Nggak Perlu Lagi Maraton Film Berjam-jam, Inilah Tren Drama Pendek yang Bikin Nagih

Dinda Rachmawati

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:44 WIB
Nggak Perlu Lagi Maraton Film Berjam-jam, Inilah Tren Drama Pendek yang Bikin Nagih
Nggak Perlu Lagi Maraton Film Berjam-jam! Inilah Tren Drama Pendek yang Bikin Nagih (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Masyarakat Indonesia kini lebih memilih drama pendek yang padat dan praktis karena sesuai dengan gaya hidup modern.
  • Platform VIMA hadir sebagai solusi aplikasi terintegrasi yang menyediakan ribuan pilihan serial drama pendek berbagai genre populer.
  • Inovasi fitur digital dan kenyamanan pengguna menjadi fokus utama platform untuk menarik minat penonton di tengah persaingan ketat.

Suara.com - Cara masyarakat menikmati hiburan terus mengalami perubahan. Jika dulu serial televisi atau film berdurasi panjang menjadi pilihan utama, kini semakin banyak penonton yang beralih ke drama pendek atau short drama. 

Dengan durasi singkat, alur cerita yang padat, dan konflik yang cepat berkembang, format ini dinilai lebih sesuai dengan gaya hidup masyarakat modern yang serba cepat.

Fenomena tersebut tidak hanya terjadi di luar negeri, tetapi juga mulai berkembang di Indonesia. Meningkatnya penggunaan ponsel pintar dan kebiasaan mengakses konten digital di sela-sela aktivitas membuat drama pendek menjadi alternatif hiburan yang mudah dinikmati kapan saja. 

Dalam waktu beberapa menit, penonton sudah dapat mengikuti perkembangan cerita tanpa harus meluangkan waktu berjam-jam. Tren ini turut mendorong lahirnya berbagai platform yang menghadirkan koleksi drama pendek dalam satu tempat.

Salah satunya adalah VIMA, platform hiburan digital yang menghubungkan berbagai serial drama pendek ke dalam satu aplikasi sehingga pengguna tidak perlu berpindah-pindah aplikasi untuk mencari tayangan favorit mereka.

Melalui platform tersebut, pengguna dapat menemukan ribuan episode dari beragam genre, mulai dari romantis, kerajaan, aksi, fantasi, komedi, hingga kisah-kisah inspiratif. 

Keberagaman tema menjadi salah satu faktor yang membuat drama pendek semakin diminati karena mampu menjangkau berbagai kelompok usia dan preferensi penonton.

Direktur Utama VIMA, Christ Huong Zhi, mengatakan perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi hiburan menjadi salah satu alasan hadirnya platform yang lebih praktis dan terintegrasi.

"Kami melihat masyarakat kini menginginkan pengalaman menonton yang lebih sederhana dan efisien. Melalui VIMA, kami ingin menghadirkan berbagai drama pendek populer dalam satu aplikasi sehingga pengguna dapat menikmati beragam pilihan konten dengan lebih mudah," ujar Christ Huong Zhi.

baca juga

Menurutnya, perkembangan teknologi membuka peluang bagi industri hiburan untuk menghadirkan pengalaman menonton yang semakin personal. Tidak hanya menyediakan konten, platform digital juga dituntut mampu memberikan kemudahan akses, navigasi yang nyaman, serta sistem yang aman bagi penggunanya.

Seiring berkembangnya industri hiburan digital, persaingan antaraplikasi juga semakin ketat. Karena itu, inovasi tidak lagi hanya berfokus pada jumlah konten, tetapi juga pada pengalaman pengguna (user experience). 

Berbagai fitur pendukung mulai dihadirkan untuk meningkatkan interaksi, mulai dari sistem penghargaan bagi pengguna, program komunitas, hingga layanan keanggotaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Christ Huong Zhi menjelaskan bahwa pengembangan platform saat ini tidak hanya berorientasi pada penyediaan hiburan, tetapi juga membangun sebuah ekosistem digital yang mampu memberikan nilai tambah bagi pengguna.

"Kami ingin membangun sebuah ekosistem yang memadukan hiburan dan teknologi. Karena itu, kami menghadirkan berbagai fitur seperti Reward Coin, program referral, bonus jaringan, hingga pilihan paket keanggotaan agar pengalaman pengguna menjadi lebih lengkap," jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa aspek kenyamanan dan keamanan tetap menjadi prioritas utama dalam pengembangan platform. Menurutnya, inovasi teknologi harus berjalan beriringan dengan kualitas layanan agar pengguna dapat menikmati hiburan digital secara optimal.

Di tengah pesatnya pertumbuhan konsumsi konten digital di Indonesia, kehadiran platform yang mampu mengintegrasikan berbagai pilihan hiburan dalam satu aplikasi dinilai menjadi salah satu jawaban atas perubahan perilaku masyarakat. 

Bagi banyak pengguna, kemudahan mengakses berbagai tayangan tanpa perlu mengunduh banyak aplikasi menjadi nilai tambah yang semakin dicari.

Tren drama pendek diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hiburan yang praktis, fleksibel, dan dapat dinikmati kapan saja. 

Dalam kondisi tersebut, inovasi teknologi serta kemampuan menghadirkan pengalaman menonton yang nyaman akan menjadi faktor penting yang menentukan perkembangan industri hiburan digital di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Soft Launching Pacar: Estetika Romantis atau Taktik Manipulasi Berkedok Privasi?

Tren Soft Launching Pacar: Estetika Romantis atau Taktik Manipulasi Berkedok Privasi?

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:10 WIB

Benarkah Gen Z Memang Generasi yang Gampang Bosan?

Benarkah Gen Z Memang Generasi yang Gampang Bosan?

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:50 WIB

Fear of Missing Content: Tren Media Sosial yang Diam-diam Bikin Gen Z Lelah

Fear of Missing Content: Tren Media Sosial yang Diam-diam Bikin Gen Z Lelah

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 21:43 WIB

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 21:39 WIB

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Banten | Senin, 02 November 2026 | 21:38 WIB

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

News | Senin, 02 November 2026 | 21:35 WIB

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

News | Senin, 02 November 2026 | 21:32 WIB

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Bola | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

×