- Bilal Indrajaya sukses membawakan panggung spesial Tribute to The Beatles di Java Jazz Festival 2026, Tangerang, Jumat (29/5/2026).
- Penampilan tersebut berlangsung di lokasi baru, NICE PIK 2, yang dipuji Bilal karena kenyamanan serta fasilitasnya yang sangat memadai.
- Bilal secara konsisten membawakan lagu-lagu The Beatles tanpa menyisipkan karya pribadinya guna menjaga keutuhan konsep pertunjukan musik tersebut.
Suara.com - Bilal Indrajaya sukses menuntaskan panggung spesialnya bertajuk Tribute to The Beatles pada hari pertama Java Jazz Festival 2026, Jumat (29/5/2026).
Tampil bersama band pengiringnya, The Corleones Bilal berhasil memadati panggung Teh Botol Sosro Hall di lokasi baru, NICE PIK 2, Tangerang.
Ditemui usai penampilannya, pelantun "Niscaya" ini mengaku sangat menikmati suasana di lokasi baru festival.
Meski demikian, dia tidak menampik sempat merasa gugup saat melihat ukuran panggung yang sangat besar ketika melakukan soundcheck sore harinya.
"Awalnya pas tadi soundcheck sore, getar juga, 'wih gila, gede banget panggungnya ya,' gitu. Bukan apa, kapasitasnya besar sekali. Cuma tadi antusiasmenya sih, kerenlah, happy-lah," kata Bilal dengan antusias.
![Bilal Indra Jaya and the Corleones tampil membawakan lagu-lagu The Beatles di ajang International Java Jazz Festival 2026 yang berlangsung di PIK 2, Tangerang, Jumat (29/5/2026) malam. [Tiara Rosana/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/29/13590-bilal-indra-jaya-and-the-corleones-di-java-jazz.jpg)
Bilal pun memuji kenyamanan lokasi baru ini. "Rame. Venue baru nih, kan? Heeh, ini nyaman, adem. Bersih tempatnya gitu, accessible, nyaman kok," ujarnya.
Pemilihan lagu-lagu milik The Beatles malam itu diakui Bilal sebagai hasil kesepakatan bersama dengan pihak Java Jazz.
Dari belasan setlist yang dibawakan, ada satu lagu yang terasa sangat spesial karena berkaitan erat dengan sang anak yang masih berusia lima bulan.
"Ada, jadi anak saya tuh umurnya masih lima bulan. Dari dia brojol, saya suka puterin lagu Beatles judulnya 'With a Little Help from My Friends' dari album Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band," imbuh Bilal.
"Setiap hari saya kasih dengar lagu itu, jadi dia kalau dengarin gitu happy dia. Gitu. Jadi lagu itu buat saya spesial banget. Dan dibawain tadi sih. Happy-lah," tuturnya.
Menariknya, Bilal secara konsisten menolak untuk menyelipkan karya orisinalnya di tengah-tengah setlist bertema The Beatles tersebut demi menjaga keutuhan konsep pertunjukan.
"Lho, judulnya kan 'Bilal Indrajaya Tribute to The Beatles'. Kalau nyelipin lagu 'Tak Berdaya' gimana? Enggak nyambung," katanya sembari tertawa.
Ketika ditanya mengenai lagu The Beatles yang paling memengaruhi karya musiknya, Bilal mengaku sulit memilih satu tajuk.
Namun, dia memiliki satu lagu yang secara pribadi dinobatkan sebagai mahakarya terbaik sepanjang masa.
"Cuma kalau saya bisa bilang, menurut saya lagu The Beatles yang 'The Long and Winding Road', menurut saya, adalah lagu terindah di dunia nomor satu," ujar Bilal.
"Itu lagu terindah di dunia nomor satu versi saya. Jadi ini bukan buat debat sama yang lain, cuma ini versi aku," imbuhnya.
Ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026 merupakan edisi ke-21 dari salah satu festival jazz terbesar di Asia Tenggara.
Pada tahun ini, festival mengalami transformasi besar dengan memindahkan lokasi penyelenggaraannya ke Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten, setelah sebelumnya rutin diadakan di JIExpo Kemayoran.
Festival ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat, 29 Mei 2026 hingga Minggu, 31 Mei 2026.
Selain Bilal Indrajaya, sejumlah musisi internasional dan lokal ternama dipastikan mengisi jajaran lineup.
Para pengisi panggung special show, yakni Jon Batiste (29 Mei), Ella Maia dan Wave to Earth (30 Mei), hingga Daniel Caesar (31 Mei).
Edisi kali ini juga dimeriahkan oleh kolaborasi spesial dari Ardhito Pramono x Adikara, serta penampilan khusus dari grup big band asal Australia, Harborside.