Cegah Cacar Monyet, Masyarakat Diimbau Masturbasi pada Jarak 180 cm Ketimbang Seks Kontak Fisik

fresh

Rabu, 29 Juni 2022 | 22:22 WIB
Cegah Cacar Monyet, Masyarakat Diimbau Masturbasi pada Jarak 180 cm Ketimbang Seks Kontak Fisik
Cegah Cacar Monyet, Masyarakat Diimbau Masturbasi pada Jarak 180 cm Ketimbang Seks Kontak Fisik

Fresh.suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengeluarkan panduan untuk berhubungan seks baru bagi orang-orang yang merasa sudah terkena cacar monyet. Salah satu anjuran dari CDC yang unik adalah untuk bermasturbasi dengan social distancing untuk menghindari penyebaran virus cacar monyet ini..

Dikutip dari Insider, tindakan pencegahan CDC yang bertajuk "pertemuan sosial, seks yang lebih aman, dan cacar monyet" dikeluarkan sejak awal bulan Juni lalu.

Jika seseorang atau pasangannya menderita cacar monyet atau merasa bahwa mereka telah tertular penyakit tersebut dan mereka memutuskan untuk berhubungan seks, CDC merekomendasikan agar mereka "menghindari berciuman" maupun kontak fisik lainnya.

Sebagai gantinya, mereka dianjurkan untuk "bermasturbasi bersama pada jarak minimal 6 kaki atau sekitar 182cm”.  Keduanya tidak boleh menyentuh satu sama lain dan tanpa menyentuh ruam atau luka apa pun.

CDC juga menyarankan bahwa mereka yang telah terkena cacar monyet melakukan "seks virtual" atau "mempertimbangkan untuk berhubungan seks dengan tetap mengenakan pakaian atau menutupi area di mana ruam atau luka muncul”. Hal ini, menurut CDC, bertujuan untuk mengurangi sebanyak mungkin kontak kulit ke kulit."

Selain itu, CDC merekomendasikan bahwa mereka yang berpotensi terinfeksi cacar monyet "mencuci tangan, perlengkapan fetish, sex toys, dan kain apa pun (seprai, handuk, pakaian) setelah berhubungan seks."

Kemudian ada pula anjuran CDC yang berbunyi: "Batasi jumlah pasangan Anda untuk menghindari peluang penyebaran cacar monyet”.

Wabah cacar monyet ini awalnya muncul di Afrika Tengah dan Barat. Lambat laun, virus ini terdeteksi di seluruh dunia, termasuk di Eropa dan Amerika Serikat.

Cacar monyet dapat menyebabkan gejala seperti flu, termasuk demam dan nyeri otot, dan dapat menyebabkan ruam dan bisul berisi nanah yang menutupi tubuh.

baca juga

Ini dapat menyebar ke siapa saja melalui "kontak dekat maupun kontak kulit-ke-kulit," demikian disampaikan CDC.

CDC mengatakan bahwa "kontak langsung dengan ruam cacar monyet, luka, atau koreng dari orang yang menderita cacar monyet" diyakini saat ini sebagai "cara paling umum penyebaran cacar monyet di AS."

Menurut badan kesehatan itu, gejala cacar monyet biasanya mulai muncul dalam waktu dua minggu setelah terpapar virus.

Menurut data CDC terbaru, badan federal telah mengkonfirmasi 100 kasus cacar monyet di AS, dan kasus terbanyak ditemukan di California dengan 21 kasus, diikuti oleh New York dengan 17 kasus.

Sementara itu, menurut CDC, ada lebih dari 2.100 kasus cacar monyet secara global di 37 negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada Tertular, Kenali Penyebab Penyakit Cacar Monyet

Waspada Tertular, Kenali Penyebab Penyakit Cacar Monyet

Video | Rabu, 29 Juni 2022 | 18:00 WIB

Kasus Cacar Monyet di Amerika Serikat Lebih Tinggi dari yang Tercatat, Kenapa?

Kasus Cacar Monyet di Amerika Serikat Lebih Tinggi dari yang Tercatat, Kenapa?

Health | Rabu, 29 Juni 2022 | 18:08 WIB

CDC Memperingatkan Gejala Aneh Cacar Monyet yang Sedang Menyebar di Negara Non Endemik

CDC Memperingatkan Gejala Aneh Cacar Monyet yang Sedang Menyebar di Negara Non Endemik

Health | Rabu, 29 Juni 2022 | 08:47 WIB

Terkini

Daftar Identitas 12 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Indramayu

Daftar Identitas 12 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Indramayu

Jabar | Senin, 13 Juli 2026 | 21:44 WIB

Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta

Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 21:40 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Dua Malam Tertahan di Laut, 252 Penumpang KM Suwindu Akhirnya Dievakuasi

Dua Malam Tertahan di Laut, 252 Penumpang KM Suwindu Akhirnya Dievakuasi

Sumsel | Senin, 13 Juli 2026 | 21:38 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

MPLS di Pekanbaru Sudah Dimulai, Diharapkan Tak Ada Aksi Perundungan

MPLS di Pekanbaru Sudah Dimulai, Diharapkan Tak Ada Aksi Perundungan

Riau | Senin, 13 Juli 2026 | 21:20 WIB

Di Balik Tawa Temon Templar: Sosok Ayah Bertanggung Jawab dan Jenius Lulusan UI

Di Balik Tawa Temon Templar: Sosok Ayah Bertanggung Jawab dan Jenius Lulusan UI

Entertainment | Senin, 13 Juli 2026 | 21:17 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:13 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:02 WIB

×