facebook

Terapis Pijat dan Pemandu Karaoke Geruduk Balai Kota DKI

Oke Atmaja | Angga Budiyanto
Sejumlah massa yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) membentangkan poster saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (21/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah massa yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) membentangkan poster saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (21/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Aksi tersebut meminta solusi dan perhatian dari pemerintah terkait usaha hiburan yang masih ditutup selama 4 bulan lamanya karena pandemi COVID-19

Suara.com - Sejumlah pekerja sektor usaha hiburan seperti terapis pijat, pemandu karaoke, hingga diskotek menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (21/7/2020). Aksi yang diberi nama 'Aksi Damai Aliansi Karyawan Hiburan dan Pengusaha Hiburan Jakarta' tersebut meminta solusi dan perhatian dari pemerintah terkait usaha hiburan yang masih ditutup selama 4 bulan lamanya karena pandemi COVID-19.

Dalam aksinya, mereka menyebut Pemerintah tidak pernah memberikan solusi yang jelas, padahal mereka (pengusaha dan karyawan hiburan) sangat siap dan proaktif dalam menjalankan protokol kesehatan.

Puluhan ribu karyawan sudah menjadi pengangguran serta mengalami kesusahan pada keluarganya seperti tidak sanggup membayar sewa kontrak rumah, diusir dari kontrakan, tidak mampu membayar sekolah anak serta melunasi sejumlah cicilan. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Komentar