-
Gal Gadot mengonfirmasi tidak ada pembicaraan dengan James Gunn mengenai kelanjutan perannya di DCU.
-
Gal Gadot mendukung penuh aktris baru yang ditunjuk memerankan Wonder Woman di masa depan.
-
DC Studios fokus mengembangkan film Wonder Woman baru yang ditulis oleh naskah Ana Nogueira.
Suara.com - Gal Gadot secara implisit menyuarakan perpisahannya dari karakter Wonder Woman usai mengaku tidak pernah lagi berdiskusi dengan kepemimpinan baru DC Studios. Kepastian ini mengakhiri spekulasi bertahun-tahun mengenai nasib sang aktris dalam ekosistem DC Universe (DCU) garapan James Gunn.
Pernyataan tersebut menandai titik balik penting bagi perombakan total waralaba pahlawan super DC. Tanpa komunikasi lanjut mengenai proyek masa depan, estafet kepemimpinan karakter Diana Prince dipastikan berpindah tangan.
Ruang kreatif DC Studios kini sepenuhnya fokus menggarap era baru yang mengeksklusi deretan pemeran utama era sebelumnya. Gadot sendiri telah mengalihkan fokus karirnya ke berbagai proyek film arus utama di luar genre pahlawan super.

Saat ditanya mengenai peluang kembalinya ia ke DCU, Gadot menegaskan belum ada pembicaraan spesifik dengan James Gunn maupun pihak studio. Diskusi besar terakhir yang ia ingat hanya terjadi sewaktu pimpinan studio berniat mengembangkan film ketiga Wonder Woman.
Sejak momen tersebut, Gadot tidak pernah mendapat kabar lanjutan mengenai kelanjutan perannya. Ia memilih menyampaikan pesan hangat penuh kepasrahan untuk aktris mana pun yang kelak meneruskan peran ikonik tersebut.
"Ini adalah karakter yang sangat luar biasa dan begitu dipedulikan oleh banyak orang, jadi siapa pun yang akan memerankannya nanti, saya berharap dia menikmati perjalanan luar biasa bersama karakter hebat ini. Saya sangat bersyukur diberikan kesempatan untuk memakai sepatu boot-nya dan merayakan karakter luar biasa ini serta semua hal yang diwakilinya," ujar Gal Gadot dikutip dari Screenrant, Jumat (28/8/2026).
Kemunculan terakhir Gadot sebagai pahlawan asal Themyscira tersebut terjadi melalui penampilan singkat di film Shazam! Fury of the Gods dan The Flash. Meski sempat memicu spekulasi rumor bertahan, James Gunn kemudian menegaskan bahwa adegan lintas film tersebut tidak masuk dalam kanon resmi DCU.
Klarifikasi langsung dari Gadot ini menjadi kabar resmi pertama setelah jeda tiga tahun tanpa kepastian pascamunculnya kameo tersebut. Momen ini bertepatan dengan langkah DC Studios yang mulai mengakselerasi pengembangan naskah film Wonder Woman baru garapan penulis Ana Nogueira.
Apakah Gal Gadot Akan Memerankan Karakter Lain di DCU?
Sebagian penggemar sempat berspekulasi Gadot akan mengambil peran karakter lain di DCU, mengikuti jejak Jason Momoa yang beralih memerankan Lobo. Karakter seperti Big Barda, Talia al Ghul, hingga Poison Ivy sempat disuarakan cocok dengan profil dan karisma berakting sang aktris.
Namun, ikatan emosional yang sangat kuat dengan sosok Diana Prince membuat Gadot menutup pintu untuk mengambil peran pahlawan super lain. Jadwal syuting yang padat di luar DC Studios juga memperkecil kemungkinan kolaborasi baru dalam waktu dekat.
Aktris asal Israel ini tercatat sedang disibukkan oleh berbagai proyek besar seperti film Snow White, Heart of Stone, hingga serial The Runner. Kesibukan lintas studio tersebut menandai transisi penuh fokus karirnya menjauh dari waralaba pahlawan super.
Perjalanan Gal Gadot sebagai Wonder Woman dimulai sejak debutnya dalam film Batman v Superman: Dawn of Justice pada tahun 2016. Penampilannya kala itu langsung menarik perhatian publik dan menjadi salah satu elemen paling dipuji dalam waralaba pahlawan super tersebut.
Ia kemudian membintangi dua film tunggal Wonder Woman serta hadir dalam proyek lintas pahlawan Justice League. Transformasi kepemimpinan DC Studios di bawah James Gunn pada akhirnya membawa arah kreativitas baru yang menyapu bersih jajaran pemeran lama.