Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

M Nurhadi

Senin, 14 September 2026 | 07:54 WIB
Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
SKNC singkatan dari Simbang Kulon Night Carnival yang viral di media sosial [Ist]
baca 10 detik
  • Simbang Kulon Night Carnival 2026 di Kabupaten Pekalongan pada Kamis menuai polemik karena menampilkan ritual pemujaan setan.
  • Acara tersebut menampilkan adegan teatrikal penyembelihan kambing hidup hingga berdarah serta penggunaan atribut pentagram terbalik di jalanan.
  • Dampak acara memicu insiden pengeroyokan pemuda dan kematian seorang talent pengena kostum iblis raksasa berinisial AF.

Suara.com - Gelaran Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di wilayah Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, berujung pada polemik panjang di tengah masyarakat.

Acara karnaval malam yang diselenggarakan pada Kamis (10/9/2026) tersebut menuai sorotan tajam dan viral di media sosial lantaran dinilai menampilkan properti serta adegan yang sangat identik dengan ritual pemujaan setan atau Satanic.

Istilah SK Night Pekalongan NU kini ramai diperbincangkan oleh warganet. Kritik keras mengalir deras mengingat wilayah Simbang Kulon selama ini dikenal sebagai kawasan yang menjunjung tinggi nilai agama dan merupakan salah satu basis kuat jemaah Nahdlatul Ulama (NU).

Melansir berbagai sumber, SKNC sendiri disebut sebagai salah satu perayaan Maulid Nabi Muhammad sekaligus menjadi bagian dari rangkaian khitanan massal ke-61.

Banyak pihak menyayangkan bagaimana konsep bernuansa gelap tersebut bisa lolos untuk dipertontonkan di ruang publik, meskipun bukan aksi benar-benar berkaitan satanisme, namun teatrikal menyerupai pemujaan satanic ini menuai kritik.

Saking ramainya, sejumlah netizen menyandingkan insiden ini dengan kontroversi karnaval di Brazil yang juga kerap memamerkan simbol-simbol kelam.

Teatrikal Pemenggalan dan Simbolisme Gelap

Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar luas, parade SKNC 2026 menampilkan deretan talent yang mengenakan karakter dan kostum menyeramkan.

Salah satu sorotan utama jatuh pada sosok berkostum iblis raksasa yang membawa obor serta replika kitab berlambangkan mata satu yang kerap diidentikkan dengan sosok Dajjal.

baca juga

Puncak kontroversi terjadi saat panitia menyuguhkan adegan teatrikal yang memicu perdebatan publik, yakni teatrikal penyembelihan seekor kambing hidup di tengah pertunjukan. Belakangan diketahui bahwa kepala kambing bukanlah disembelih langsung melainkan hanya teatrikal.

Atribut karnaval di lokasi juga dipenuhi dengan ornamen kelam seperti Pentagram Terbalik (Inverted Pentagram). Secara penelusuran sejarah, lambang bintang lima (pentagram) pada era Mesopotamia dan Yunani Kuno sejatinya bermakna pergerakan planet.

Namun, pemaknaan ini berubah drastis pada tahun 1855 ketika okultis asal Prancis, Éliphas Lévi, secara sengaja mengaitkan bintang terbalik tersebut dengan representasi entitas gelap dan makhluk berkepala kambing, Baphomet.

Simbolisme ini makin melekat kuat dengan kejahatan modern setelah Anton LaVey, tokoh pendiri Gereja Setan pada tahun 1966, mengadopsi modifikasi okultisme Lévi menjadi lambang resmi aliran sesatnya yang kini dikenal dunia sebagai Sigil of Baphomet.

Kematian Talent dan Insiden Kekerasan Post-Karnaval

Kontroversi SKNC 2026 tidak berhenti pada perdebatan konsep acara semata, melainkan merembet pada rentetan insiden nahas.

Salah satu talent karnaval berinisial AF (40 tahun), yang diketahui merupakan warga asli Simbang Kulon pengena kostum iblis berukuran raksasa, dikabarkan meninggal dunia, meski kabar ini belum dikonfirmasi kebenarannya. 

Tragedi lain turut mewarnai malam usai pagelaran karnaval dihentikan. Seorang pemuda yang sehari-harinya berprofesi sebagai pedagang dilaporkan menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok massa yang tak dikenal.

Insiden tindak pidana kekerasan ini terjadi saat korban sedang dalam perjalanan pulang usai menjajakan dagangannya di sekitar area SKNC 2026.

Dilansir berbagai sumber, pengeroyokan tersebut diduga kuat dipicu oleh kesalahpahaman dan adu mulut di jalanan yang kemudian memanas menjadi aksi main hakim sendiri.

Pihak kepolisian masih berupaya memetakan kronologi awal dan mencari tahu identitas komplotan pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yoo Ah In Resmi Comeback Lewat Film Okultisme Baru Garapan Sutradara Exhuma

Yoo Ah In Resmi Comeback Lewat Film Okultisme Baru Garapan Sutradara Exhuma

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Saksi Sidang Sebut Uang OPD Buat THR Timses, Fadia Bantah: ASN Dapat, Saya Malah Nombok

Saksi Sidang Sebut Uang OPD Buat THR Timses, Fadia Bantah: ASN Dapat, Saya Malah Nombok

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Terkuak di Sidang! Saksi Ngaku Setor Rp60 Juta ke Wakil Ketua DPRD Pekalongan Demi Jabatan

Terkuak di Sidang! Saksi Ngaku Setor Rp60 Juta ke Wakil Ketua DPRD Pekalongan Demi Jabatan

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:41 WIB

Terkini

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:51 WIB

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:50 WIB

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

×