- Penyanyi Raisa membawakan lagu dedikasi untuk mendiang ibunya dalam konser Love & Let Go di JICC, Jakarta, Sabtu malam.
- Kepergian sang ibu, Ria Mariaty, pada 2025 memberikan duka mendalam yang memicu pergolakan batin bagi kehidupan personal Raisa.
- Raisa memilih berdamai dengan rasa sedihnya sebagai bentuk penghormatan sekaligus cara menjaga kenangan manis bersama almarhumah ibunya tersebut.
Suara.com - Raisa susah payah menahan tangis saat membawakan dedikasi lagu khusus untuk mendiang ibunya, Ria Mariaty, dalam konser hari pertama Love & Let Go di JICC, Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu, 6 Juni 2026 malam.
Tampil anggun mengenakan gaun abu-abu pada babak ketiga pertunjukan, solois 36 tahun tersebut secara terbuka membagikan kisah kedukaannya di atas panggung.
Kepergian sang ibu pada 2025 lalu diakui Raisa meninggalkan ruang hampa yang sangat besar dalam hidupnya.
"Tahun kemarin... aku baru bener-bener berkenalan sama yang namanya duka. Kayak kita tahu kesedihan, kita tahu people come and go, kita tahu, cuma tidak ada yang bener-bener se-terasa seperti kehilangan seorang ibu," kata Raisa dengan suara tertahan.
Dia mengaku sempat mengalami pergolakan batin yang hebat saat mencoba bangkit dari rasa kehilangan tersebut.
![Raisa menggelar konser tunggal Love & Let Go hari pertama di JICC, Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu, 6 Juni 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/07/63489-raisa-menggelar-konser-tunggal-love-let-go-hari-pertama-di-jicc-senayan.jpg)
"Aku juga bingung dalam memahami duka ini, dalam memaknai duka ini, karena masa aku mau non-functioning terus? Tapi juga masa iya aku mau berhenti berduka? Aku enggak mau ingat-ingat? Enggak mungkin," lanjutnya.
Pada akhirnya, pelantun Lagu Untukmu ini memilih untuk berdamai dan merangkul rasa sedih tersebut sebagai bagian dari memori indahnya bersama sang ibu.
"Sekarang aku malah berharap duka ini selamanya bersamaku. Karena justru di dalam duka ini, semua memori-memori Ibu, semua memori-memori orang yang kita cintai itu, ada," terang Raisa
"Sekarang nih misalkan lagi konser, pengin bilang, 'Bu, keren banget deh (aku konser) sama Mas Andi'. Tapi enggak bisa," ucap Raisa lagi sebelum membawakan lagu Kuharap Duka Ini Selamanya.
Di akhir penuturannya, Raisa menyampaikan kalimat menyentuh yang membuat suasana JICC hening seketika.
![Raisa menggelar konser tunggal Love & Let Go hari pertama di JICC, Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu, 6 Juni 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/07/62071-raisa-menggelar-konser-tunggal-love-let-go-hari-pertama-di-jicc-senayan.jpg)
"Ketidakhadiran Ibu malam hari ini tuh bener-bener terasa nyaring banget buat aku," lirihnya.
Suasana haru kian memuncak saat Raisa mulai bernyanyi diiringi piano Andi Rianto, sementara layar panggung besar di belakangnya memutar kompilasi video kenangan manis masa lalu kebersamaan hangat Raisa bersama mendiang ibunya.
Sebagaimana diketahui, ibunda Raisa, Ria Mariaty meninggal dunia pada 29 November 2025 di RS Dharmais, Jakarta setelah berjuang melawan penyakit kanker paru-paru stadium empat selama beberapa tahun.