Suara.com - Warga melihat proses penyemprotan pestisida dengan menggunakan pesawat tanpa awak atau drone pertanian saat gerakan pengendalian hama terpadu wereng batang coklat di Batan, Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (22/7/2026).
Penyemprotan pestisida yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi drone secara serentak pada lahan pertanian padi seluas sembilan hektar di wilayah tersebut bertujuan untuk menekan populasi hama wereng batang coklat hingga di bawah ambang pengendalian sehingga dapat menghasilkan padi secara maksimal.
Pemanfaatan drone pertanian dinilai mampu meningkatkan efektivitas penyemprotan pestisida karena distribusi cairan lebih merata, waktu kerja lebih cepat, serta mengurangi paparan bahan kimia terhadap petani. Teknologi ini juga mulai diterapkan di berbagai sentra padi di Indonesia.
Ke depan, drone pertanian dapat diintegrasikan dengan kamera multispektral, sensor, dan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi serangan hama sejak dini. Teknologi pertanian presisi tersebut memungkinkan pengendalian wereng dilakukan lebih tepat sasaran sekaligus menekan penggunaan pestisida dan biaya produksi.
[ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/bar]