Kekeringan Meluas, 12 Ribu Warga Karawang Hadapi Krisis Air Bersih

Bella

Kamis, 30 Juli 2026 | 13:12 WIB
Kekeringan Meluas, 12 Ribu Warga Karawang Hadapi Krisis Air Bersih
Ilustrasi krisis air bersih di Karawang - Sejumlah warga menunggu galon terisi air dari sisa debit sumber mata air Sumur Bendung di Gunung Batur, Kota Cilegon, Banten, Rabu (15/7/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/kye]
baca 10 detik
  • Akademisi mempertanyakan klaim kriminalisasi oleh Febrie Adriansyah terkait status tersangka dalam suatu kasus hukum.
  • Para ahli mengingatkan agar para tersangka tidak sembarangan mengaku sebagai korban dalam proses hukum yang berjalan.
  • Pernyataan tersebut disampaikan akademisi untuk menjaga integritas penegakan hukum dari opini publik yang menyesatkan.

Suara.com - Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, semakin meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang mencatat sebanyak 4.044 kepala keluarga (KK) atau 12.155 jiwa di sembilan desa kini terdampak kekeringan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang Ferry Muharram mengatakan wilayah terdampak kini tersebar di empat kecamatan, yakni Tegalwaru, Pangkalan, Ciampel, dan Telukjambe Barat.

Wilayah yang mengalami dampak paling parah berada di Kecamatan Tegalwaru. Meski hanya mencakup dua desa, yakni Kutalanggeng dan Cintalanggeng, jumlah warga terdampaknya mencapai 1.386 KK atau 3.876 jiwa.

Di Kecamatan Pangkalan, kekeringan melanda Desa Kertasari, Mulangsari, dan Jatilaksana. Sebanyak 656 KK atau 1.728 jiwa di tiga desa tersebut mengalami krisis air bersih.

Sementara itu, Desa Wanakerta di Kecamatan Telukjambe Barat juga terdampak kekeringan. BPBD mencatat sebanyak 417 KK yang terdiri atas 1.590 jiwa mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Adapun di Kecamatan Ciampel, kekeringan terjadi di Desa Parungmulya, Mulyasejati, dan Kutanegara dengan total sekitar 1.200 KK terdampak.

Warga mengantre untuk mendapatkan air bersih saat penyaluran bantuan air bersih di Desa Margasari, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (28/7/2026). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/kye]
Ilustrasi - Warga mengantre untuk mendapatkan air bersih saat penyaluran bantuan air bersih di Desa Margasari, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (28/7/2026). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/kye]

Ferry mengatakan BPBD bersama instansi terkait masih terus mendistribusikan bantuan air bersih sejak bencana kekeringan mulai terjadi pada 11 Juni 2026.

"BPBD Karawang bersama pihak terkait terus mendistribusikan air bersih ke desa-desa yang dilanda krisis air bersih."
Selain menyalurkan bantuan, BPBD juga terus memantau perkembangan dampak musim kemarau yang diperkirakan masih berpotensi meluas.

Sebelumnya, sekitar sepekan lalu, kekeringan di Karawang baru tercatat melanda enam desa yang tersebar di Kecamatan Tegalwaru, Pangkalan, dan Ciampel. Kini, jumlah desa terdampak bertambah menjadi sembilan desa dengan wilayah terdampak meluas hingga Kecamatan Telukjambe Barat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman El Nino Sangat Kuat, Pemerintah Diminta Siapkan Langkah Akurat Mitigasi

Ancaman El Nino Sangat Kuat, Pemerintah Diminta Siapkan Langkah Akurat Mitigasi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:18 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:58 WIB

DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Percepat Perbaikan Jalan Rusak saat Musim Kemarau

DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Percepat Perbaikan Jalan Rusak saat Musim Kemarau

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 14:47 WIB

Kemarau Lumpuhkan 329 Telaga Air di Gunungkidul

Kemarau Lumpuhkan 329 Telaga Air di Gunungkidul

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:00 WIB

Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih

Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:00 WIB

Siaga Kekeringan dan Karhutla, Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana

Siaga Kekeringan dan Karhutla, Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:13 WIB

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:00 WIB

Hadapi Kemarau Panjang, Ratusan RW di Jakarta Berstatus Rawan Kebakaran

Hadapi Kemarau Panjang, Ratusan RW di Jakarta Berstatus Rawan Kebakaran

News | Senin, 27 Juli 2026 | 18:49 WIB

Kemarau Susutkan Waduk Delingan, Dasar Waduk Berubah Jadi Lahan Retak

Kemarau Susutkan Waduk Delingan, Dasar Waduk Berubah Jadi Lahan Retak

Foto | Senin, 27 Juli 2026 | 18:38 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×