Melihat Keindahan Desa Dupa di Vietnam yang Instagrammable

Dwi Bowo Raharjo, Alfian Winanto

Minggu, 28 Januari 2024 | 16:14 WIB
  • Seorang turis berswafoto di depan dupa yang disusun berbentuk bendera Vietnam di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
    Seorang turis berswafoto di depan dupa yang disusun berbentuk bendera Vietnam di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
  • Seorang turis berswafoto di depan dupa yang disusun berbentuk bendera Vietnam di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
    Seorang turis berswafoto di depan dupa yang disusun berbentuk bendera Vietnam di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
  • Seorang turis berswafoto di depan dupa yang disusun berbentuk bendera Vietnam di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
    Seorang turis berswafoto di depan dupa yang disusun berbentuk bendera Vietnam di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
  • Seorang pekerja berjalan melewati dupa yang disusun dalam bentuk peta Vietnam di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
    Seorang pekerja berjalan melewati dupa yang disusun dalam bentuk peta Vietnam di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
  • Seorang pekerja menyiapkan dupa di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
    Seorang pekerja menyiapkan dupa di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
  • Seorang pekerja menyiapkan dupa di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
    Seorang pekerja menyiapkan dupa di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
  • Wisatawan berswafoto di depan dupa yang disusun dalam bentuk peta dan bendera Vietnam di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
    Wisatawan berswafoto di depan dupa yang disusun dalam bentuk peta dan bendera Vietnam di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
  • Seorang turis berswafoto di depan dupa yang disusun berbentuk bendera Vietnam di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
  • Seorang turis berswafoto di depan dupa yang disusun berbentuk bendera Vietnam di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
  • Seorang turis berswafoto di depan dupa yang disusun berbentuk bendera Vietnam di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
  • Seorang pekerja berjalan melewati dupa yang disusun dalam bentuk peta Vietnam di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
  • Seorang pekerja menyiapkan dupa di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
  • Seorang pekerja menyiapkan dupa di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]
  • Wisatawan berswafoto di depan dupa yang disusun dalam bentuk peta dan bendera Vietnam di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). [Nhac NGUYEN / AFP]

Suara.com - Seorang turis berswafoto di depan dupa yang disusun berbentuk bendera Vietnam di halaman desa Quang Phu Cau, Hanoi, Vietnam, Sabtu (20/1/2024). Desa yang dijuluki sebagai 'Desa Dupa' ini merangkai ratusan ribu dupa seperti bunga dan membentuknya menjadi peta dan bendera Vietnam.

Ratusan ribu dupa ini sengaja dirangkai untuk menyambut perayaan Tahun Baru Tet, yaitu Imlek versi Vietnam jatuh di bulan Februari nanti. Karena keindahannya yang instagrammable, tak ayal banyak wisatawan yang datang ke desa ini.

Desa ini sendiri dijuluki Desa Dupa karena Selama puluhan tahun desa ini membuat dupa untuk perayaan di Vietnam.  Mereka setiap hari membuat dupa untuk dijual, namun masa puncaknya adalah setiap bulan Januari menjelang perayaan Tahun Baru Tet. [Nhac NGUYEN / AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Piala Asia 2023: Sebut Indonesia Tidak Fair Play, Media Vietnam Disebut Tidak Berkaca

Piala Asia 2023: Sebut Indonesia Tidak Fair Play, Media Vietnam Disebut Tidak Berkaca

Your Say | Minggu, 28 Januari 2024 | 09:13 WIB

Ikut Turnamen Internasional di Vietnam, Bali United Menang Adu Penalti Lawan Klub Lokal

Ikut Turnamen Internasional di Vietnam, Bali United Menang Adu Penalti Lawan Klub Lokal

Bola | Sabtu, 27 Januari 2024 | 23:07 WIB

Kembali Tunjukkan Permainan Brutal, Vietnam Tak Sadar Ini Bukan Piala AFF?

Kembali Tunjukkan Permainan Brutal, Vietnam Tak Sadar Ini Bukan Piala AFF?

Your Say | Sabtu, 27 Januari 2024 | 12:07 WIB

Belum Ikhlas, Kapten Vietnam Ingin Balas Dendam ke Timnas Indonesia

Belum Ikhlas, Kapten Vietnam Ingin Balas Dendam ke Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 27 Januari 2024 | 08:07 WIB

Terkini

Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF

Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41 WIB

WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:40 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:40 WIB

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:38 WIB

Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi

Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:37 WIB

Investor Ritel Kini Punya Akses Beli IPO Obligasi Korporasi Secara Digital

Investor Ritel Kini Punya Akses Beli IPO Obligasi Korporasi Secara Digital

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:36 WIB

4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap

4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:36 WIB

Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026

Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:35 WIB

Sule Bongkar Alasan Absen di Pernikahan Nathalie Holscher: Berita di Sana Itu Hoaks

Sule Bongkar Alasan Absen di Pernikahan Nathalie Holscher: Berita di Sana Itu Hoaks

Entertainment | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:35 WIB

Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?

Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:30 WIB

×