Suara.com - Finalis Puteri Indonesia 2026 perwakilan Provinsi Bali, Victoria Veronica Titisari Kosasieputri menampilkan kemampuannya bermain piano saat ditemui di Jakarta, Senin (16/3/2026).
Victoria Kosasie membawa misi khusus saat melangkah sebagai finalis Puteri Indonesia 2026 perwakilan Bali. Seniman muda itu memperkenalkan advokasi bertajuk kemBALIkeSENI, sebuah inisiatif yang lahir dari perjalanan pribadinya di dunia seni sekaligus kepedulian terhadap keberlanjutan budaya Bali.
Perjalanan Victoria di dunia seni ditempa melalui pendidikan internasional. Ia meraih gelar Bachelor of Arts (Honours) in Fine Art dari Central Saint Martins di University of the Arts London, lalu melanjutkan studi Master of Arts in Contemporary Art Practice di Royal College of Art, salah satu institusi seni terkemuka di dunia.
Pengalaman belajar dan berkarya di lingkungan seni global membentuk perspektifnya tentang pentingnya ekosistem seni yang sehat dan berkelanjutan. Bagi Perempuan yang akrab disapa Vicky ini, seniman tidak hanya menciptakan karya, tetapi juga menjadi penjaga warisan budaya yang hidup di tengah masyarakat.
Berangkat dari latar belakang tersebut, ia menggagas kemBALIkeSENI sebagai ruang yang mempertemukan seniman, galeri, institusi seni, hingga generasi muda. Program ini juga mendorong kegiatan seperti open studio dan dialog publik untuk memperluas apresiasi masyarakat terhadap karya seni.
Melalui advokasi itu, Victoria ingin menegaskan bahwa seni Bali bukan sekadar simbol budaya yang dikagumi dunia. Di baliknya ada para seniman yang terus berkarya dan menjaga tradisi tetap hidup, sehingga ekosistem seni perlu didukung bersama agar dapat berkembang secara berkelanjutan. [Suara.com/Alfian Winanto]