Suara.com - Foto udara memperlihatkan hamparan sawah yang mengering akibat kekeringan di Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (31/7/2026). Musim kemarau yang berlangsung sejak pertengahan tahun mulai berdampak pada lahan pertanian di sejumlah wilayah.
Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatat sebanyak 2.592 hektare lahan pertanian terdampak kekeringan sepanjang musim kemarau 2026. Luasan tersebut berpotensi bertambah karena kemarau diprakirakan masih berlangsung hingga September.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan langkah antisipasi, antara lain mengoptimalkan distribusi air irigasi, memanfaatkan pompanisasi, serta mengatur pola tanam untuk menekan risiko gagal panen di wilayah terdampak.
BMKG memprediksi musim kemarau tahun ini cenderung lebih kering dan lebih panjang dibanding kondisi normal, dengan puncak kemarau terjadi pada Agustus di sebagian besar wilayah Indonesia. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kekeringan, termasuk pada sektor pertanian. [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/YU]