Jaka Tingkir Saga, Serial Kolosal Pertama yang Lahir dari Kecerdasan Buatan

Ferry Noviandi

Kamis, 03 September 2026 | 21:21 WIB
Jaka Tingkir Saga, Serial Kolosal Pertama yang Lahir dari Kecerdasan Buatan
Serial kolosal Jaka Tingkir Saga akan dibuat sepenuhnya dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Meski begitu, para tokohnya akan menampilkan wajah aktor-aktor ternama seperti Dian Sidik, Choky Andriano, hingga Adelia Rasya. [Instagram]
baca 10 detik
  • Studio Kampanye AI meluncurkan serial Jaka Tingkir Saga: Bengawan Sore di Jakarta pada 3 September 2026.
  • Serial kolosal sepanjang 57 episode tersebut diproduksi seratus persen menggunakan teknologi Kecerdasan Buatan tanpa lokasi syuting fisik.
  • Tayangan yang dibintangi Dian Sidik dan Choky Andriano ini kini sudah dapat disaksikan melalui platform resmi.

Suara.com - Bayangkan sebuah film kolosal dengan ribuan prajurit, set kerajaan yang megah, dan medan perang yang luas, namun diproduksi tanpa satu pun kamera, tanpa lokasi syuting, bahkan tanpa seekor kuda pun di lapangan.

Hal yang terdengar mustahil ini baru saja diwujudkan oleh studio kreatif Kampanye AI melalui serial terbaru mereka, Jaka Tingkir Saga: Bengawan Sore.

Serial ini mencetak sejarah sebagai tayangan kolosal pertama di Indonesia yang diproduksi sepenuhnya, 100 persen, menggunakan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence).

Menghidupkan kembali memori kejayaan drama kolosal era 90-an, serial ini membawa napas baru bagi legenda Pajang-Jipang dengan kualitas visual yang setara layar lebar.

Menembus Batas Imajinasi Tanpa Biaya Miliaran

Dalam peluncuran perdananya di Hades VIP, Jakarta (3/9/2026), CEO Kampanye AI, Andi Sultan, mengungkapkan bahwa proyek ini adalah pembuktian besar.

Biasanya, produksi kolosal membutuhkan anggaran puluhan miliar Rupiah, ratusan kru, dan persiapan fisik yang melelahkan.

"Di sini tidak ada lokasi syuting, tidak ada set kerajaan yang dibangun, tidak ada ratusan figuran. Seluruh dunia Bengawan Sore, mulai dari pendopo Pajang hingga detail pertempuran di tepi sungai, dihasilkan sepenuhnya oleh AI," ujar Andi Sultan.

Meski menggunakan AI, sentuhan manusia tetap menjadi ruh utama. Setiap adegan diarahkan dengan pendekatan "Sinema AI", di mana sutradara tetap memegang kendali penuh atas tata kamera, pencahayaan, hingga koreografi silat yang presisi melalui ribuan instruksi visual (prompt) yang rumit.

baca juga

Wajah Familiar dalam Balutan Teknologi

Menariknya, meski diproses secara digital, serial ini tetap "dibintangi" oleh deretan aktor ternama yang wajah dan karakternya dihidupkan kembali lewat AI. 

Dian Sidik tampil gagah sebagai Jaka Tingkir, bersanding dengan Adelia Rasya sebagai Ratu Kalinyamat.

Aktor laga senior Choky Andriano tidak hanya menjabat sebagai CEO Kampanye AI, tetapi juga memerankan sang antagonis legendaris, Arya Penangsang.

Deretan nama lain seperti Dede Wijaya Pratama, Angga Candra, hingga Rianto turut memperkuat jajaran karakter dalam saga ini.

"Ini bukan sekadar remake. Ini adalah cara baru bercerita. Kami ingin generasi 90-an dan anak-anak mereka bisa menikmati legenda Nusantara dengan pengalaman visual yang benar-benar baru," ucap Choky Andriano.

57 Episode Perjalanan Menuju Takhta Pajang

Jaka Tingkir Saga: Bengawan Sore merangkum perjalanan epik seorang pemuda dari Tingkir hingga menjadi raja pertama Pajang di abad ke-16.

Penonton akan dibawa menyelami intrik politik, duka Ratu Kalinyamat, hingga duel maut yang menentukan nasib Tanah Jawa di tepi Bengawan Sore.

Sebanyak 57 episode serial ini sudah bisa dinikmati mulai hari ini melalui platform OTT Dynasty Shorts (tersedia di App Store dan Google Play) atau melalui situs resmi jakatingkir.id.

Babak Baru Industri Kreatif

Keberhasilan proyek ini menjadi sinyal hijau bagi masa depan konten lokal. Kampanye AI bahkan sudah membocorkan rencana besar berikutnya: menghidupkan kembali legenda Prabu Siliwangi dan Tutur Tinular dengan teknologi serupa.

"Kami membuktikan bahwa cerita sejarah kita tidak harus menunggu anggaran raksasa untuk bisa diproduksi secara berkualitas. Dengan AI, legenda Nusantara bisa hidup kembali secepat imajinasi kita," tutur Choky optimis.

Bagi Anda pecinta kisah kolosal, bersiaplah menyaksikan bagaimana teknologi masa depan merajut kembali sejarah masa lalu dalam satu genggaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sekadar Smart Home, LG Bangun Ekosistem AI yang Bisa Menyesuaikan Gaya Hidup

Bukan Sekadar Smart Home, LG Bangun Ekosistem AI yang Bisa Menyesuaikan Gaya Hidup

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 19:24 WIB

Tak Perlu Jago Prompt, Teman AI Bantu UMKM Ubah Masalah Jadi Aksi

Tak Perlu Jago Prompt, Teman AI Bantu UMKM Ubah Masalah Jadi Aksi

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 14:57 WIB

Laptop Tak Lagi Cuma Buat Kerja, HP Bawa AI Lebih Dalam ke OmniBook

Laptop Tak Lagi Cuma Buat Kerja, HP Bawa AI Lebih Dalam ke OmniBook

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 11:06 WIB

Bahas Regulasi Hak Cipta dan AI, Perwakilan Google Temui Wamenko Kumham Imipas

Bahas Regulasi Hak Cipta dan AI, Perwakilan Google Temui Wamenko Kumham Imipas

News | Selasa, 01 September 2026 | 19:32 WIB

AI Mulai Masuk ke Jantung Pabrik, Manufaktur Indonesia Didorong Beralih ke Industry 4.0

AI Mulai Masuk ke Jantung Pabrik, Manufaktur Indonesia Didorong Beralih ke Industry 4.0

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 16:17 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Terkini

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:51 WIB

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:50 WIB

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

5 Shio Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis Shio Babi, Mudah Datangkan Cuan

5 Shio Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis Shio Babi, Mudah Datangkan Cuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB

Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu

Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB

×