Arti Cut Off, Contoh Perbuatan, Dampak, dan Kapan Boleh Melakukannya

fresh

Rabu, 29 Juni 2022 | 16:30 WIB
Arti Cut Off, Contoh Perbuatan, Dampak, dan Kapan Boleh Melakukannya
Unsplash

Fresh.suara.com - Publik TikTok sedang dibuat penasaran dengan istilah cut off menyusul kehebohan perselisihan dua TikTokers, Bella Tobing dan Reizuka Ari. 

Semua berawal saat Bella Tobing muncul di sebuah acara podcast. Di acara tersebut, Bella bercerita bagaimana dia meng-cut off teman kecilnya Reizuka Ari, lantaran sang teman dinilai Bella sebagai sosok yang problematik.

Namun, tak berhenti sampai di situ. Reizuka lantas membuat video tandingan yang berisi kisah versi dirinya. Di mana Bella dituduh tidak suportif saat Rei sedang terpapar Covid-19.

Yang masih jadi pertanyaan di benak para TikTokers adalah: Apa itu cut off? Di sini kita akan membahasnya bersama.

Apa Itu Cut Off?

Cut Off

Menurut Konselor Profesional Berlisensi David DeBord, PhD, relationship cut off atau cut off pemutusan hubungan, ketika seorang individu berhenti berhubungan secara langsung dan dapat memutuskan hubungan emosional dengan individu lain yang sebelumnya saling berhubungan.

Pemutusan hubungan atau cut off biasanya bersifat reaktif. Ini adalah strategi untuk mengatasi ketegangan antara dua orang atau lebih. Ini adalah cara untuk mengelola rasa sakit dalam suatu hubungan.

Pemutusan hubungan emosi atau cut off adalah mekanisme primitif umum yang kita gunakan untuk mengatasi banyak rasa sakit yang tidak dapat kita tangani. 

Beberapa contoh perbuatan cut off

Contoh cut off

Dikutip dari Healingheartsofindy, tanpa kita sadari, kita mungkin juga melakukan cut-off dalam kehidupan kita sehari-hari dengan orang-orang di sekitar kita.

Emotional cut off dapat berkisar dari perbuatan agresif pasif secara diam-diam hingga perbuatan yang bersifat agresif dan melibatkan kekerasan! Berikut beberapa contohnya (baik dalam pertemanan maupun pernikahan):

baca juga
  1. Menutup telepon seseorang.
  2. Berhenti membalas panggilan atau SMS.
  3. Tidur di kamar lain.
  4. Melepaskan cincin kawin Anda (atau lebih buruk lagi – melemparnya ke pasangan Anda!)
  5. Membanting pintu.
  6. Berjalan keluar dari ruangan di tengah percakapan.
  7. "Membatalkan pertemanan" dengan seseorang di Facebook
  8. Mem-blok seseorang di Instagram atau WhatsApp
  9. Tidak mengucapkan selamat tinggal sebelum Anda pergi.
  10. Pergi tidur tanpa mengucapkan selamat malam.
  11. Mencibir.
  12. Menolak melakukan kontak mata.
  13. Menolak untuk berbicara dengan seseorang selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.
  14. Mengancam perpisahan, perceraian, pembunuhan, atau bunuh diri.

Dampak Cut Off

Dampak cut off

Mengapa perilaku cut off bisa menjadi masalah dalam pernikahan? Sebab, cut off bisa memicu dampak berikut ini.

1. Hilangnya rasa percaya

Cut off merusak hubungan kita karena pasangan Anda mengetahui bahwa mereka tidak dapat mempercayakan hubungan mereka dengan Anda. 

2. Perilaku manipulatif

Kedua, pemutusan emosi sebenarnya adalah manipulasi. Pada dasarnya dikatakan, "Saya tidak suka apa yang Anda lakukan, jadi saya akan mencoba memanipulasi Anda untuk berperilaku seperti yang saya inginkan sehingga saya bisa merasa baik-baik saja." Kita sudah dewasa. Itu adalah perilaku anak berusia 3 tahun! Ini menempatkan kebutuhan kita jauh di atas kebutuhan pasangan kita dan membiarkan mereka sendirian menghadapi rasa sakit karena cut off. Kedengarannya tidak bagus, bukan?

3. Tidak akan menyelesaikan masalah

Apa yang sebenarnya Anda inginkan dengan melakukan cut off, terkadang adalah agar pasangan Anda mendekati Anda. Apa yang Anda bagaimanapun, justru sesuatu yang paradoks, melukai mereka dengan harapan mereka akan datang ke arah Anda. Cut off seolah menjadi mekanisme perlindungan dan keamanan bagi kita, tetapi sebenarnya merusak hubungan yang kita inginkan untuk merasa aman dan dicintai!

Kapan Harus Melakukan Cut Off?

Kapan melakukan cut off

Menurut DeBord, kita mungkin perlu melakukan cut off pada hubungan yang mengancam nyawa, abusif, atau kasar. Namun sebagian besar cut off tidak mematikan dan dapat dijembatani.

Cut off berbeda dengan jarak sementara. Kita mungkin perlu menjauhkan diri dari seseorang dan memikirkan apa yang terjadi, apa peran kita dalam masalah itu, dan bagaimana kita ingin menanggapinya. Namun, jika jarak menyebabkan pemutusan hubungan yang signifikan, itu dapat merusak hubungan kita dan orang lain tersebut.

Cut off cenderung membekukan hubungan yang tidak memungkinkan untuk dilakukan perbaikan atau kemungkinan rekonsiliasi antara dua orang yang berseteru. Cut off meningkatkan kepekaan kita terhadap isu-isu tertentu, kepekaan yang kita bawa ke dalam hubungan lain. 

Pemutusan hubungan dapat meningkatkan stres dalam hubungan intim lainnya karena kita mencari orang lain untuk memenuhi kebutuhan yang selama ini dipenuhi oleh orang yang diputus hubungannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dinda Hauw dan Rey Mbayang Main TikTok Berdua, Endingnya Bikin Penonton Salah Tingkah

Dinda Hauw dan Rey Mbayang Main TikTok Berdua, Endingnya Bikin Penonton Salah Tingkah

Lifestyle | Rabu, 29 Juni 2022 | 14:49 WIB

Penampilan Santri Cilik yang Tiru Gaya Rhoma Irama ini Tuai Pujian, Publik: Ketimbang Goyang TikTok

Penampilan Santri Cilik yang Tiru Gaya Rhoma Irama ini Tuai Pujian, Publik: Ketimbang Goyang TikTok

Hits | Rabu, 29 Juni 2022 | 13:50 WIB

Kuat Live 24 Jam, Ternyata Caisar YKS Bisa Kantongi Cuan di Tiktok untuk Membeli Mobil dan Motor

Kuat Live 24 Jam, Ternyata Caisar YKS Bisa Kantongi Cuan di Tiktok untuk Membeli Mobil dan Motor

Batam | Rabu, 29 Juni 2022 | 12:00 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:45 WIB

Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI

Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:43 WIB

Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia

Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia

Entertainment | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:27 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob

BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob

Bali | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:22 WIB

×