SUARA GARUT - Usai berlebaran Ketum Gerindra Prabowo Subianto sowan ke rumah Jokowi di Solo.
Prabowo Subianto bertolak ke Solo, selain selaku Menteri Pertahanan pada Kabinet Jokowi, publik menilai selaku Ketum Partai Gerindra.
Pasalnya, sehari sebelum Hari Raya Idul Fitri, Presiden Jokowi hadir dalam pencapresan Ganjar Pranowo oleh Ketum PDIP.
Meski begitu, Prabowo mengisyaratkan belum ada titik temu soal kemungkinan dirinya duet dengan Ganjar Pranowo.
Sebagai bakal calon presiden (Bacapres), Prabowo mengatakan Dia dan Ganjar sama-sama Bacapres yang diusung masing-masing partainya.
Bergabung atau tidak kedua bawahan Jokowi dalam pilpres 2024, menurut Prabowo tergantung dinamika politik, hingga Oktober 2023 mendatang.
Terkait peluang dua tokoh Bangsa itu, bergabung dalam satu paket mendapat berbagai respon publik.
Politisi senior PDIP Panda Nababan menyebutkan pertemuan Prabowo dengan Presiden Jokowi dinilai hal yang biasa.
"Ini kan Menterinya datang sama Presiden, jangan dulu dikaitkan. Kita tunggu saja nanti," kata Panda Nababan.
Baca Juga: Masih Jadi Tempat Wisata Favorit Lebaran, Pengunjung Ancol Tembus 109 Ribu
Kita lihat saja secara proporsional, kan bukan Prabowo saja menteri yang datang ke Jokowi.Imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Partai Gerindra Habiburahman memberikan ucapan selamat atas pencapresan Ganjar Pranowo.
"Kami menghormati sepenuhnya konstitusional PDIP untuk mengajukan Pak Ganjar sebagai calon presiden,' kata Habiburahman.
Kami tidak dalam posisi untuk mengintervensi hak konstitusional tersebut.Imbuhnya.
"Pak Ganjar dari PDIP nggak ada masalah dan itu menjadi suatu kewajaran Ya semua partai, tentu menginginkan kadernya maju sebagai calon presiden," ujarnya.
Apalagi kan kita tahu, sambung Habiburahman, PDIP satu-satunya partai yang memiliki perolehan suara yang mencukupi untuk mencalonkan langsung tanpa koalisi dengan partai lain.