- Ruben Onsu menyatakan kesiapan mengambil alih tanggung jawab pengasuhan anak jika Sarwendah tidak lagi mampu memberikan nafkah.
- Pada 31 Mei 2026, Ruben menjelaskan bahwa penghentian nafkah merupakan aksi protes karena aksesnya bertemu anak-anak dipersulit.
- Ruben menyayangkan pengungkapan masalah nafkah ke publik yang dianggap sebagai upaya pembentukan opini negatif terhadap tanggung jawabnya.
Suara.com - Ruben Onsu buka suara soal pernyataan pengacara Sarwendah, di mana sang presenter tak lagi memberikan nafkah untuk anak-anak sejak akhir 2025.
Melalui video call, Ruben Onsu siap mengurus anak-anak semisal Sarwendah tidak lagi sanggup menanggung nafkah dua putri mereka.
"Yasudah kalau tidak sanggup, serahkan saja ke saya. Saya yang membesarkan," kata Ruben Onsu melalui video call pada Minggu, 31 Mei 2026.
Ruben Onsu menyayangkan pihak Sarwendah harus mempublikasikan masalah ini ke publik. Padahal selama ini, dirinya banting tulang bekerja demi anak-anak.
"Kalau dibahas tentang nafkah lagi nih, kemarin-kemarin, keringat saya, capek saya, itu ke mana? Hanya dinilai dari enam bulan saja," ujar Ruben Onsu.

Minola Sebayang yang menjadi mediator video call Ruben Onsu dengan awak media juga ikut kecewa.
"Baru berapa bulan udah berita kayak gini yang muncul, jadi ini sangat disayangkan. Mencoba memframing seolah-olah Ruben tidak bertanggung jawab," kata Minola.
Minola Sebayang menambahkan, apa yang dilakukan Ruben Onsu selama enam bulan sebagai bentuk protes karena sulitnya akses bertemu dengan anak-anak.
"Ruben berpikir, kewajibanku kubayar terus bahkan melampaui apa yang seharusnya, tapi halu nggak dapat. Oh, dia juga ingin menunjukkan aksi protesnya," jelas Minola Sebayang.
Kini, Ruben Onsu hanya bisa pasrah. Ia hanya menjelaskan apa dirasakan selama ini.
"Saya cuma bilang masya Allah banget nih. Jadi, saya cuma bisa menjelaskan dari yang saya tahu, tidak dilebihkan, tidak dikurangi," ucap Ruben Onsu.