Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu

Dinda Rachmawati

Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:01 WIB
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
Jorden Smith, Kreator Asal Amerika Serikat yang Mengelola Akun TikTok @infiernosz (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Kurator musik di TikTok kini berperan penting dalam memperkenalkan lagu independen kepada audiens secara luas melalui konten rekomendasi.
  • Kurator musik seperti Jorden Smith membantu musisi independen yang kesulitan menjangkau pendengar karena keterbatasan jangkauan algoritma platform digital.
  • Kehadiran kurator manusia menjadi penyaring konten yang efektif bagi pendengar untuk menemukan karya berkualitas di tengah banjir informasi.

Suara.com - Di TikTok, sebuah lagu bisa tiba-tiba diputar jutaan kali hanya karena muncul dalam video berdurasi belasan detik. Selama ini banyak yang mengira semua itu murni hasil kerja algoritma. 

Padahal, belakangan muncul "pemain" baru yang diam-diam ikut menentukan lagu mana yang layak mendapat perhatian.

Mereka bukan penyanyi, bukan produser musik, dan bukan orang label rekaman. Mereka adalah kurator musik, pengguna biasa yang rajin berburu lagu-lagu menarik, lalu membagikannya kepada ribuan bahkan ratusan ribu pengikut.

Fenomena ini semakin sering terlihat di TikTok. Video mereka sederhana: menampilkan potongan lagu, menceritakan siapa penyanyinya, asal negaranya, hingga alasan mengapa lagu tersebut layak masuk playlist. 

Namun, dampaknya tidak bisa dianggap sepele. Tak sedikit lagu independen yang akhirnya dikenal luas berkat rekomendasi para kurator ini.

Salah satu nama yang cukup dikenal adalah Jorden Smith, kreator asal Amerika Serikat yang mengelola akun TikTok @infiernosz. Berbeda dari akun musik pada umumnya, Jorden lebih banyak membagikan lagu-lagu dari musisi independen dan genre yang jarang muncul di halaman For You.

Yang menarik, Jorden tidak hanya mengunggah potongan lagu. Ia juga memberikan cerita di balik musik tersebut, mulai dari asal-usul genre, pengaruh budaya, hingga alasan mengapa lagu itu terasa spesial.

Menurutnya, masih banyak musik berkualitas yang tidak pernah sampai ke telinga pendengar hanya karena tidak "terbaca" oleh algoritma.

"Dulu aku cuma dengar musik dari negaraku sendiri. Lalu aku mulai eksplorasi musik dari Indonesia, Thailand, Brasil, dan aku sadar ada begitu banyak lagu bagus yang tidak pernah muncul di playlist-ku. Kenapa? Karena algoritma tidak tahu lagu itu ada," ujar Jorden.

baca juga

Pernyataan itu menggambarkan perubahan besar dalam cara orang menemukan musik. Selama bertahun-tahun, platform streaming seperti Spotify atau Apple Music mengandalkan playlist editorial untuk memperkenalkan lagu kepada pendengar. 

Playlist tersebut memang dikurasi oleh tim khusus, tetapi proses pemilihannya tidak terbuka sehingga musisi independen memiliki kesempatan yang terbatas untuk bisa masuk ke dalamnya.

TikTok menawarkan mekanisme yang berbeda. Siapa pun bisa menjadi kurator. Tidak perlu bekerja di industri musik atau memiliki jaringan khusus. 

Yang dibutuhkan hanyalah selera musik yang baik, konsistensi mencari lagu-lagu baru, dan kemampuan menjelaskan kepada orang lain mengapa sebuah lagu pantas didengar.

Peran kurator bahkan tidak berhenti pada rekomendasi. Sejumlah kreator, termasuk Jorden, juga aktif memberikan masukan kepada musisi independen. Mulai dari kualitas mixing, struktur lagu, hingga peluang karya tersebut diterima pasar. 

Bagi musisi yang belum memiliki akses ke produser maupun tim A&R, masukan seperti ini bisa menjadi bekal berharga untuk mengembangkan karya mereka. Di tengah banjir konten yang terus diproduksi setiap hari, keberadaan kurator musik menjadi semacam penyaring. 

Mereka membantu pendengar menemukan lagu-lagu yang mungkin tidak pernah direkomendasikan algoritma, sekaligus membuka jalan bagi musisi independen untuk mendapatkan audiens yang lebih luas.

Apakah tren ini akan bertahan lama? Belum ada yang bisa memastikan. Namun selama algoritma masih cenderung mengangkat lagu yang sudah lebih dulu populer, peran kurator manusia tampaknya akan tetap dibutuhkan. 

Sebab, di balik jutaan lagu yang tersedia di platform digital, selalu ada karya-karya bagus yang hanya menunggu seseorang berkata, "Coba dengarkan lagu ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Jawa Tengah Siapkan 1.000 Desa Wisata sebagai Motor Ekonomi 2027

Jawa Tengah Siapkan 1.000 Desa Wisata sebagai Motor Ekonomi 2027

Foto | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:25 WIB

Kedas Beauty Dukung Kreator Bangun Penghasilan dari Konten

Kedas Beauty Dukung Kreator Bangun Penghasilan dari Konten

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:55 WIB

Terkini

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:04 WIB

Undertale Genap 10 Tahun, Dunia Game Legendaris Ini Kembali Hidup Lewat Orkestra

Undertale Genap 10 Tahun, Dunia Game Legendaris Ini Kembali Hidup Lewat Orkestra

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:03 WIB

Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa

Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:00 WIB

Menang Telak atas Singapura, Timnas Indonesia Belum Mampu Geser Malaysia dari Puncak

Menang Telak atas Singapura, Timnas Indonesia Belum Mampu Geser Malaysia dari Puncak

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 10:54 WIB

3 Rekomendasi Sheet Mask Kolagen Sesuai Review, Wajah Kenyal dan Cerah

3 Rekomendasi Sheet Mask Kolagen Sesuai Review, Wajah Kenyal dan Cerah

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 10:51 WIB

Kenapa Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Rieke ke MKD DPR? Ini Duduk Perkaranya

Kenapa Mantan Istri Andre Taulany Laporkan Rieke ke MKD DPR? Ini Duduk Perkaranya

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 10:44 WIB

Perjalanan Panjang Kasus Heroin Mary Jane Veloso, Kini Bebas Murni Lewat Grasi Marcos

Perjalanan Panjang Kasus Heroin Mary Jane Veloso, Kini Bebas Murni Lewat Grasi Marcos

News | Sabtu, 26 September 2026 | 10:41 WIB

Cara Membersihkan Silikon Karet Tupperware yang Berjamur Hitam, Pakai Sabun hingga Baking Soda

Cara Membersihkan Silikon Karet Tupperware yang Berjamur Hitam, Pakai Sabun hingga Baking Soda

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 10:40 WIB

184 Ribu Akun Anak Sudah Dinonaktifkan Meta, Meutya Minta Diperluas ke Usia 16 Tahun

184 Ribu Akun Anak Sudah Dinonaktifkan Meta, Meutya Minta Diperluas ke Usia 16 Tahun

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 10:37 WIB

Review Film Avengers: Endgame Encore, Sajian Spesial Penyambung Babak Baru

Review Film Avengers: Endgame Encore, Sajian Spesial Penyambung Babak Baru

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 10:30 WIB

×