SUARA GARUT - Hujan kartu merah, laga final SEA Game kali ini dapat dikatakan sebagai salah satu final SEA Games paling dramatis dan menegangkan.
Pasalnya tak hanya saling balas goal di menit-menit akhir, laga ini juga dihujani oleh banyak kartu merah yang dikeluarkan wasit pertandingan.
Tercatat ada 4 kartu merah untuk pemain dan beberapa untuk official tim dengan satu untuk Komang dari kubu Timnas Indonesia dan 3 lainnya untuk kubu Thailand.
Tak hanya kartu merah, terdapat juga 16 kartu kuning yang dikeluarkan wasit pada laga panas tersebut untuk masing-masing tim.
Awal mula kericuhan dimulai saat tim Thailand berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di tambahan waktu babak kedua.
Saat itu pemain nomor 9 yang menciptakan gol berselebrasi yang diikuti official tim Thailand di depan Bench pemain Indonesia.
Hal itulah yang memancing emosi kubu timnas dan mengawali keributan.
Sedangkan kericuhan kedua terjadi saat Timnas Indonesia menciptakan gol ketiga lewat Irfan Johari.
Dari bench beberapa official Thailand menyerang bench Timnas Indonesia hingga Manager Timnas Indonesia tersungkur.
Keberhasilan Timnas Indonesia untuk meraih emas di ajang SEA Games Kamboja ini menjadi kesuksesan yang telah ditunggu sangat lama.
Pasalnya terakhir kali Timnas Indonesia meraih juara adalah tahun 1991 atau 32 tahun yang lalu. (*)
Editor: SENO