- Gelombang boikot terhadap Raffi Ahmad muncul setelah kehadirannya dalam Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 menuai kritik.
- Dampaknya terlihat pada RANS Carnival dan berakhirnya kontrak Raffi sebagai brand ambassador salah satu merek cat besar.
- Publik kembali menyoroti tarif endorsement, pekerjaan promosi, dan kekayaan Raffi Ahmad.
Suara.com - Nama Raffi Ahmad sedang menjadi sorotan setelah muncul gelombang boikot yang menyeret sejumlah bisnis dan kerja samanya dengan berbagai pihak.
Kontroversi ini mencuat usai suami Nagita Slavina itu menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 yang menuai kritik publik.
Dampaknya mulai terlihat pada sejumlah kegiatan bisnis yang melibatkan Raffi Ahmad. Beberapa musisi dan pelaku UMKM bahkan memutuskan mundur dari acara RANS Carnival yang digelar di Sleman, Yogyakarta, pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Sorotan terhadap Raffi Ahmad semakin meluas setelah sebuah brand cat besar menyatakan tidak lagi memiliki kontrak kerja sama dengannya sebagai brand ambassador (BA).
"Terima kasih atas perhatian dan pertanyaannya. Saat ini, Nippon Paint sudah tidak memiliki kontrak Brand Ambassador dengan Bapak Raffi Ahmad," tulis Nippon Paint melalui akun Threads resmi mereka, @nipponpaintindo, dilansir pada Selasa, 3 November 2026.
"Materi promosi yang masih terlihat sedang dalam proses penyesuaian dan pelepasan bertahap. Kami tetap berkomitmen menghadirkan produk dan layanan pengecatan berkualitas bagi masyarakat Indonesia. Terima kasih atas pengertiannya!" tegasnya.
Pernyataan tersebut kemudian menarik perhatian publik, terutama karena Raffi sebelumnya dikenal sebagai salah satu selebritas dengan tarif kerja sama komersial yang fantastis.
Lalu, berapa sebenarnya tarif Raffi Ahmad ketika menjadi brand ambassador atau menerima tawaran promosi dari sebuah perusahaan?
Selain tarif endorsement dan pekerjaan sebagai pembawa acara, kekayaan Raffi Ahmad juga menarik untuk diketahui di tengah berbagai kontroversi yang sedang dihadapinya.
Berapa Tarif Raffi Ahmad Jadi BA?
![Raffi Ahmad bersama Hotman Paris menggelar konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis, 11 Juni 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/11/38119-raffi-ahmad.jpg)
Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai besaran bayaran Raffi Ahmad sebagai brand ambassador.
Namun, tarif Raffi Ahmad untuk pekerjaan endorsement dan menjadi pembawa acara pernah menjadi perbincangan karena disebut mencapai angka fantastis.
Mengutip pemberitaan pada 31 Agustus 2024, seorang warganet pernah membocorkan tarif endorsement Raffi Ahmad melalui akun media sosial @rans_daily_update.
Dalam unggahan tersebut, seorang warganet bernama Nica mengaku pernah menghitung pembayaran Raffi ketika menghadiri pembukaan sebuah restoran.
Menurut pengakuan tersebut, Raffi Ahmad disebut menerima bayaran sebesar Rp200 juta untuk satu jam makan di acara grand opening restoran.
Angka ini tentu menarik perhatian karena hanya dalam waktu satu jam, nominal tersebut disebut setara dengan harga sebuah mobil baru.
Meski demikian, informasi tersebut merupakan pengakuan warganet yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.
Selain endorsement, bayaran Raffi sebagai pembawa acara atau MC juga pernah terungkap dalam sebuah perbincangan.
Dalam pemberitaan pada 20 Juli 2024, Raffi disebut pernah menyebut angka Rp5,5 miliar untuk sekali menjadi MC.
Angka tersebut muncul ketika Raffi Ahmad berbincang dengan pengusaha Rudi Salim. Saat Rudi menyinggung bahwa tarif MC Raffi Ahmad mencapai Rp5 miliar, ia justru mengoreksinya menjadi Rp5,5 miliar.
Bayaran tersebut disebut berlaku untuk sekali tampil atau sekitar 45 menit.
Namun, Raffi juga menjelaskan bahwa honor MC tidak selalu sebesar angka tersebut karena tarifnya bergantung pada acara yang mengundangnya. Ada pula pekerjaan yang hanya memberikan bayaran ratusan juta rupiah.
Dengan demikian, angka Rp200 juta untuk endorsement dan Rp5,5 miliar untuk MC dapat menjadi gambaran mengenai besarnya nilai komersial Raffi Ahmad.
Namun, kedua angka tersebut tidak bisa langsung dijadikan patokan tarif kontraknya sebagai brand ambassador karena setiap kerja sama memiliki kesepakatan dan cakupan pekerjaan yang berbeda.
Seberapa Kaya Raffi Ahmad?

Di tengah kontroversi yang menyeret namanya, harta kekayaan Raffi Ahmad juga kembali menjadi perhatian publik.
Apalagi, ia kini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni sehingga memiliki kewajiban menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Mengutip data LHKPN, Raffi Ahmad melaporkan total kekayaan bersih sebesar Rp1.146.887.725.636 atau sekitar Rp1,14 triliun. Laporan tersebut diumumkan KPK pada 30 Maret 2026.
Kekayaan tersebut berasal dari berbagai kategori aset, mulai dari tanah dan bangunan, kendaraan, surat berharga, hingga kas dan setara kas. Berikut rincian harta kekayaan Raffi Ahmad berdasarkan laporan tersebut:
1. Tanah dan bangunan: Rp562.896.000.000. Aset ini menjadi salah satu penyumbang terbesar kekayaan Raffi Ahmad. Properti yang dilaporkan tersebar di sejumlah wilayah, seperti Jakarta Selatan, Depok, Tangerang, Makassar, Bandung Barat, dan Bali.
2. Alat transportasi dan mesin: Rp68.392.900.000. Raffi melaporkan kepemilikan berbagai kendaraan, termasuk mobil mewah Rolls-Royce Phantom, Ferrari F8 Spider, serta sepeda motor BMW M 1000 RR.
3. Harta bergerak lainnya: Rp48.628.019.440. Kategori ini mencakup berbagai aset bergerak lain yang tercatat dalam laporan kekayaannya.
4. Surat berharga: Rp527.173.187.762. Nilai surat berharga yang dimiliki Raffi Ahmad mencapai lebih dari Rp527 miliar.
5. Kas dan setara kas: Rp59.125.135.164. Jumlah ini mencakup uang tunai dan simpanan yang dilaporkan dalam kategori kas dan setara kas.
6. Harta lainnya: Rp10.996.614.974. Selain kategori aset di atas, terdapat harta lainnya yang nilainya mencapai lebih dari Rp10,9 miliar.
Jika seluruh aset tersebut dijumlahkan, totalnya mencapai Rp1.277.211.857.340. Namun, Raffi Ahmad juga melaporkan utang sebesar Rp130.324.131.704 sehingga kekayaan bersihnya tercatat sekitar Rp1,14 triliun.
Angka tersebut merupakan nilai kekayaan yang dilaporkan melalui LHKPN, bukan perkiraan nilai bisnis RANS atau pendapatan Raffi Ahmad dari seluruh pekerjaan hiburannya.
Dengan demikian, data ini memberikan gambaran mengenai aset dan kewajiban yang dilaporkan Raffi dalam kapasitasnya sebagai pejabat publik.