SUARA GARUT - Wakil Bupati Garut, Jawa Barat, dr. Helmi Budiman nampaknya kurang update (Kudet) tentang isu di media sosial dan media massa.
Awalnya tak mengetahui Kampung miliader yang ada di daerahnya. Namun ketika disebut kampung pengrajin tas, Helmi langsung menyebut Desa Jangkurang di Kecamatan Leles.
"Oh yang ada di Desa Jangkurang ya?," kata Helmi kepada garut.suara.com, usai mengajukan calon legislatif Partai Keadilan Sejahtera di kantor KPU Jl. Suherman, Senin (08/05/2023)).
Kampung Miliarder Garut yang mencengangkan banyak pihak setelah viral di media sosial dan banyak diberitakan oleh media itu memang terletak Desa Jangkurang, Kecamatan Leles tepatnya di Kampung Panawuan.
Menurut Helmi, kampung tersebut memang terkenal dengan produsen kerajinan tasnya yang pemasaran ya tidak hanya di Pasar dalam negeri, tapi juga sudah ekspor ke luar negeri.
"Masyarakat di sana itu memang sangat produktif, kreatif dan memang sudah terkenal, kalau misalnya pesan tas borongan untuk dijual kembali itu pesannya ke sana, memang satu kampung itu hampir semuanya pengrajin tas," tuturnya.
Disebutkannya, Pemkab Garut melalui Dinas Perdagangan dan Dinas UMKM telah melakukan pembinaan dan kampung Miliarder ini juga bisa dijadikan bentuk one pesantren one produk (OPOP).
Helmi berharap, apa yang dilakukan warga kampung Panawuan di Desa Jangkurang, Kecamatan Leles itu bisa ditiru oleh warga di kampung dan Desa lainnya.
"Kalau kontribusi secara tidak langsung apa yang dilakukan warga kampung Panawuan ini sejalan dengan misi pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat, dan juga ini menjadi inspirasi bagi masyarakat Garut, bagaimana caranya bisa sejahtera seperti masyarakat di kampung tersebut. Itu adalah kontribusi bagi Pemkab Garut, " ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap warga kampung Miliarder yang telah memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan ekonomi Garut.(*)
Baca Juga: Resepnya Viral di TikTok, Rafael Tan Berniat Jualan Seblak