Putri Ariani yang berasal dari Riau juga mengaku bahwa dia pernah lupa bernapas saat masih kecil.
"Sebenarnya saat lahir saya prematur 6 bulan, seharusnya masih bisa melihat, tapi saya tidak ingat karena masih bayi," lanjut Putri.
Putri kemudian dibawa ke salah satu rumah sakit di Singapura untuk mendapatkan pengobatan yang lebih intesif. Sayangnya, upaya mereka sia-sia karena sudah terlambat.
"Setelah itu saya dibawa ke Singapura dan dokter di sana mengatakan bahwa sudah terlambat," tutup Putri.