SUARA GARUT - Wakil Bupati Garut, Jawa Barat, Helmi Budiman memperingatkan warganya terkait dengan ancaman krisis pangan, pada tahun 2023 ini.
Peringatan itu pun telah disampaikan pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani.
"Keadaan krisis itu akan mulai terasa pada bulan Mei ini," kata Helmi Budiman.
Pemicu krisis pangan di dunia terjadi karena adanya perang antara Rusia dan Ukraina di mana Ukraina merupakan negara penghasil kebutuhan pangan seperti gandum.
"Semoga di Garut dampak krisis pangan sangat kecil bisa juga tidak terjadi," ujar Helmi saat halal bihalal dengan warga di Kecamatan Cilawu, Kamis, 4 Mei 2023.
Lahan pertanian yang ada di Kabupaten Garut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan warga. Garut diketahui sebagai daerah penghasil beras dan juga sayur mayur.
Selain itu Pemerintah Kabupaten Garut pun telah mencanangkan program halaman rumah terpadu atau Harum Madu. Program tersebut telah diwajibkan kepada setiap desa dengan menggunakan anggaran dana desa.
Setiap rumah diharapkan dapat memanfaatkan lahannya untuk ditanami tanaman pertanian seperti cabai, tomat ataupun yang lainnya. Sehingga diharapkan setiap rumah tangguh pangan.
Demi menjaga ketersediaan pangan di masyarakat pemerintah juga membentuk Satgas pangan yang terdiri dari kepolisian dan pemerintah. Hampir setiap waktu jajaran kepolisian melakukan pemantauan harga dan stok pangan di pasar tradisional. (*)
Editor: Farhan