- Kasus promosi vape libatkan anak memicu kontroversi YouTuber Bigmo terbaru.
- Rekam jejak kontroversi YouTuber Bigmo mencakup kasus fitnah Azizah Salsha.
- Sikap kasar saat siaran langsung menambah daftar kontroversi YouTuber Bigmo.
Suara.com - YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo kembali menjadi buah bibir karena kontennya yang kontroversial.
Kali ini, Bigmo diadukan ke Polda Metro Jaya setelah diduga melibatkan anak di bawah umur dalam promosi produk liquid vape saat melakukan siaran langsung di YouTube.
Aksi Bigmo ini menuai kecaman keras karena dinilai melanggar aturan perlindungan anak dan regulasi promosi produk tembakau/rokok elektrik di ruang digital.
Kasus ini pun kini ikut dipantau oleh DPR hingga Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi).
Namun, ini bukan kali pertama Bigmo menuai kontroversi. Berikut adalah sederet rekam jejak kontroversi YouTuber Bigmo.
![Muhammad Jannah atau Bigmo. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/07/17/55302-bigmo.jpg)
1. Promosi Vape Pakai Anak Kecil di Live Streaming
Kontroversi terbaru yang menyeretnya ke jalur hukum terjadi beberapa hari sebelum 1 Agustus 2026.
Dalam potongan video yang viral, Bigmo bersama rekannya terlihat meminta sejumlah anak di bawah umur untuk menyebutkan nama produk liquid vape dalam siaran langsungnya.
Hal ini memicu amarah publik lantaran produk tersebut diperuntukkan bagi dewasa.
Bigmo dinilai memberikan contoh buruk dan memanfaatkan anak-anak untuk kepentingan komersial produk rokok elektrik.
2. Sempat Jadi Tersangka Kasus Fitnah Azizah Salsha
Jauh sebelum kasus vape ini, Bigmo pernah berurusan dengan hukum terkait kasus pencemaran nama baik.
Pada 12 Agustus 2025, selebgram Azizah Salsha (Zize) melaporkan akun YouTube Bigmo ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran fitnah perselingkuhan.
Setelah melalui proses panjang, Bigmo akhirnya ditetapkan sebagai Tersangka oleh Bareskrim Polri pada Maret 2026.
Beruntung bagi Bigmo, setelah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka pada April 2026, Azizah Salsha sepakat untuk mencabut laporan dan berdamai secara kekeluargaan.