Perselingkuhan Benjamin Netanyahu dengan Konsultan Politik Terbongkar Usai 33 Tahun Tertutup

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 13 September 2026 | 09:26 WIB
Perselingkuhan Benjamin Netanyahu dengan Konsultan Politik Terbongkar Usai 33 Tahun Tertutup
Ruth Bar akhirnya bicara soal skandal 1993 dan perjalanan awal politik Benjamin Netanyahu. (Yerusalem Post)
baca 10 detik
  • Ruth Bar buka suara pertama kali setelah 33 tahun skandal perselingkuhannya dengan Netanyahu.

  • Rekaman video pemerasan yang memicu pengakuan terbuka Netanyahu di televisi ternyata tidak pernah ada.

  • Ruth Bar merilis buku Brain Under the Influence yang mengulas analisis psikologi politik Israel.

Suara.com - Ruth Bar akhirnya memecahkan kesenyapan selama 33 tahun terkait hubungan gelap dan relasi profesionalnya dengan Benjamin Netanyahu. Mantan penasihat strategi tersebut membeberkan naluri politik awal sang Perdana Menteri Israel yang telah terlihat sejak awal kariernya.

Pengakuan ini berakar dari drama siaran langsung televisi pada 14 Januari 1993 saat Netanyahu secara terbuka mengakui perselingkuhan dia. Ruth Bar saat itu menjadi sosok konsultan politik yang berada di balik pusat kampanye perebutan kepemimpinan Partai Likud.

Keberanian Ruth Bar keluar dari ruang anonimitas ini bertepatan dengan peluncuran buku karya terbarunya setebal 600 halaman. Rekam jejak risetnya memberikan sudut pandang tajam mengenai karakter politik Netanyahu yang dibentuk sejak puluhan tahun lalu.

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir melakukan tindakan provokasi dengan memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur. [Tangkap layar X]
Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir melakukan tindakan provokasi dengan memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur. [Tangkap layar X]

Persaingan sengit internal Likud pasca-kekalahan Yitzhak Shamir pada Pemilu 1992 menjadi latar belakang utama mencuatnya skandal ini. Dikutip dari Yerusalem Post, Netanyahu yang datang sebagai figur luar bergaya politik ala Amerika dipandang sebagai ancaman besar oleh para elit lama partai.

Gaya politik baru tersebut membuat para pesaing politiknya terkejut karena popularitas Netanyahu melonjak sangat cepat. Eskalasi konflik internal memuncak saat sebuah ancaman rekaman video perselingkuhan dikirimkan kepada istri Netanyahu, Sara.

Netanyahu mengambil keputusan ekstrem dengan mendahului ancaman pemeras melalui pengakuan terbuka di saluran Channel 1. Di hadapan seluruh warga Israel, ia mengakui perbuatannya sekaligus menuduh lawan politiknya melakukan upaya pemerasan haram.

Fakta sejarah mencatat bahwa rekaman video yang diancamkan tersebut sebenarnya tidak pernah ada di dunia nyata. Kepanikan Netanyahu merespons gertakan kosong itu justru mendorongnya melakukan pengakuan di media nasional yang memicu kegemparan publik.

Dampak pengakuan tersebut sempat membuat Netanyahu diusir dari rumah oleh istrinya sebelum akhirnya ia diizinkan kembali. Sementara itu, Ruth Bar memilih menghilang dari sorotan media digital dan melanjutkan profesinya sebagai psikolog serta konsultan merek.

Karier profesional Ruth Bar terus berkembang dengan menangani berbagai tokoh politik penting serta korporasi besar di Israel. Ia juga menghabiskan waktu bertahun-tahun meriset formula psikologi yang memengaruhi mekanisme pengambilan keputusan manusia saat memilih produk atau kandidat politik.

baca juga

Buku terbarunya yang berjudul Brain Under the Influence tidak hanya mengupas teori ilmiah, tetapi juga menganalisis dinamika kampanye politik. Pengalaman mendampingi Netanyahu di masa awal memberikan pemahaman mendalam mengenai benih-benih gaya kepemimpinannya saat ini.

Di luar pusaran skandal politik, kehidupan pribadi Ruth Bar menyimpan perjuangan ketahanan diri yang sangat berat bersama suaminya, Dr. Shmuel Bar. Pernikahan mereka tetap bertahan melewati guncangan masa lalu serta cobaan berat kehilangan dua dari tiga anak mereka akibat kecelakaan.

Refleksi atas perjalanan hidup dan dinamika hubungan profesionalnya kini diungkapkan secara jujur kepada publik. Mengenai keberhasilan rumah tangganya yang selamat dari trauma masa lalu, Ruth Bar memberikan pengakuan jujurnya.

"Terutama berkat suami saya," ujar Ruth Bar saat mengenang masa-masa sulit dalam hidupnya.

Latar belakang peristiwa ini bermula dari kontestasi politik Likud tahun 1993 yang menjadi titik balik karier Netanyahu. Pengakuan perselingkuhan di televisi yang awalnya diprediksi akan menghancurkan kariernya justru menjadi bagian dari taktik politik jangka panjangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Bangkok Protes WN Israel Diduga Caplok Lahan di Thailand

Warga Bangkok Protes WN Israel Diduga Caplok Lahan di Thailand

News | Jum'at, 11 September 2026 | 09:31 WIB

Eks Kasat Reskrim Jakpus Dilaporkan soal Dugaan Pemalsuan Identitas dan Perselingkuhan

Eks Kasat Reskrim Jakpus Dilaporkan soal Dugaan Pemalsuan Identitas dan Perselingkuhan

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:43 WIB

Adidas Minta Maaf Eks Tentara Israel Difabel Jadi Bintang Iklan Single Shoe

Adidas Minta Maaf Eks Tentara Israel Difabel Jadi Bintang Iklan Single Shoe

News | Rabu, 09 September 2026 | 12:40 WIB

Terkini

Dari Jawa Tengah, MTQ Nasional XXXI Pancarkan Kedamaian dan Pererat Kebersamaan

Dari Jawa Tengah, MTQ Nasional XXXI Pancarkan Kedamaian dan Pererat Kebersamaan

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:17 WIB

4 Serum Bioaqua untuk Anti-Aging di Bawah Rp30 Ribu, Wajah Kencang Awet Muda

4 Serum Bioaqua untuk Anti-Aging di Bawah Rp30 Ribu, Wajah Kencang Awet Muda

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 09:15 WIB

Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang

Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 09:10 WIB

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 09:08 WIB

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:05 WIB

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 09:00 WIB

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:45 WIB

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 08:40 WIB

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:25 WIB

×