Demi Jalan-Jalan Lepas Penat, Ibu di Bantul Tega Lakban Mulut dan Kaki Balitanya di Kontrakan

Yazir F, Tiara Rosana

Kamis, 04 Juni 2026 | 20:45 WIB
Demi Jalan-Jalan Lepas Penat, Ibu di Bantul Tega Lakban Mulut dan Kaki Balitanya di Kontrakan
Ibu lakban mulut dan kaki balita [Ilustrasi/Shutterstock]
baca 10 detik
  • Seorang ibu di Bantul tega mengikat mulut dan kaki balitanya dengan lakban lalu meninggalkannya sendirian demi pergi healing melepas penat.
  • Kasus ini berakhir melalui jalur restorative justice karena sang suami memilih berdamai demi keutuhan rumah tangga, sementara korban kini dirawat oleh bibinya.
  • Keputusan damai tersebut memicu kemarahan netizen yang menilai tindakan pelaku sudah keterlaluan dan seharusnya tetap diproses hukum agar ada efek jera.

Suara.com - Seorang ibu di Bantul, Yogyakarta, menjadi sorotan setelah terpergok mengikat anak kandungnya yang berusia tiga tahun menggunakan lakban pada bagian mulut, tangan, dan kaki sebelum meninggalkannya sendirian di rumah kontrakan.

Tindakan tersebut dilakukan sang ibu hanya demi bisa jalan-jalan atau healing guna melepas penat dan stres.

Kasus memprihatinkan ini terbongkar setelah warga sekitar menaruh curiga karena mendengar suara tangisan anak kecil yang tidak kunjung berhenti sejak waktu Magrib.

Saat diperiksa, warga menemukan balita tersebut dalam kondisi lemas terbaring di atas kasur dengan mulut, tangan, dan kakinya terikat lakban erat di dalam kamar kontrakan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak kepolisian, pelaku mengaku melakukan aksi nekat tersebut karena merasa kelelahan mengurus anak sendirian di saat suaminya sedang bekerja di luar kota.

"Karena stres dan kelelahan, ibu korban mengaku melakban anaknya lalu pergi keluar rumah untuk melepas penat. Saat itu, suaminya sedang bekerja di luar kota," tulis keterangan dalam unggahan akun Instagram @infonesiaku.id pada Kamis, 4 Juni 2026.

Meski tindakan sang ibu telah memenuhi unsur pidana kekerasan terhadap anak, kasus ini akhirnya diselesaikan melalui jalur restorative justice.

Hal ini dikarenakan ayah korban memilih untuk berdamai dan tidak melaporkan istrinya ke jalur hukum demi mempertahankan keutuhan rumah tangga mereka.

Saat ini, balita malang tersebut berada dalam kondisi aman dan dirawat sementara oleh bibinya.

baca juga
Ilustrasi kekerasan anak. (shutterstock)
Ilustrasi kekerasan anak. (shutterstock)

Keputusan damai tersebut memicu perdebatan dan kemarahan besar dari warganet.

Banyak yang menilai tindakan sang ibu sudah sangat keterlaluan dan tidak pantas mendapatkan pengampunan tanpa adanya proses hukum yang memberikan efek jera.

"Udah dibilang kalau masih miskin dan belum puas masa remajanya, nggak usah nikah Asuw!" tulis akun @han*** di kolom komentar dengan nada kesal.

Warganet lain juga mempertanyakan naluri keibuan pelaku yang dianggap tidak waras. "Ibu monyet juga nggak begini dah!" sindir akun @adi***.

Dukungan untuk proses hukum mandiri tanpa delik aduan pun disuarakan.

"Yang kaya gini-gini harusnya di penjara tanpa perlu adanya laporan, kasian si anak kalo kejadian ini terulang lagi," tulis akun @rav*** yang mencemaskan keselamatan masa depan balita tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:30 WIB

'Stop The Wedding' Lagu Siapa? Ini Penyanyinya dan Lirik Lengkapnya

'Stop The Wedding' Lagu Siapa? Ini Penyanyinya dan Lirik Lengkapnya

Entertainment | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Viral Video Pria Kaos Putih Diduga Tangkap Paksa Pendemo, Sopir Ojol Dibanting ke Jalan

Viral Video Pria Kaos Putih Diduga Tangkap Paksa Pendemo, Sopir Ojol Dibanting ke Jalan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Viral Bidan Live saat Persalinan Pasien, Area Sensitif Ibu-ibu Ikut Terekam

Viral Bidan Live saat Persalinan Pasien, Area Sensitif Ibu-ibu Ikut Terekam

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Viral Pembalut Kena Pajak, Netizen Merasa Aneh Padahal untuk Kebutuhan Biologis Primer

Viral Pembalut Kena Pajak, Netizen Merasa Aneh Padahal untuk Kebutuhan Biologis Primer

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Viral PT KAI Dicibir Pakai AI untuk Desain Livery Gerbong Kereta, Jari Anime Ada 6

Viral PT KAI Dicibir Pakai AI untuk Desain Livery Gerbong Kereta, Jari Anime Ada 6

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Viral Postingan Seskab Teddy Soal Sekolah Rakyat Banjir Nyinyiran Netizen: Jujur Janggal

Viral Postingan Seskab Teddy Soal Sekolah Rakyat Banjir Nyinyiran Netizen: Jujur Janggal

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Viral Diduga Pungli Jembatan Gantung di Tasikmalaya, Padahal Dibangun KemenPU

Viral Diduga Pungli Jembatan Gantung di Tasikmalaya, Padahal Dibangun KemenPU

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Viral Suami Ngamuk! Istrinya Jarah Toko Baju saat Paris Kerusuhan, Hasil Jarah Dilempar

Viral Suami Ngamuk! Istrinya Jarah Toko Baju saat Paris Kerusuhan, Hasil Jarah Dilempar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Terkini

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

×