- Sutradara Rocky Soraya merilis film horor Sabrina yang dibintangi Luna Maya, Christian Sugiono, dan Sara Wijayanto pada 2018.
- Film Sabrina dijadwalkan tayang di stasiun televisi ANTV pada Jumat, 5 Juni 2026 pukul 22.30 WIB malam ini.
- Cerita berfokus pada teror iblis dalam boneka setelah Vanya melakukan ritual pemanggilan arwah untuk berkomunikasi dengan mendiang ibunya.
Suara.com - Setelah The Doll dan The Doll 2 sutraara Rocky Soraya kembali menebar ketakutan lewat film horor dengan tema boneka berhantu berjudul Sabrina.
Dirilis pada 2018, Sabrina menghadirkan kolaborasi apik antara Luna Maya, Christian Sugiono, dan Sara Wijayanto.
Sabrina akan tayang pada Jumat (5/6/2026) malam ini pukul 22.30 WIB di ANTV. Berikut kami sajikan review-nya.
Film ini merupakan spin-off sekaligus kelanjutan dari semesta The Doll 2. Cerita berfokus pada Maira (Luna Maya) yang kini telah memulai lembaran hidup baru setelah kehilangan anaknya.
Ia menikah dengan Aiden (Christian Sugiono), seorang pengusaha sukses sekaligus pembuat boneka yang sangat mencintainya.
![Film Sabrina yang dibintangi Christian Sugiono dan Luna Maya akan tayang pada Jumat (5/6/2026) malam ini pukul 22.30 WIB di ANTV. [Hitsmaker Studio]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/05/54008-film-sabrina.jpg)
Aiden bahkan membuatkan sebuah boneka khusus edisi terbatas bernama Sabrina sebagai tanda cinta untuk Maira.
Namun, kebahagiaan mereka terusik oleh kehadiran Vanya (Richelle Georgette Skornicki), keponakan Aiden yang belum bisa merelakan kematian ibunya.
Vanya yang kesepian mencoba melakukan permainan pemanggilan arwah "Pensil Charlie" untuk berkomunikasi dengan mendiang ibunya.
Alih-alih sang ibu yang datang, sebuah entitas iblis keji justru masuk ke dalam boneka Sabrina dan mulai meneror keluarga tersebut.
Di sinilah sosok Laras (Sara Wijayanto), sang paranormal, kembali hadir untuk menghadapi kekuatan gelap yang jauh lebih besar dari yang pernah ia temui sebelumnya.
Rocky Soraya dikenal dengan gaya penyutradaraannya yang berani dalam mengeksplorasi sisi gore dan slasher.
Dalam Sabrina, penonton tidak hanya disuguhi penampakan hantu yang muncul tiba-tiba (jumpscare), tetapi juga adegan-adegan penuh darah dan aksi fisik yang cukup brutal.
Efek visual dan make-up pada boneka Sabrina patut diacungi jempol.
Wajah boneka yang semula cantik perlahan berubah menjadi sosok yang sangat mengintimidasi, menciptakan rasa tidak nyaman setiap kali kamera menyorot matanya.
Sabrina menawarkan paket lengkap: drama keluarga yang menyentuh, misteri yang terjaga, hingga teror tanpa henti di paruh akhir film.