- Bupati Pandeglang menjenguk dan menguatkan mental korban inses berusia 12 tahun yang baru melahirkan.
- Korban dipastikan tetap melanjutkan sekolah, sementara bayinya akan dirawat oleh orangtua asuh di lingkungan pesantren.
- Warganet mengecam keras tindakan keji ayah kandung korban dan mendesak hukuman seberat-beratnya termasuk kebiri kimia.
Suara.com - Korban pemerkosaan anak di bawah umur hingga hamil dan melahirkan mendapat perhatian Bupati Pandeglang, Dewi Setiani.
Dalam video yang dibagikan di akun Instagram Dewi, ia terlihat sedang menjenguk N, korban berusia 12 tahun tersebut di rumah sakit.
Dewi tak kuasa menahan kesedihan saat melihat langsung kondisi korban yang baru berusia 12 tahun terbaring lemah di rumah sakit setelah melahirkan bayi hasil inses dari ayah kandungnya.
Dalam video tersebut, Dewi memeluk erat tubuh korban yang hanya terdiam di ranjang rumah sakit.
Sambil mengusap kepala korban, Dewi berusaha menguatkan mental bocah malang tersebut yang harus memikul beban hidup yang sangat berat di usia yang masih sangat muda.
"Jangan sedih ya... Baca terus, baca selawat ya sayang ya. Ya Allahu Akbar... Ibu sayang Teteh, nanti dibantuin ya," kata Dewi berusaha menguatkan.
Tak hanya dukungan moral, sang bupati juga membawa hadiah berupa perlengkapan bayi seperti baju dan celana baru untuk membantu meringankan beban korban yang kini harus merawat bayinya.
"Ih warna ini cakep, banyak ya. Teteh enggak usah beli lagi, tinggal Teteh mendoakan dedeknya jadi anak yang sehat, salihah ya, ahli ibadah," tambah Dewi sambil menunjukkan pakaian bayi yang dibawanya.
Kesedihan semakin terasa saat Dewi menunjukkan bayi korban yang kini masih dirawat di dalam inkubator.
Dia menyebut, korban yang masih di bawah umur tidak akan merawat bayinya sendirian. Bayi tersebut akan dirawat oleh orang tua asuh di lingkungan pesantren tempat korban menimba ilmu.
"Mudah-mudahan (bayinya) dilindungi Allah SWT, dapat orang tua asuh terbaik. Yang menyayanginya dengan tulus, mendidik dia. Anak ini enggak punya salah lahir ke dunia," ucap Dewi di video lainnya.
Sementara sang ibu alias korban dipastikan akan tetap melanjutkan pendidikannya tanpa konsekuensi apa pun.
Reaksi publik
Di sisi lain, video kunjungan Bupati tersebut langsung dibanjiri komentar dari warganet.
Banyak yang mengecam tindakan keji sang ayah kandung dan mendesak aparat hukum untuk memberikan hukuman seberat-beratnya, termasuk mengaktifkan hukuman kebiri kimia bagi pelaku.