- Penyanyi Malaysia Luqman Podolski merilis lagu berjudul "Ayah" di bawah naungan label Sony Music Malaysia baru-baru ini.
- Lagu ini merefleksikan realitas pahit dan dampak emosional mendalam akibat kegagalan sosok ayah dalam kehidupan keluarga seseorang.
- Karya tersebut hadir sebagai ruang bagi pendengar untuk menyuarakan luka masa lalu serta dinamika keluarga yang tabu.
Suara.com - Di saat dunia gegap gempita merayakan Hari Ayah Internasional dengan pesan-pesan manis dan penuh pujian, penyanyi sekaligus pencipta lagu asal Malaysia, Luqman Podolski justru memilih jalan yang berbeda.
Ia baru saja merilis single teranyarnya bertajuk "Ayah", sebuah karya jujur yang berani memotret sisi kelam dan realitas pahit dalam hubungan keluarga.
Dirilis di bawah naungan label Sony Music Malaysia, lagu ciptaan Kim Manul ini tampil kontras dengan lagu-lagu bertema ayah pada umumnya.
Jika biasanya sosok ayah digambarkan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, "Ayah" justru hadir sebagai refleksi bagi mereka yang tumbuh tanpa kehangatan figur tersebut.
Lewat liriknya, Luqman menyoroti dampak emosional yang mendalam akibat kegagalan seorang ayah dalam menjalankan perannya. Baginya, karya ini adalah suara bagi mereka yang selama ini terpaksa menyimpan luka dalam diam.
"Tidak semua orang memiliki pengalaman yang indah bersama ayah mereka. Ada yang tumbuh dengan luka, kekecewaan, dan kenangan yang sulit dilupakan," kata Luqman dalam ketereangan resmi.
Ia menegaskan bahwa lagu ini tidak lahir untuk menyudutkan pihak mana pun. "Melainkan untuk memberikan ruang bagi mereka yang pernah mengalami hal tersebut agar merasa didengar," ujarnya.
Pendekatan berani yang diambil Luqman sebenarnya bukan hal baru di industri musik global, terutama dalam genre hip-hop dan rap.
Musisi dunia sering kali menggunakan karya mereka sebagai medium untuk mengekspresikan trauma dan isu sosial yang dianggap tabu.
Melalui "Ayah", Luqman membuktikan bahwa seni tidak harus selalu tentang kebahagiaan.
![Luqman Podolski rilis lagu berjudul "Ayah" yang bercerita tentang kegagalan seorang pemimpin keluarga. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/26/83844-luqman-podolski.jpg)
Musik memiliki kekuatan untuk merekam konflik emosional dan pengalaman pahit yang justru membentuk kedewasaan seseorang.
Dengan rilisnya lagu ini, Luqman secara tidak langsung membuka ruang diskusi publik mengenai kesehatan mental dan dinamika keluarga yang sering kali dipendam rapat-rapat.
Kehadiran "Ayah" menjadi bukti pendewasaan bermusik Luqman Podolski yang kini lebih berani mengeksplorasi tema-tema sensitif namun nyata.
Lagu ini diharapkan dapat menjadi "teman" bagi para pendengar yang sedang berjuang menyembuhkan luka masa lalu mereka.
Bagi Anda yang ingin merasakan kedalaman emosi dalam karya terbaru Luqman Podolski, single "Ayah" kini sudah bisa dinikmati di berbagai platform streaming digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music.