Viral Pembalut Kena Pajak, Netizen Merasa Aneh Padahal untuk Kebutuhan Biologis Primer

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:05 WIB
Viral Pembalut Kena Pajak, Netizen Merasa Aneh Padahal untuk Kebutuhan Biologis Primer
Perdarahan menstruasi berat (PMB) bukan sekadar gangguan kecil yang bisa diabaikan. Kondisi ini bisa menjadi tanda dari gangguan kesehatan serius pada sistem reproduksi wanita [Suara.com]
baca 10 detik
  • Pembalut dan produk sanitasi wanita resmi diklasifikasikan sebagai Barang Kena Pajak di Indonesia.

  • Warganet memprotes kebijakan PPN pembalut karena dinilai membebani kebutuhan biologis primer perempuan.

  • Direktorat Jenderal Pajak mengonfirmasi bahwa aturan tersebut memang membebani penghasilan kaum wanita.

Suara.com - Viral aturan pajak pembalut menuai protes netizen karena produk biologis perempuan ini dikenakan PPN. Pajak pertambahan nilai pada produk pembalut wanita mendadak viral di media sosial dan memicu perdebatan luas di tengah masyarakat.

Kebijakan tersebut menuai protes keras dari warganet karena produk sanitasi menstruasi ini dianggap sebagai kebutuhan biologis primer yang esensial.

Akun Instagram @indotoday awalnya mengangkat isu ini dengan merujuk pada regulasi perpajakan yang berlaku di Indonesia.Berdasarkan aturan hukum, pembalut, tampon, serta menstrual cup diklasifikasikan secara resmi sebagai Barang Kena Pajak atau BKP.

Klasifikasi tersebut berlaku karena produk-produk itu tidak masuk dalam kategori pengecualian maupun fasilitas pembebasan pajak. Undang-Undang PPN Pasal 4A dan Pasal 16B secara tegas tidak memasukkan barang sanitasi wanita ke dalam daftar pengecualian.

Warganet dengan akun @nafsuaksecepatakal kemudian membagikan keluh kesah dan mempermasalahkan kebijakan pemungutan pajak tersebut.

"Ciwi-ciwi pembalut ternyata kena PPN. bukan produk bebas pajak. Padahal itu produk biologis primer bagi perempuan," tulis dia.

"Sedih gak? sedih banget lah. Jadi kalau kalian ciwi-ciwi ditanya apa kontribusi kalian buat negara ini, kasih aja data ini.

"Direktorat Jenderal Pajak lantas memberikan konfirmasi resmi terkait polemik yang tengah ramai diperbincangkan publik ini.

Konfirmasi tersebut termuat dalam tulisan resmi pegawai DJP bernama Vinna Dien Asmady Putri di kanal informasi pajak.

baca juga

Tulisan itu menjelaskan bahwa pungutan pajak pada produk pembalut memang menjadi beban finansial khusus bagi kaum perempuan.

Beban pajak tersebut hanya ditanggung oleh wanita karena produk itu mutlak digunakan untuk menjalankan kodrat biologis mereka.

"Pembalut ini, hingga saat artikel ini ditulis termasuk barang yang dikenai PPN. PPN atas pembalut ini merupakan beban bagi penghasilan seorang wanita dan hanya wanitalah yang terbebani dengan PPN ini karena hanya wanita yang menggunakan pembalut sebagai bentuk menjalankan kodratnya," tulis Vinna Dien Asmady Putri.

Sistem perpajakan nasional mengatur bahwa seluruh barang dan jasa pada dasarnya merupakan objek pajak kecuali yang ditentukan lain oleh undang-undang.

Kategori barang bebas pajak biasanya mencakup kebutuhan pokok yang sangat mendasar bagi hajat hidup orang banyak secara umum.

Namun, produk sanitasi khusus perempuan seperti pembalut belum masuk ke dalam daftar pengecualian pajak tersebut.Hal inilah yang kemudian memicu diskusi panjang di ruang publik mengenai keadilan fiskal terhadap barang-barang esensial perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Viral PT KAI Dicibir Pakai AI untuk Desain Livery Gerbong Kereta, Jari Anime Ada 6

Viral PT KAI Dicibir Pakai AI untuk Desain Livery Gerbong Kereta, Jari Anime Ada 6

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Terkini

Dini Hari Kelam di Cigudeg, Motor Trail Honda CRF Milik Warga Wargajaya Raib

Dini Hari Kelam di Cigudeg, Motor Trail Honda CRF Milik Warga Wargajaya Raib

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Aksi Unjuk Rasa Jakarta Tak Ubah Jadwal Kereta Gambir, KAI Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal

Aksi Unjuk Rasa Jakarta Tak Ubah Jadwal Kereta Gambir, KAI Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Review Howl's Moving Castle: Tak Perlu Sempurna untuk Layak Dicintai

Review Howl's Moving Castle: Tak Perlu Sempurna untuk Layak Dicintai

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Bahasa Kita bukan NPC!

Bahasa Kita bukan NPC!

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Kenapa Nita Gunawan Operasi Wajah sampai ke Shanghai? Ini Alasannya

Kenapa Nita Gunawan Operasi Wajah sampai ke Shanghai? Ini Alasannya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya

3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Siap Berangkat Demo ke Bundaran HI, Emak-emak Sampai Mahasiswa Menyemut di UI

Siap Berangkat Demo ke Bundaran HI, Emak-emak Sampai Mahasiswa Menyemut di UI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:40 WIB

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:39 WIB

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:38 WIB

×