Kasus Penyebaran Informasi Bohong, Anji Diperiksa Polisi

Ferry Noviandi | Evi Ariska
Penyanyi Anji menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (10/8/2020) terakit kasus dugaan penyebaran berita bohong. Anji dilaporkan oleh Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alidid terkait video Hadi Pranoto soal ramuan Covid-19, yang diunggah di channel YouTube milik Anji, Anji Manji. [Evi Ariska/Suara.com]
Penyanyi Anji menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (10/8/2020) terakit kasus dugaan penyebaran berita bohong. Anji dilaporkan oleh Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alidid terkait video Hadi Pranoto soal ramuan Covid-19, yang diunggah di channel YouTube milik Anji, Anji Manji. [Evi Ariska/Suara.com]

Suara.com - Penyanyi Anji mendatangi Polda Metro Jaya, Senin (10/8/2020) sekitar pukul 10.15 WIB. Kedatangan penyanyi 41 tahun ini dalam rangka untuk menjalani pemeriksaan sebagai terlapor, atas kasus dugaan penyebaran informasi bohong terkait obat virus corona atau Covid-19.

Anji datang bersama pengacaranya. Pemilik nama asli Erdian Aji Prihartanto ini datang dengan penampilan kemeja hitam yang dibalut dengan jaket jeans dan kupluk yang menutupi kepalanya. Pelantun "Dia" ini juga menutup wajahnya dengan masker.

Tiba di Polda Metro Jaya, Anji terlihat santai. Ia bahkan memberikan senyum kepada wartawan yang telah menunggunya. Ia pun menyatakan kesiapannya menjalani pemeriksaan kepada media.

"Siap. Iya nanti habis ini (pemeriksaan) kita kasih keterangan," kata Anji.

Seperti diketahui, Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alidid melaporkan Anji dan Hadi Pranoto ke Polda Metro Jaya, Senin (3/8/2020). Muannas melaporkan Anji dan Hadi terkait video pernyataan Hadi soal obat Covid-19, yang diunggah di channel YouTube milik Anji, Dunia Manji.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS