Suara.com - Dosen Kesehatan Lingkungan, Djamaluddin Ramlan, menunjukan batu bata yang terbuat dari sampah organik, di Poltekes Semarang Kampus Baturraden, Banyumas, Jateng, Selasa (14/01). Djamaluddin mengolah sampah organik menjadi batu bata dan paving blok yang bisa menahan beban maksimum mencapai tiga ton dan mempunyai daya resap air hingga 50 persen untuk setiap bloknya. [ANTARA FOTO/Idhad Zakaria]