Melihat Kondisi Rumah Sakit Anak di Kyiv Ukraina

Oke Atmaja

Minggu, 06 Maret 2022 | 10:00 WIB
  • Seorang pasien anak-anak duduk di bangku medis di ruang bawah tanah rumah sakit anak pusat Kyiv, sebelum pasien dan keluarga mereka akan dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
    Seorang pasien anak-anak duduk di bangku medis di ruang bawah tanah rumah sakit anak pusat Kyiv, sebelum pasien dan keluarga mereka akan dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
  • Seorang pasien anak-anak dan ibunya duduk di sebelah barang-barang mereka di rumah sakit anak-anak pusat Kyiv sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
    Seorang pasien anak-anak dan ibunya duduk di sebelah barang-barang mereka di rumah sakit anak-anak pusat Kyiv sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
  • Orang tua dan anak-anak mereka yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv mengumpulkan barang-barang sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
    Orang tua dan anak-anak mereka yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv mengumpulkan barang-barang sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
  • Orang tua dan anak-anak mereka yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv mengumpulkan sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman, di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
    Orang tua dan anak-anak mereka yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv mengumpulkan sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman, di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
  • Orang tua dan anak-anak mereka yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv mengumpulkan barang-barang sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
    Orang tua dan anak-anak mereka yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv mengumpulkan barang-barang sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
  • Orang Tua dan Anak-anak yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv menunggu barang bawaannya sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
    Orang Tua dan Anak-anak yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv menunggu barang bawaannya sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
  • Seorang anak yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv memegang mainannya saat dia berdiri dengan barang-barang keluarganya dievakuasi dari rumah sakit ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
    Seorang anak yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv memegang mainannya saat dia berdiri dengan barang-barang keluarganya dievakuasi dari rumah sakit ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
  • Prajurit dari tim khusus polisi medis berjaga di luar rumah sakit anak pusat Kyiv, selama evakuasi pasien ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
    Prajurit dari tim khusus polisi medis berjaga di luar rumah sakit anak pusat Kyiv, selama evakuasi pasien ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
  • Seorang pasien anak-anak duduk di bangku medis di ruang bawah tanah rumah sakit anak pusat Kyiv, sebelum pasien dan keluarga mereka akan dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
  • Seorang pasien anak-anak dan ibunya duduk di sebelah barang-barang mereka di rumah sakit anak-anak pusat Kyiv sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
  • Orang tua dan anak-anak mereka yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv mengumpulkan barang-barang sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
  • Orang tua dan anak-anak mereka yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv mengumpulkan sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman, di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
  • Orang tua dan anak-anak mereka yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv mengumpulkan barang-barang sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
  • Orang Tua dan Anak-anak yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv menunggu barang bawaannya sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
  • Seorang anak yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv memegang mainannya saat dia berdiri dengan barang-barang keluarganya dievakuasi dari rumah sakit ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
  • Prajurit dari tim khusus polisi medis berjaga di luar rumah sakit anak pusat Kyiv, selama evakuasi pasien ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]

Suara.com - Seorang pasien anak-anak duduk di bangku medis di ruang bawah tanah rumah sakit anak pusat Kyiv, sebelum pasien dan keluarga mereka akan dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). Para pasien di rumah sakit yang kebanyakan merupakan anak-anak ini akan segera diungsikan ke Jerman dan Polandia akibat perang yang terjadi anatara Rusia dan Ukraina.

Badan PBB untuk pengungsi (UNHCR) mencatat lebih dari 1,2 juta orang pengungsi dari Ukraina imbas dari serangan Rusia yang sudah berlangsung selama 10 hari sejak 24 Ferbuari yang lalu.

Data dari UNHCR mencatat lebih dari setengah penduduk Ukraina atau mayoritas mengungsi ke Polandia yang berbatasan langsung dengan Ukraina. Sisanya melarikan diri ke negara tetangga seperti Hongaria, Slovakia, Moldova dan Rumania.

Sebanyak 650.000 pengungsi yang datang ke Polandia, sementara di Belarusia ada lebih dari 500 orang yang datang. Kemudian ke Slovakia sebanyak 90.000, Hungaria 145.000, Romania 57.000, Moldova 103.000 dan ke Rusia sebanyak 149.000 pengungsi.

Perang sendiri masih berlangsung di Ukraina. Info Terakhir menyatakan bahwa salah satu Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir yang terbesar di negara itu telah dikuasai oleh Tentara Rusia.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda Rusia akan menghentikan invasi terhadap Ukraina yang pernah menjadi bagian dari negara itu saat masih bergabung dengan Uni Soviet. [Sergei SUPINSKY / AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Volodymyr Zelensky Hampir Terbunuh Drone Rusia

Volodymyr Zelensky Hampir Terbunuh Drone Rusia

News | Kamis, 10 September 2026 | 11:09 WIB

WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia: Modus, Jalur Rekrutmen hingga Risikonya

WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia: Modus, Jalur Rekrutmen hingga Risikonya

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:14 WIB

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:51 WIB

Pemerintah Telusuri 8 WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Korban Penipuan atau Sukarela?

Pemerintah Telusuri 8 WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Korban Penipuan atau Sukarela?

News | Rabu, 02 September 2026 | 11:03 WIB

Rusia Jawab Tuduhan Intelijen Ukraina, WNI Jadi Tentara Bayaran Moskow

Rusia Jawab Tuduhan Intelijen Ukraina, WNI Jadi Tentara Bayaran Moskow

News | Selasa, 01 September 2026 | 15:49 WIB

Dokumen Intelijen Ukraina: WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia Paling Muda Kelahiran 1997

Dokumen Intelijen Ukraina: WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia Paling Muda Kelahiran 1997

News | Selasa, 01 September 2026 | 14:52 WIB

Info A1 Intelijen Ukraina, Ini Dia 8 Nama WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia

Info A1 Intelijen Ukraina, Ini Dia 8 Nama WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 01 September 2026 | 14:30 WIB

Anak-anak di Ukraina dan Bagaimana Perang Merenggut Masa Kecil Mereka

Anak-anak di Ukraina dan Bagaimana Perang Merenggut Masa Kecil Mereka

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 14:15 WIB

Intelijen Ukraina: Rusia Rekrut WNI Jadi Tentara Bayaran untuk Propaganda Seolah-olah Didukung Dunia

Intelijen Ukraina: Rusia Rekrut WNI Jadi Tentara Bayaran untuk Propaganda Seolah-olah Didukung Dunia

News | Selasa, 01 September 2026 | 11:20 WIB

Intelijen Ukraina Ungkap Taktik Rusia Rekrut WNI ke Garis Depan

Intelijen Ukraina Ungkap Taktik Rusia Rekrut WNI ke Garis Depan

News | Selasa, 01 September 2026 | 10:57 WIB

Terkini

Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS, Ditutup di level Rp17.884

Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS, Ditutup di level Rp17.884

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:06 WIB

Arti Weton Lebu Katiyup Angin dan Cara Menetralisirnya Menurut Primbon Jawa

Arti Weton Lebu Katiyup Angin dan Cara Menetralisirnya Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:05 WIB

Ada Apa dengan Seleksi Dirut MMP Kaltim? Batas Usia Calon Dipertanyakan

Ada Apa dengan Seleksi Dirut MMP Kaltim? Batas Usia Calon Dipertanyakan

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:03 WIB

Kongres PSSI Jateng Memanas! 8 Anggota Komite Pemilihan dan Banding Mundur Jelang Hari H

Kongres PSSI Jateng Memanas! 8 Anggota Komite Pemilihan dan Banding Mundur Jelang Hari H

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2026 | 16:01 WIB

Promo J.CO, Makan Sepuasnya Dapat Diskon 50% dari BRI

Promo J.CO, Makan Sepuasnya Dapat Diskon 50% dari BRI

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 16:00 WIB

Mengenal Buku Selasa Bersama Morrie, Obrolan tentang Arti Kehidupan

Mengenal Buku Selasa Bersama Morrie, Obrolan tentang Arti Kehidupan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:00 WIB

Fenomena 'No Viral, No Justice' dalam Kasus Rumah Ibadah: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

Fenomena 'No Viral, No Justice' dalam Kasus Rumah Ibadah: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:58 WIB

Usai Rumah Jabatan dan Kantornya Digeledah, Bupati Gowa Diperiksa Kortas Tipidkor

Usai Rumah Jabatan dan Kantornya Digeledah, Bupati Gowa Diperiksa Kortas Tipidkor

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:57 WIB

5 Perbedaan Tirtir Red Cushion vs Skintific Cover All, Cek Finish hingga Kandungan

5 Perbedaan Tirtir Red Cushion vs Skintific Cover All, Cek Finish hingga Kandungan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:54 WIB

11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah

11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 15:51 WIB

×