Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Farah Nabilla

Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB
Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
Maudy Ayunda. [Instagram]
baca 10 detik
  • Maudy Ayunda dikritik netizen dan disebut tidak peka setelah konten YouTube mindfulness miliknya kembali viral pada September 2026.
  • Latar belakang pendidikan elit dan statusnya sebagai penerima beasiswa LPDP turut disorot serta dikaitkan dengan tanggung jawab moral publik figur.
  • Maudy Ayunda akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah kontennya dinilai mengabaikan hak istimewa masyarakat dalam menghadapi berita buruk.

Kritik kemudian berkembang menjadi tudingan bahwa Maudy kurang peka atau tone deaf terhadap realitas yang dialami masyarakat.

Salah satu pengguna X bahkan menyatakan akan berhenti mengikuti Maudy karena menilai sang artis tidak lagi menyebarkan positivity dan justru dianggap tidak peka.

4. Latar belakang Maudy ikut disorot
Kontroversi tidak berhenti pada isi video. Latar belakang pendidikan dan pengalaman Maudy dalam berbagai kegiatan sosial turut disinggung oleh netizen.

Posisi Maudy sebagai figur publik dengan jumlah pengikut besar juga menjadi salah satu alasan kritik tersebut muncul.

Menurut sejumlah netizen, seseorang dengan platform besar dinilai memiliki kesempatan untuk ikut menyuarakan persoalan yang sedang dihadapi masyarakat.

Kritik terhadap Maudy Ayunda kemudian tidak hanya berkaitan dengan isi konten mindfulness yang kembali viral. Latar belakang pendidikan Maudy juga ikut menjadi perhatian masyarakat.

Maudy dikenal memiliki rekam jejak pendidikan di sejumlah universitas bergengsi dunia. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah di Jakarta, ia melanjutkan studi S1 Philosophy, Politics and Economics (PPE) di University of Oxford.

Setelah lulus dari Oxford, Maudy kemudian diterima di dua universitas ternama di Amerika Serikat, yakni Harvard University dan Stanford University. Ia akhirnya memilih Stanford University untuk melanjutkan pendidikan master dan menjalani program joint degree hingga memperoleh gelar Master of Business Administration (MBA) serta Master of Arts (MA).

Pendidikan S2 tersebut ditempuh Maudy dengan dukungan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Informasi mengenai status Maudy sebagai penerima LPDP juga kembali menjadi pembahasan publik ketika polemik terkait para penerima beasiswa tersebut ramai diperbincangkan.

baca juga

Latar belakang inilah yang membuat sebagian netizen memberikan sorotan lebih tajam ketika Maudy membahas cara menghadapi derasnya berita buruk dan menjaga kesehatan diri melalui mindfulness.

Bagi sebagian masyarakat, pendidikan Maudy di bidang yang bersinggungan dengan politik, ekonomi, pendidikan, serta pengalaman memperoleh beasiswa LPDP membuat mereka berharap figur publik tersebut memiliki kepekaan terhadap persoalan sosial yang sedang terjadi.

Terlebih, LPDP merupakan program beasiswa pemerintah yang menggunakan dana publik untuk mendukung pendidikan masyarakat Indonesia. Karena itu, muncul pula komentar dari netizen yang mengaitkan pengalaman Maudy sebagai penerima beasiswa dengan tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi kembali kepada masyarakat.

5. Kenapa Maudy disebut "tak napak tanah"?
Istilah "tak napak tanah" dalam kontroversi ini muncul sebagai bentuk kritik netizen terhadap persepsi bahwa Maudy dianggap kurang membumi atau kurang memahami kondisi masyarakat secara langsung.

Sementara itu, tudingan tone deaf merujuk pada anggapan bahwa pernyataan seseorang kurang sensitif terhadap situasi yang sedang dirasakan kelompok lain.

Namun, penting dicatat bahwa Maudy dalam video tersebut tidak secara eksplisit mengatakan masyarakat harus berhenti peduli terhadap persoalan sosial.

Sebaliknya, ia berbicara mengenai cara tetap peduli tanpa membiarkan arus berita negatif membuat seseorang merasa terus-menerus terbebani.

Perbedaan penafsiran terhadap pesan inilah yang kemudian membuat video tersebut memicu perdebatan.

6. Maudy Ayunda akhirnya meminta maaf
Setelah mendapat kritik luas, Maudy Ayunda akhirnya memberikan respons dan menyampaikan permintaan maaf.

Permintaan maaf tersebut menjadi bagian penting dari polemik karena Maudy mengakui adanya kemungkinan pesan dalam kontennya diterima berbeda dari maksud awal.

"Being able to step away from the news is itself a privilege. Tidak semua orang punya pilihan itu, terutama ketika apa yang terjadi berdampak langsung pada kehidupan, keluarga, pekerjaan, atau komunitasnya. Aku minta maaf karena bagian ini belum cukup aku refleksikan di videonya," kata Maudy.

“Terima kasih untuk teman-teman yang sudah meluangkan waktunya untuk mengingatkanku dan menambahkan perspektif menjadi lebih luas dan lebih dalam. Aku dengar dan aku hargai feedbacknya. Aku mendengarkan dan aku belajar dari ini," lanjutnya.

Maudy kemudian menjelaskan kembali konteks pembicaraan mengenai mindfulness dan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Tone Deaf Bukan Sekadar Label: Politik Punya Andil Besar dalam Hidup Kita

Tone Deaf Bukan Sekadar Label: Politik Punya Andil Besar dalam Hidup Kita

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda

Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Sepi Penonton, Film Para Perasuk Dikritik Gara-Gara Casting Kurang Ndeso

Sepi Penonton, Film Para Perasuk Dikritik Gara-Gara Casting Kurang Ndeso

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 08:40 WIB

Ulasan Film Para Perasuk: Menggali Sisi Gelap Manusia Lewat Ritual Budaya

Ulasan Film Para Perasuk: Menggali Sisi Gelap Manusia Lewat Ritual Budaya

Your Say | Kamis, 23 April 2026 | 15:43 WIB

Terkini

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

5 Shio Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis Shio Babi, Mudah Datangkan Cuan

5 Shio Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis Shio Babi, Mudah Datangkan Cuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB

Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu

Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB

Statistik Jay Idzes Saat Sassuolo Bungkam Juventus Lewat Laga Dramatis

Statistik Jay Idzes Saat Sassuolo Bungkam Juventus Lewat Laga Dramatis

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:34 WIB

6 Kandungan Lipid Kompleks Terbaik dalam Moisturizer Mature Skin

6 Kandungan Lipid Kompleks Terbaik dalam Moisturizer Mature Skin

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:24 WIB

Harga Bitcoin Cs Ambruk, Indeks CFX10 Turun 0,35 Persen

Harga Bitcoin Cs Ambruk, Indeks CFX10 Turun 0,35 Persen

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:24 WIB

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:13 WIB

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

×