SUARA GARUT - Tidak mudah Presiden Joko Widodo, akan membujuk Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ganjar Pranowo.
Pasalnya, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto sudah ditetapkan terlebih dahulu menjadi Capres oleh partainya.
Dilansir garut.suara.com dari kanal YouTUbe tribune Bali, pada Senin, (24/04/2023), upaya Jokowi membujuk Prabowo akan sangat sult.
Terkait ini, Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Jayadi Hanan angkat bicara soal kemungkinan koalisi dua partai besar ini.
Menurut Jayadi pembujukan itu, tidaklah mudah pasalnya Prabowo Subianto memiliki tingkat elektrotral yang bersaing ketat dengan Ganjar Pranowo.
Dia menegaskan apabila ingin menggabungkan Ganjar dengan Prabowo, satu dari mereka harus mau menjadi cawapres.
Jayadi menilai penggabungan koalisi besar dengan PDIP bakal cukup alot, lantaran kepentingan partai politik lain mesti disampingkan.
Jayadi meyakini, Jokowi terus berupaya membujuk Prabowo agar mau menjadi cawapres Ganjar.
Sementara itu, Prabowo sempat membuka suara, bahwa Dia, telah dicalonkan partainya sebagai Capres 2024.
Baca Juga: Lupakan Gelar Pemain Muda Terbaik Liga 1, Rio Fahmi Fokus bersama Timnas Indonesia U-22
Prabowo turut meyakini saat ini partainya sudah kuat dan tak ingin berandai-andai.
Akan tetapi, menurut Prabowo Subianto, dirinya akan melihat situasi dan perkembangan dinamika politik.(*).