- Akademisi mempertanyakan klaim kriminalisasi oleh Febrie Adriansyah terkait status tersangka dalam suatu kasus hukum.
- Para ahli mengingatkan agar para tersangka tidak sembarangan mengaku sebagai korban dalam proses hukum yang berjalan.
- Pernyataan tersebut disampaikan akademisi untuk menjaga integritas penegakan hukum dari opini publik yang menyesatkan.
Suara.com - Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, semakin meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang mencatat sebanyak 4.044 kepala keluarga (KK) atau 12.155 jiwa di sembilan desa kini terdampak kekeringan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang Ferry Muharram mengatakan wilayah terdampak kini tersebar di empat kecamatan, yakni Tegalwaru, Pangkalan, Ciampel, dan Telukjambe Barat.
Wilayah yang mengalami dampak paling parah berada di Kecamatan Tegalwaru. Meski hanya mencakup dua desa, yakni Kutalanggeng dan Cintalanggeng, jumlah warga terdampaknya mencapai 1.386 KK atau 3.876 jiwa.
Di Kecamatan Pangkalan, kekeringan melanda Desa Kertasari, Mulangsari, dan Jatilaksana. Sebanyak 656 KK atau 1.728 jiwa di tiga desa tersebut mengalami krisis air bersih.
Sementara itu, Desa Wanakerta di Kecamatan Telukjambe Barat juga terdampak kekeringan. BPBD mencatat sebanyak 417 KK yang terdiri atas 1.590 jiwa mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.
Adapun di Kecamatan Ciampel, kekeringan terjadi di Desa Parungmulya, Mulyasejati, dan Kutanegara dengan total sekitar 1.200 KK terdampak.
![Warga mengantre untuk mendapatkan air bersih saat penyaluran bantuan air bersih di Desa Margasari, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (28/7/2026). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/kye]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/29/73603-krisis-air-bersih-dampak-kemarau-di-banten-krisis-air-bersih-di-banten.jpg)
Ferry mengatakan BPBD bersama instansi terkait masih terus mendistribusikan bantuan air bersih sejak bencana kekeringan mulai terjadi pada 11 Juni 2026.
"BPBD Karawang bersama pihak terkait terus mendistribusikan air bersih ke desa-desa yang dilanda krisis air bersih."
Selain menyalurkan bantuan, BPBD juga terus memantau perkembangan dampak musim kemarau yang diperkirakan masih berpotensi meluas.
Sebelumnya, sekitar sepekan lalu, kekeringan di Karawang baru tercatat melanda enam desa yang tersebar di Kecamatan Tegalwaru, Pangkalan, dan Ciampel. Kini, jumlah desa terdampak bertambah menjadi sembilan desa dengan wilayah terdampak meluas hingga Kecamatan Telukjambe Barat.