Beda dengan Covid yang Colok Hidung, Begini Cara Tes Swab Cacar Monyet

fresh | Suara.com

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 21:06 WIB
Beda dengan Covid yang Colok Hidung, Begini Cara Tes Swab Cacar Monyet
Ilustrasi tes cacar monyet (Unsplash/Mufid Majnun)

Fresh.suara.com - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menerangkan bahwa cara deteksi cacar monyet atau monkey pox berbeda dengan cara deteksi Covid. Selain itu, saat ini baru ada dua laboratorium yang dapat melakukan deteksi cacar monyet di Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Muhammad Syahrir mengungkapkan, jika deteksi Covid dilakukan dengan swab rongga hidung, berbeda halnya dengan cacar monyet atau monkey pox.

“Jadi untuk deteksi cacar monyet ini, agak berbeda dengan yang lain, juga agak berbeda dengan covid, ini adalah melalui pemeriksaan PCR, usapan atau swab pada ruam-ruam atau pada lesi-lesi cacar yang ada pada tubuh pasien yang dicurigai itu, jadi itu di-swab, diusap begitu, kemudian dikirim,” ujar Syahrir dalam konferensi pers yang digelar lewat Zoom call, Sabtu (20/8/2022).

Syahrir juga menerangkan, untuk saat ini, baru ada dua laboratorium yang bisa mendeteksi cacar monyet. Namun, dalam waktu dekat, ada 10 laboratorium yang akan siap melakukan pemeriksaan sampel.

“Nah, pemeriksaan, saat ini ada dua ya di Indonesia, yang pertama adalah di laboratorium rujukan nasional BKPK Kementerian Kesehatan, yang kedua di laboratorium Institut Pertanian Bogor, dalam proses sekarang sudah akan ditambah sepuluh laboratorium yang ditingkatkan untuk melakukan pemeriksaan PCR sesuai dengan pintu masuk-pintu masuk yang diharapkan menjadi kewaspadaan kita,” lanjut Syahrir.

Syahrir juga menegaskan, pihaknya sudah menyiapkan ribuan reagent untuk rumah sakit-rumah sakit di provinsi untuk dapat melakukan pemeriksaan sendiri, tanpa harus mengirim sampel pasien ke laboratorium di Jakarta.

“Juga kepada beberapa rumah sakit yang sudah bisa melakukan PCR, Kementerian Kesehatan sudah menyiapkan 1200 reagent karena ini adalah khusus pemeriksaannya ya, itu diberikan manakala ada kecurigaan, dilakukan di provinsi, tanpa harus dikirim lagi ke Jakarta,” lanjutnya. 

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia baru saja mengumumkan kemunculan kasus pertama cacar monyet alias Monkey Pox di Indonesia. Pasien Nomor 1 cacar monyet itu ditemukan di provinsi DKI Jakarta. 

Kementerian Kesehatan mengungkapkan, pasien baru saja kembali dari bepergian dari luar negeri. Pasien berusia 27 tahun tersebut, menurut Jubir Kemenkes dr. Muhammad Syahrir, menunjukkan sejumlah gejala.

“Alhamdulilah pasien 27 tahun ini laki -laki memang habis bepergian dari luar negeri dengan gejala tanggal 16 ada demam, ada pembesaran kelenjar limpa, tapi keadaannya baik, artinya tidak sakit berat dan ada ruam-ruamnya di muka, telapak tangan, kaki dan sekitar alat genitalia,” ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Muhammad Syahrir dalam zoom dengan wartawan, Sabtu (20/8/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Breaking News! Virus Cacar Monyet Sudah Masuk Indonesia, Ini Pasien Nomor 1

Breaking News! Virus Cacar Monyet Sudah Masuk Indonesia, Ini Pasien Nomor 1

| Sabtu, 20 Agustus 2022 | 20:30 WIB

Pasien Pertama Cacar Monyet Hanya Isolasi Mandiri, Dinkes Lakukan Contact Tracing untuk Deteksi Penularan

Pasien Pertama Cacar Monyet Hanya Isolasi Mandiri, Dinkes Lakukan Contact Tracing untuk Deteksi Penularan

| Sabtu, 20 Agustus 2022 | 18:15 WIB

Pasien Cacar Monyet Pertama di Indonesia Alami Hal Ini di Sekitar Alat Kelaminnya

Pasien Cacar Monyet Pertama di Indonesia Alami Hal Ini di Sekitar Alat Kelaminnya

| Sabtu, 20 Agustus 2022 | 18:01 WIB

Cegah Cacar Monyet, Masyarakat Diimbau Masturbasi pada Jarak 180 cm Ketimbang Seks Kontak Fisik

Cegah Cacar Monyet, Masyarakat Diimbau Masturbasi pada Jarak 180 cm Ketimbang Seks Kontak Fisik

| Rabu, 29 Juni 2022 | 22:22 WIB

Terkini

PTBA Sabet Diamond PROSPER A IRCA 2026, Perkuat Budaya Kepatuhan dan Tata Kelola

PTBA Sabet Diamond PROSPER A IRCA 2026, Perkuat Budaya Kepatuhan dan Tata Kelola

Sumsel | Senin, 25 Mei 2026 | 23:30 WIB

Masjid Al Afghani Tak Kunjung Rampung, DPRD Sukabumi Desak Dinas Perkim Transparan Soal Anggaran

Masjid Al Afghani Tak Kunjung Rampung, DPRD Sukabumi Desak Dinas Perkim Transparan Soal Anggaran

Jabar | Senin, 25 Mei 2026 | 23:28 WIB

Review 5 Sepatu Lari Lokal yang Katanya 'Tiru' Brand Luar, Mirip atau Beda Jauh?

Review 5 Sepatu Lari Lokal yang Katanya 'Tiru' Brand Luar, Mirip atau Beda Jauh?

Jakarta | Senin, 25 Mei 2026 | 23:20 WIB

Menelusuri Kaki Halimun, 4 Rekomendasi Penginapan Terbaik di Nanggung Bogor untuk Healing

Menelusuri Kaki Halimun, 4 Rekomendasi Penginapan Terbaik di Nanggung Bogor untuk Healing

Bogor | Senin, 25 Mei 2026 | 23:19 WIB

Tetap Keren Saat Hujan! 5 Rekomendasi Sepatu Lokal Anti Basah Harga 500 Ribuan

Tetap Keren Saat Hujan! 5 Rekomendasi Sepatu Lokal Anti Basah Harga 500 Ribuan

Banten | Senin, 25 Mei 2026 | 23:11 WIB

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:14 WIB

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:04 WIB

Negara Tak Boleh Jadi Algojo, Mengapa Menteri Pigai Larang Polisi Tembak Mati Begundal?

Negara Tak Boleh Jadi Algojo, Mengapa Menteri Pigai Larang Polisi Tembak Mati Begundal?

Liks | Senin, 25 Mei 2026 | 22:02 WIB

Sinopsis Husbands in Action: Misi Penyelamatan Mantan Istri yang Penuh Kekacauan

Sinopsis Husbands in Action: Misi Penyelamatan Mantan Istri yang Penuh Kekacauan

Entertainment | Senin, 25 Mei 2026 | 22:00 WIB

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:33 WIB