-
Serial Upin Ipin mengunggah kampanye kesehatan guna menghadapi ancaman kabut asap di Malaysia.
-
Edukasi bahaya jerebu tersebut memancing beragam komentar lucu dan permohonan maaf netizen Indonesia.
-
Klip animasi edukasi jerebu ini merupakan tayangan lama yang kembali relevan dengan kondisi terkini.
Suara.com - Unggahan edukasi pencegahan dampak kabut asap dari serial animasi Upin Ipin memicu beragam reaksi unik warganet Indonesia. Akun resmi animasi asal Malaysia tersebut membagikan panduan menjaga tubuh dari bahaya jerebu yang kini melanda kawasan Kuala Lumpur.
Tim Les' Copaque Production mengemas imbauan kesehatan lingkungan tersebut secara visual agar ramah bagi anak-anak maupun masyarakat umum. Mereka memajang gambar karakter utama yang mengenakan masker lengkap dengan lima panduan keselamatan harian.
"Mari amalkan langkah mudah untuk kekal sihat dan selamat semasa jerebu," tulis akun @upinipinofficial dalam unggahan tersebut dikutip pada Rabu (8/9/2026).

Langkah pencegahan tersebut meliputi imbauan menjauhi terik matahari, memperbanyak minum air, menguatkan imunitas, memakai masker, hingga merawat kebersihan. Rumah produksi animasi ini juga menyebarkan potongan klip video edukatif guna memperkuat pesan moral tersebut.
Cuplikan video memperlihatkan Upin beserta kawan-kawannya memakai masker saat berjalan menuju bangku sekolah. Para siswa kemudian menerima materi pembelajaran mengenai asal-usul munculnya polusi jerebu di dalam kelas.
Karakter Kak Ros membeberkan bahwa cuaca terik yang ekstrem memperparah penumpukan polusi asap di udara sekitar. Fenomena alam ini mengaburkan jarak pandang publik, memicu debu bertebaran, hingga mengundang penyakit batuk dan mata.
Penyampaian materi bahaya polusi ini tetap diselingi candaan polos khas anak-anak sekolah. Ipin sempat berseloroh menanyakan penanganan jika hujan tak kunjung turun, yang dibalas polos temannya untuk memanggil katak penyepuh hujan.
Unggahan mengenai ancaman jerebu tersebut langsung diserbu ribuan komentar dari publik pengguna media sosial asal Indonesia. Banyak dari mereka melayangkan kelakar geli karena merasa jalan cerita animasi tersebut menyinggung kondisi polusi lintas negara.
"Titik terendah kita di Roasting Upin Ipin," tulis salah seorang warganet.
Sejumlah pengguna media sosial secara terbuka mengapresiasi sindiran halus yang disampaikan lewat karya animasi kreatif tersebut.
"Animasi nya menyindir banget, tapi gpp saya suka," tulis pengguna lainnya.
Beberapa warganet bahkan menuliskan kalimat permohonan maaf karena menganggap wilayah Indonesia turut menyumbang asap ke negara tetangga.
Edukasi mengenai isu ancaman kabut asap sebenarnya bukan jalan cerita baru dalam waralaba animasi populer ini. Episod bertajuk "Bahaya Jerebu" sudah terbit beberapa tahun silam pada saluran resmi studio produksi mereka.
Manajemen sengaja menayangkan kembali klip lama tersebut karena pesan moral di dalamnya sangat relevan dengan situasi udara saat ini. Imbauan memakai masker serta membatasi giat luar rumah tetap menjadi jalan keluar utama mengatasi dampak kabut asap.