Anggota Fraksi PAN DPRD Jabar Tengok Bayi Gizi Buruk dari Selaawi Garut, Perkembanganya Begini Sekarang

Suara Garut

Minggu, 30 April 2023 | 16:00 WIB
Anggota Fraksi PAN DPRD  Jabar Tengok Bayi Gizi Buruk dari Selaawi Garut, Perkembanganya Begini Sekarang
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Dapil Garut, Enjang Tedi menjenguk bayi gagal tumbuh Ahmad Jalaludin.(Foto: suara garut/Jay Minggu, 30/04/2023)

SUARA GARUT- Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Provinsi Jawa Barat, Enjang Tedi, S. Sos  menyempatkan diri menengok bayi  Ahmad Jalaludin (3 bulan) yang masih dirawat di RSUD Dr. Slamet Garut akibat gizi buruk karena alergi susu sapi.

Anggota Fraksi PAN DPRD Prov Jabar Enjang Tedi menyebutkan saat ini kondisi bayi gizi buruk asal selaawi Garut sudah lebih baik.

" Saat ini, kondisi bayi gizi buruk, sudah lebih baik setelah dirawat selama 9 hari di rumah sakit ini, berat badannya sudah 3,1 kg," kata Enjang Tedi.

Berbeda dengan sebelumnya, beratnya 2,6 kg, selain itu, susu sapinya harus yang khusus, harganya cukup mahal.Imbuhnya.

"Karena air susu ibu nya tidak keluar sejak bayinya lahir," tutur Anggota DPRD Jabar Dapil Garut itu.

Enjang sendiri mengapresiasi RSUD Dr. Slamet Garut yang telah melakukan perawatan dengan baik, khususnya terhadap bayi Ahamad asal Kecamatan Selaawi Garut.

" Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Rumah sakit dr. Slamet ini, terbukti bayi yang memiliki ketergantungan asupan giji atau proteinnya dari  susu khusus, perkembangannya sangat baik," ujarnya.

Saat ditengok kata Enjang Tedi, bayinya tengah tidur pulas.

"Ini memang harus ditangani bersama sama multi pihak, " katanya, ditemui ruang Nusa Indah Atas RSUD Dr. Slamet Garut, Ahad (30/04/2023).

baca juga

Selain menengok dan melihat kondisi bayi Ahmad Jalaludin, ia juga menitipkan sejumlah uang untuk menambah modal orang tuanya yang berprofesi sebagai pedagang es Cingcau keliling.

Dia juga menanyakan kondisi bayi ini kepada perawat piket di rumah sakit.

Bayinya kata perawat, ditirukan Enjang mengalami progres yang baik.

Namun perawat belum bisa memastikan kapan bayi yang sudah dua kali masuk rumah sakit itu bisa pulang.Imbuhnya.

" Katanya masih menunggu pemeriksaan pada Selasa lusa,"  kata Enjang Tedi.

Sementara itu, Ibu kandung bayi gagal tumbuh Ahmad Jalaludin, Titin (45) mengucapkan terima kasih atas perhatian dari anggota DPRD Provinsi Fraksi PAN Enjang Tedi, sudah menjenguk anaknya meski di hari libur.

"Terima kasih buat Pak Enjang Tedi atas kunjungan dan bantuannya, mudah mudahan senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan," pungkasnya.(*)

Editor: SENO

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota DPRD Jabar Minta Dua Peneliti BRIN yang Diduga Langgar UU ITE Segera Ditangkap

Anggota DPRD Jabar Minta Dua Peneliti BRIN yang Diduga Langgar UU ITE Segera Ditangkap

Garut | Rabu, 26 April 2023 | 16:52 WIB

Anggota DPRD Jabar Mengecam Walikota Sukabumi Yang Tak Berikan Ijin Fasilitas Untuk Salat Ied

Anggota DPRD Jabar Mengecam Walikota Sukabumi Yang Tak Berikan Ijin Fasilitas Untuk Salat Ied

Garut | Senin, 17 April 2023 | 16:45 WIB

Enjang Tedi Perjuangkan Nasib 27 Guru Honorer Asal Garut yang Alami Pembatalan Penempatan PPPK

Enjang Tedi Perjuangkan Nasib 27 Guru Honorer Asal Garut yang Alami Pembatalan Penempatan PPPK

Garut | Minggu, 09 April 2023 | 17:55 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×