SUARA GARUT - Kabar memilukan datang dari Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau, Pemkab setempat ternyata tidak akan membuka formasi untuk tenaga kesehatan (nakes), dan teknis pada seleksi ASN PPPK 2023.
Pantauan garut.suara.com dari halaman Riau Pos, pada Senin, (22/05/2023), Pemkab Rokan Hulu (Rohul), masih memprioritaskan seleksi ASN PPPK terhadap tenaga guru.
Pemkab Rohil mengintruksikan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora), agar seluruh tenaga guru honorer di Rohul diusulkan formasi PPPK ke Pemerintah pusat.
Dikutip dari Riau Pos, setidaknya 2,2 ribu tenaga guru honorer Rohul telah diajukan untuk diangkat menjadi PPPK guru 2023.
Hal tersebut seperti disampaikan Bupati Rohul H.Sukiman, Jumat, (19/05/2023).
Dengan memfokuskan tenaga guru honorer tersebut, pemkab Rohul tidak mengusulkan formasi nakes, dan tenaga teknis.
Meski begitu, ungkap H.Sukiman, pembukaan formasi tenaga guru tersebut diharapkan menjadi salah satu strategi mengurangi penghapusan honorer yang ada di daerah.
Diakui Bupati dua periode itu, anggaran gaji untuk ASN PPPK sudah teranggarkan melalui APBD Rohul 2023, dari DAU pusat.
Terpisah, Plt.Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Rohul Erfan Dedi Sanjaya SSTP, M.Si saat di komfirmasi Riau Pos membenarkan kuota tenaga guru sebanyak 2,2 ribu.
Baca Juga: Beda Nasib Gibran Rakabuming vs Ganjar Pranowo saat Dipanggil PDIP
"Usai koordinasi dengan BPKAD Rohul, penggajihanya sudah dialokasikan tahun ini dari DAU," kata Erfan dikutip dari Riau Pos.
Sementara untuk tunjangan PPPK guru yang melekat sambung Erfan, akan dialokasikan sesuai kemampuan APBD Rohul," katanya. (*)