SuaraGarut.id – Di malam penuh kemuliaan umat muslim banyak yang melakukan shalat tahajud. Shalat tahajud merupakan shalat sunah yang bisa menambah pahala saat di bulan puasa Ramadhan.
Dilansir dari youtube Quran Way, Ustadz Adi Hidayat, Lc menjelaskan cara Nabi Muhammad SAW melaksanakan shalat tahajud, khususnya di bulan puasa Ramadhan.
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan tahajud adalah shalat sunah yang dilakukan pada malam hari setelah shalat isya sampai sebelum subuh.
Di bulan Ramadhan, shalat tahajud lazim disebut sebagai shalat tarawih. Sehingga waktu pelaksanaanya boleh langsung setelah shalat isya.
Atau bisa juga tidur terlebih dahulu, kemudian bangun di pertengahan malam. Lalu shalat tahajud sampai sebelum datangnya subuh.
Ustadz Adi Hidayat menyampaikan shalat tahajud yang dilakukan Nabi Muhammad SAW di bulan Ramadhan dilakukan sebelum dan sesudah tidur.
Sehingga Nabi Muhammad SAW tidak menyebutkan berapa bilangan rakaat yang harus dikerjakan pada shalat tahajud.
Namun menurut Ustadz Adi Hidayat, Nabi Muhammad SAW biasanya memulai dengan 2 rakaat. Kemudian ditambah 2,2 dan seterusnya lalu ditutup dengan witir.
“Aisyah RA meriwayatkan Nabi SAW shalat tahajud dengan bilangan rakaat 2,2,2,2,2,1 atau jumlahnya 11 rakaat,” kata Ustadz Adi Hidayat dalam kanal youtube Quran Way, seperti dikutip Suara.Garut.id pada Sabtu (25/03/2023).***
Baca Juga: Kampus Unhas Dapat Intimidasi Untuk Bebaskan Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa