Pakai Cara Mirip di Indonesia, Malaysia Diguncang Ujaran Kebencian kepada Etnis Rohingya

Galih Prasetyo

Selasa, 08 September 2026 | 14:14 WIB
Pakai Cara Mirip di Indonesia, Malaysia Diguncang Ujaran Kebencian kepada Etnis Rohingya
Imigran etnis Rohingya saat di Pantai Leuge, Kecamatan Pereulak, Kabupaten Aceh Timur. [Dok. Antara]
baca 10 detik
  • Media MalaysiaNow melaporkan adanya kampanye kebencian terhadap pengungsi Rohingya yang disebarkan menggunakan akun palsu, bot, dan kecerdasan buatan.
  • Kampanye digital tersebut menyebarkan narasi tuduhan dan ketakutan untuk menuntut deportasi pengungsi Rohingya dari wilayah Malaysia.
  • Pola serangan informasi di Malaysia ini dinilai memiliki kemiripan dengan kampanye serupa yang terjadi di Aceh tahun 2023.

Suara.com - Gelombang konten bernada kebencian terhadap pengungsi Rohingya kembali mencuat di Malaysia.

Kampanye tersebut disebut diperkuat oleh akun palsu, bot, serta ratusan video yang diduga dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Laporan MalaysiaNow menyebut pola kampanye itu memiliki kemiripan dengan serangan informasi terhadap Rohingya di Aceh, Indonesia, pada 2023.

Saat itu, konten yang beredar di media sosial mendorong penolakan dan tuntutan agar pengungsi Rohingya diusir dari wilayah tersebut.

Kampanye digital tersebut tidak hanya menggambarkan Rohingya sebagai kelompok yang tidak berterima kasih, tetapi juga menuduh mereka membebani sumber daya dan mengancam masyarakat lokal.

Narasi semacam itu kemudian digunakan untuk mendorong tuntutan deportasi, termasuk ke Myanmar, meski kondisi keamanan di negara tersebut masih menjadi persoalan serius.

Salah satu narasi yang beredar di Malaysia menggambarkan Rohingya sebagai pendatang yang pada akhirnya akan mengambil alih wilayah masyarakat setempat.

Pengungsi Rohingya di Pantai Kuala Parek, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur. [Antara]
Pengungsi Rohingya di Pantai Kuala Parek, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur. [Antara]

Narasi tersebut bahkan membandingkan keberadaan Rohingya dengan isu permukiman dan perebutan wilayah dalam konflik Israel-Palestina.

MalaysiaNow menyebut pola narasi itu juga pernah digunakan dalam kampanye digital di Aceh.

baca juga

Sejumlah unggahan disebut berusaha membangkitkan sentimen identitas Melayu dan Muslim dengan menggambarkan Rohingya sebagai ancaman terhadap tanah, keamanan, serta masa depan masyarakat lokal.

Peneliti Palestina Muhammad Shehada sebelumnya mengidentifikasi sejumlah kesamaan mekanisme dalam perlakuan terhadap Rohingya di Myanmar dan warga Palestina.

Pertama, identitas kewarganegaraan dibangun berdasarkan kelompok etnis atau agama dominan.

Kedua, kelompok minoritas dilabeli berdasarkan identitas agama atau etnis sehingga identitas kebangsaan mereka terpinggirkan.

Ketiga, mereka digambarkan sebagai imigran ilegal meski memiliki sejarah panjang di wilayah tersebut.

Keempat, keberadaan mereka dikonstruksikan sebagai ancaman terhadap keamanan atau identitas nasional.

Pola berikutnya mencakup pengusiran dan pembatasan pergerakan, terbentuknya diaspora akibat perpindahan paksa, kekerasan oleh kelompok bersenjata maupun aktor nonnegara, serta penggunaan narasi keamanan untuk membenarkan tindakan represif.

Kemunculan kembali kampanye anti-Rohingya di Malaysia menunjukkan bagaimana isu pengungsi dapat dengan mudah dimanfaatkan dalam perang informasi.

Konten yang diproduksi secara massal, termasuk menggunakan teknologi AI dan akun buzzer berpotensi membuat narasi yang belum terverifikasi terlihat seolah-olah merupakan opini publik yang luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Komika Malaysia Terjebak di Jakarta karena Erupsi Anak Krakatau, Terpaksa ke KL dari Yogya

Cerita Komika Malaysia Terjebak di Jakarta karena Erupsi Anak Krakatau, Terpaksa ke KL dari Yogya

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:41 WIB

BMKG Rilis Cuaca Hari Ini, Waspada Hujan Lebat di Aceh-Sumut Hingga Yogyakarta

BMKG Rilis Cuaca Hari Ini, Waspada Hujan Lebat di Aceh-Sumut Hingga Yogyakarta

News | Selasa, 08 September 2026 | 07:08 WIB

Di Hadapan Warga Malaysia, Jokowi Sindir Pemimpin Harus Dengar Suara Rakyat

Di Hadapan Warga Malaysia, Jokowi Sindir Pemimpin Harus Dengar Suara Rakyat

News | Senin, 07 September 2026 | 21:29 WIB

Aksi Tak Biasa Wanita Jakarta kepada Warga Malaysia Saat Erupsi Anak Krakatau Viral di Negeri Jiran

Aksi Tak Biasa Wanita Jakarta kepada Warga Malaysia Saat Erupsi Anak Krakatau Viral di Negeri Jiran

News | Senin, 07 September 2026 | 21:15 WIB

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

News | Senin, 07 September 2026 | 20:52 WIB

Terkini

Maria Kristin Bongkar Kriteria Peraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026: Kalah Masih Bisa Lolos

Maria Kristin Bongkar Kriteria Peraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026: Kalah Masih Bisa Lolos

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 10:35 WIB

Ketika Cinta Bertemu Realitas: Ulasan Film Before Sunset yang Mengiris Hati

Ketika Cinta Bertemu Realitas: Ulasan Film Before Sunset yang Mengiris Hati

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:35 WIB

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

×