriller klasik era 90-an. Dibintangi oleh Jeffrey Ngai dan sederet aktor Jepang, film kolaborasi Hong Kong-Jepang ini menyuguhkan kisah balas dendam yang penuh emosi namun tetap dibalut dengan adegan laga yang intens dan memuaskan. - Back to the Past (2025)-(Ng Yuen-Fai dan Jack Lai Jan-Lung)
Bagi penggemar fiksi ilmiah sejarah, film yang dibintangi Louis Koo ini adalah tontonan wajib.
Mengisahkan penjelajah waktu di era Dinasti Qin yang harus menghadapi konflik masa lalu saat senjata canggih masa depan tiba-tiba muncul di zaman kuno. - Ciao UFO (2019)-(Patrick Leung Pak-Kin)
Mengambil latar tahun 1980 di perumahan Wah Fu, film ini mengangkat legenda urban tentang penampakan UFO raksasa.
Sebuah drama misteri yang mengeksplorasi bagaimana satu peristiwa aneh dapat mengubah garis hidup tiga orang anak muda selamanya. - Gamer Girls (2025)-(Sophie Yang dan Veronica Bassetto)
Mewakili semangat Gen Z, film ini mengikuti perjuangan tim e-sport perempuan dalam mendobrak stereotipe gender.
Dengan efek visual yang ambisius dan penuh warna, penonton akan dibawa masuk ke dalam dunia gaming yang imersif dan futuristik. - Night King (2026) – Dir. Ng Wai-lun
Apa jadinya jika dua ikon besar, Dayo Wong dan Sammi Cheng, beradu peran?
Night King adalah drama komedi yang manis sekaligus getir, menggambarkan perjuangan bertahan hidup dengan alur cerita yang cerdas dan set produksi yang mewah.