Suara.com - Polisi menunjukkan tersangka beserta barang bukti saat rilis ungkap kasus peredaran atau penyalahgunaan obat-obatan terlarang di Makopolres Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa (16/6/2020). Satresnarkoba Polres Banjar menangkap dua tersangka pengedar obat berbahaya melalui aplikasi online, dengan mengamankan barangbukti berupa 220 butir obat jenis Hexymer, 157.000 butir pil Y warna putih, 49.000 butir obat hexymer, 38.000 butir pil DMP warna kuning, 10.450 butir pil Truhexyphenidyl 2 Mg, 3.060 pil Tramadol 50 Mg, 60 butir pil Xanax, 10 butir pil Riklona, 20 butir pil Diazepam, 18 butir pil Alprazolam. [ANTARA FOTO/Adeng Bustomi]
Polisi Ungkap Peredaran Obat-Obatan Terlarang Melalui Aplikasi Online
Oke Atmaja Suara.Com
Selasa, 16 Juni 2020 | 14:31 WIB
Cari Tahu
Kumpulan Kuis Menarik
BERITA TERKAIT
Kasus Sama Berulang, Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka karena Dianggap Aniaya Pelaku
05 Februari 2026 | 15:03 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI
Foto | 18:13 WIB
Foto | 17:03 WIB
Foto | 16:36 WIB
Foto | 18:51 WIB
Foto | 18:39 WIB